sign up SIGN UP search


parenting

6 Tips Mengajari Anak Cepat Bicara dengan Cara Seru & Menyenangkan

Asri Ediyati Minggu, 13 Sep 2020 12:11 WIB
Young beautiful teacher and toddler playing with dishes and cutlery toy at kindergarten caption
Jakarta -

Melihat perkembangan anak yang kian bertambah, rasanya mengagumkan ya? Apalagi kalau mereka mulai babbling atau berceloteh. Rasanya enggak sabar deh menunggu anak sendiri menjadi teman bicara.

Soal kemampuan bicara anak, ternyata bisa dilatih dengan berbagai cara yang menyenangkan lho. Caranya pun bisa Bunda sisipkan melalui aktivitas mereka yaitu makan dan bermain.

Supaya anak cepat bicara, berikut tips mengajarkan mereka dengan seru dan menyenangkan:


1. Bernyanyi di depannya

Bernyanyi di depan anak bisa melatihnya cepat bicara. Coba nyanyikan lagu yang suka Bunda nyanyikan ketika mereka masih di dalam kandungan. Atau bisa juga, nyanyi ketika mendongengkan mereka dan memandikan mereka.

2. Main ci-luk-ba!

Dilansir laman Zero To Three, bermain cilukba bisa mendorong mereka untuk berbicara. Mereka akan menggerakan tangannya sekaligus menirukan suara Bunda.

3. Menunjuk benda

Sambil membaca buku bersama anak atau sedang bermain, Bunda bisa meminta mereka menunjuk benda. Namun, jangan lupa sebelum meminta mereka berikan kalimat yang lengkap. Misalnya "Bunda kalau ngantuk tidur, Bunda tidur di kasur. Coba tunjuk yang mana kasur?"

4. Ikuti kemauan anak sambil ajak bicara

Kalau anak Bunda sudah berusia 15 bulan, anak akan menggunakan gerakan yang lebih kompleks untuk berkomunikasi dengan Bunda dan akan terus mengembangkan kosakata. Dia mungkin memegang tangan Bunda, mengantarkan Bunda ke rak buku, menunjuk ke sebuah buku dan berkata "buku" untuk mengatakan, "Aku ingin membaca buku dengan Bunda." Bunda dapat membantu anak berbicara. Misalnya, "Oh kamu mau baca buku ya, besok-besok coba bilang 'Bunda, aku mau baca buku."

5. Buat suara yang menyenangkan + pasangkan kata dengan gerakan

Dilansir Motherly, balita bisa meniru ucapan dengan sangat baik saat dipasangkan dengan gerakan atau tindakan. Ada alasan mengapa balita sering belajar cara membuat suara binatang mereka lebih awal daripada mengucapkan kata-kata yang sebenarnya. Itu karena suara lebih mudah dipelajari anak kecil daripada kata-kata.

6. Hilangkan kebisingan dan gangguan visual.

Menghilangkan visual yang terlalu menstimulasi dan suara latar yang keras akan meningkatkan perhatian pendengaran anak terhadap apa yang dikatakan. Jika Bunda menyalakan televisi sepanjang hari saat Bunda mencoba untuk berkomunikasi dengan anak, ada kemungkinan besar televisi menjadi penghalang pemahamannya tentang apa yang Bunda katakan.

Nah, coba yuk, Bunda, 6 tips mengajari anak bicara dengan cara menyenangkan di atas. Jangan lupakan juga faktor yang menghalangi anak cepat bicara ya.

Simak juga cara menumbuhkan minat baca anak di masa pandemi Corona:

[Gambas:Video Haibunda]



(aci/rap)
Share yuk, Bun!

Rekomendasi