sign up SIGN UP search


parenting

Demi Konten & Uang, Ortu Tega Paksa Balita Overweight Makan Tanpa Henti

Annisa Afani Minggu, 30 Aug 2020 15:56 WIB
Cute sweet blonde child, playing and eating donuts at home caption
Jakarta -

Pasangan suami istri asal China mendapat kritikan serta kecaman dari netizen, Bunda. Ini lantaran mereka diduga merekam anak perempuannya yang kelebihan berat badan, dipaksa melahap seluruh isi piring makanan tanpa henti, lalu menayangkan secara langsung.

Dalam video yang tersebar di media sosial tersebut, balita bernama Pei Qi yang masih berusia 3 tahun ini dijejali makanan tanpa berhenti, dengan terus mengisi piringnya yang telah dikosongkan. Hal ini memicu kemarahan para penonton karena dianggap tak seharusnya dialami sang anak.

Orang tua Pei Qi pun dianggap telah melakukan tindakan pelecehan karena memanfaatkan anaknya sebagai sapi perah, demi mendapat keuntungan dari siaran langsung, Bunda. Namun meski begitu, kedua orang tua balita ini membantah tuduhan tersebut.


Ayah Pei Qi mengatakan bahwa uang yang didapat dari siaran tersebut hanyalah angka, bukan menjadi tujuan utama.

"Kami punya pekerjaan dan tidak kekurangan uang, kami hanya ingin 'mencatat' pertumbuhannya dalam video. Kami memang mendapat sedikit untung, mungkin beberapa ratus yuan saja tapi itu hanya angka bagi kami." katanya, dikutip dari Oddity Central.

Asian baby girl eating vegetable first time at home kitchenAnak makan/ Foto: iStock

Ibunda Pei Qi pun menambahkan, putrinya hanya memiliki nafsu makan yang tidak biasa. Meski begitu, sang ibu memastikan Pei Qi tumbuh sehat.

"Video kami tidak hanya menayangkan saat dia makan saja. Ada juga saat dia menurunkan berat badan dan menari. Lagi pula dia anak kandung saya, mengapa saya sengaja memberinya makan sebanyak itu? Dia sudah besar dari dulu," ujarnya.

Ia juga menjelaskan, anaknya memiliki berat 4,5 kilogram (kg) saat lahir dan selalu bertambah dengan mudah seiring perkembangannya. Akan tetapi, media di Tiongkok mengatakan bahwa anak seusia Pei Qi yang saat ini memiliki berat 35 kg dianggap berlebihan, sehingga dianggap tidak sehat.

Setelah masalah ini viral dan menimbulkan keributan, kanal yang digunakan orang tua Pei Qi pun baru-baru ini dihapus oleh platform yang menjadi sarananya.

Platform tersebut mengatakan, keputusan untuk menutup akun Pei Qi berdasarkan pada banyaknya keluhan dari penonton yang diterima terkait pelecehan anak.

"Ini pelecehan anak! Beberapa orang tidak pantas menjadi orang tua. Ini membuatku sangat marah!" tulis salah seorang netizen dalam kolom komentar.

"Para orang tua menggunakan anak itu sebagai sapi perah. Mereka sama sekali tidak peduli dengan kesehatan dan kesejahteraan anak!" komentar orang lain menambahkan.

Sejauh ini, kanal Pei Qi diyakini terinspirasi oleh mukbang, yakni sebuah genre video online asal Korea Selatan di mana pembawa acara mengonsumsi makanan dalam jumlah besar sambil berinteraksi dengan penonton.

Presiden China Xi Jinping pun baru-baru ini mengkritik genre tersebut dan dianggap sebagai pemborosan. Sehingga, banyak dari kanal mukbang terkemuka yang akhirnya dihapus.

Bunda, simak juga cerita Avi Basamalah yang ajarkan anak jago berkuda dan berenang, dalam video Intimate Interview berikut:

[Gambas:Video Haibunda]



(AFN/muf)
Share yuk, Bun!

Rekomendasi