PARENTING
Anak-anak Rentan Keracunan Timbal Tanpa Disadari, Simak Bahaya & Gejalanya
Melly Febrida | HaiBunda
Rabu, 12 Aug 2020 15:31 WIBTahukah Bunda, racun timbal ada di mana-mana. Terutama di negara-negara miskin dan menengah yang belum ada perlindungan polusi industri nih.
Padahal, anak-anak rawan terkontaminasi timbal yang tentunya berbahaya untuk kesehatan. Bahkan, sebuah studi menegaskan bahwa masalah yang ditimbulkan racun timbal ini jauh lebih besar dari yang diperkirakan sebelumnya. Dilansir The New York Times, sekitar satu dari tiga anak di seluruh dunia terancam kadar timbal yang sangat tinggi dalam darah mereka.
"Kesimpulan tegas dari penelitian ini adalah bahwa anak-anak di seluruh dunia diracuni oleh timbal dalam skala besar dan sebelumnya tidak diakui," kata peneliti yang dilakukan UNICEF dan Pure Earth, organisasi nirlaba yang berupaya membantu negara-negara miskin yang terancam racun polutan.
Sepertiga dari anak-anak di dunia, hingga usia 19 tahun, memiliki kadar timbal dalam darah atau melebihi lima mikrogram per desiliter, ambang batas yang baik menurut WHO dan Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit.
Penelitian tersebut juga menyebut, timbal bisa ditemukan dalam debu dan asap dari pabrik peleburan dan kebakaran, baterai kendaraan, cat lama yang terkelupas, pipa air tua, tempat barang rongsokan elektronik, dan bahkan kosmetik yang mengandung timah.
Lonjakan daur ulang timbal pada baterai otomotif untuk memenuhi pertumbuhan jumlah mobil dan truk pun melonjak, terutama di negara berkembang yang berkontribusi pada tingginya angka keracunan timbal.
Namun sayangnya, sejumlah negara miskin dan menengah kurang mengatur daur ulang timbal untuk baterai. Padahal, risikonya bisa sangat besar dan rendah buat perkembangan mental dan fisik anak-anak.
Nicholas Rees, seorang spesialis kebijakan tentang iklim dan lingkungan di UNICEF dan salah satu penulis penelitian ini, mengatakan bahwa konsekuensinya sangat buruk.
"Ketika Anda berbicara tentang sepertiga dari anak-anak di dunia, Anda berbicara tentang kemungkinan hilangnya kesempatan belajar, dampak pada upah di masa depan, Anda berbicara tentang beban yang luar biasa pada masyarakat," katanya.
Para penulis juga mengatakan, penelitian yang dihimpun badan-badan PBB termasuk Organisasi Kesehatan Dunia, serta oleh banyak universitas dan kelompok nirlaba, mendasarkan analisis dan kesimpulan statistik. Para penulis juga menggunakan teknik pemodelan dari Institute for Health Metrics and Evaluation, pusat penelitian kesehatan independen yang merupakan bagian dari University of Washington.
Timbal dikenal sebagai neurotoksin yang kuat selama ratusan tahun. Benjamin Franklin menulis tentang kerugiannya pada tahun 1786, tetapi efek yang paling berbahaya menjadi lebih jelas dalam beberapa dekade terakhir.
Anak-anak yang terpapar timbal terkait dengan rendahnya skor IQ, pendeknya rentang perhatian, dan kemungkinan menunjukkan perilaku kekerasan dan bahkan kriminal di usia dewasa.
Studi ini juga mengatakan bahwa hampir satu juta orang dewasa setahun meninggal sebelum waktunya karena paparan timbal. Kasus paling umum, anak-anak keracunan timbal dari cat berbasis timah.
Melansir KidsHealth, anak yang keracunan timbal akan merasakan gejala sakit seperti di bawah ini:
1. Sakit kepala
2. Masalah perilaku dan kesulitan berkonsentrasi
3. Kehilangan selera makan
4. Penurunan berat badan
5. Mual dan muntah
6. Sembelit
7. Rasa logam di mulut
8. Merasa lelah terus-menerus
9. Lemah otot dan sendi
10. Terlihat pucat.
Untuk mencegah anak terkontaminasi racun timbal, Bunda dan Ayah sebaiknya mengecek pipa-pipa tua di sekitar rumah. Selain itu, ajarkan anak untuk rajin cuci tangan setiap habis bermain dan beraktivitas lainnya ya.
Bunda, lakukan hal ini yuk jika si kecil tersedak di rumah. Klik video di bawah ya:
TOPIK TERKAIT
ARTIKEL TERKAIT
Waspada 3 Penyakit Anak Pasca Libur Panjang
12 Penyakit yang Disebabkan Virus, Ajak Si Kecil untuk Waspada Yuk Bunda
Kenali Bronkopneumonia pada Anak dan Cara Mencegahnya
Pertolongan Pertama Saat Si Kecil Demam Tinggi
TERPOPULER
Momen Kompak Masayu Anastasia & Lembu Wiworojati Bareng Anak Semata Wayang
Amankah Anak Sering Buang Air Kecil tapi Tidak Sakit? Ini Penyebab & Cara Mengatasinya
7 Rekomendasi Masjid di Jakarta untuk Itikaf, Nyaman dengan Fasilitas Lengkap
Niat Mandi Nifas setelah Melahirkan: Bacaan Arab, Latin, Arti, serta Tata Cara dan Hukumnya Lengkap
Resep Nastar Lembut Tanpa Mixer Takaran 1 Kg Beserta Cara Membuatnya
REKOMENDASI PRODUK
9 Perlengkapan Rumah Tangga Praktis untuk Bersihkan Rumah dengan Cepat
Amira SalsabilaREKOMENDASI PRODUK
Bagaimana Memilih Merek Ice Cream yang Tepat untuk Ibu Hamil?
Annisa Aulia RahimREKOMENDASI PRODUK
Keloid Bekas SC: Cara Menghilangkan, Tanda Bahaya & Rekomendasi Obat Salep
Melly FebridaREKOMENDASI PRODUK
6 Stok Makanan Wajib Saat Ditinggal ART Mudik, Praktis dan Tahan Lama
Amira SalsabilaREKOMENDASI PRODUK
5 Rekomendasi Skincare Anak Travel Size, Wajib Dibawa saat Mudik
Nadhifa FitrinaTERBARU DARI HAIBUNDA
4 Aktris Korea Ini Buka-bukaan Ungkap Kerasnya Industri Hiburan setelah Menikah dan Melahirkan
Momen Kompak Masayu Anastasia & Lembu Wiworojati Bareng Anak Semata Wayang
Amankah Anak Sering Buang Air Kecil tapi Tidak Sakit? Ini Penyebab & Cara Mengatasinya
Niat Mandi Nifas setelah Melahirkan: Bacaan Arab, Latin, Arti, serta Tata Cara dan Hukumnya Lengkap
Sang Bunda Tegar & Tenang Antar Vidi Aldiano ke Pemakaman, Ungkap Momen Sebelum Meninggal
FOTO
VIDEO
DETIK NETWORK
-
Insertlive
Kehidupan Rumah Tangga Dustin Tiffani hingga Alasan Komunikasi Pakai HT dengan Istri
-
Beautynesia
Cegah Burnout, 5 Cara Mengistirahatkan Pikiran di Tengah Rutinitas Padat
-
Female Daily
Liburan sampai Bisnis Global, Ini Cara Singapore Airlines Group Dukung Indonesia Terhubung ke Dunia!
-
CXO
GOT7 Rilis Album Baru, Persiapan Harus Lewat Video Call Karena Hal Ini
-
Wolipop
Foto: Gebrakan Jennie BLACKPINK Ekspos Bralette di Fashion Show Chanel
-
Mommies Daily
7 Kesalahan Keuangan saat Lebaran yang Bikin THR Cepat Habis Menurut Financial Planner