sign up SIGN UP search


parenting

8 Tips Simpel & Asyik Ajarkan Anak Bahasa Inggris Dijamin Enggak Bosan

Annisa Afani   |   Haibunda Selasa, 22 Sep 2020 07:00 WIB
Ilustrasi anak membaca buku caption
Jakarta -

Anak yang dikenalkan dengan bahasa asing sejak dini terbukti meningkatkan kemampuan kognitif, terutama dalam memecahkan masalah. Dan salah satu bahasa yang penting dan paling banyak diajarkan kepada buah hati, yakni bahasa Inggris.

Mengajarkan bahasa Inggris pada anak sejak dini menjadi salah satu cara yang tepat, lho. Karena dengan ingatannya yang masih kuat dan mudah menerima informasi, sehingga bisa menjadi faktor utama keberhasilannya menyerap dan mempelajari bahasa Inggris.

Bunda atau ayah pun bisa membantu mengajari buah hati untuk belajar bahasa Inggris di rumah. Menurut Direktur Institute of Learning & Brain Sciences, Patricia Kuhl, orang tua bisa menciptakan lingkungan belajar bilingual awal untuk buah hatinya.


"Anak bisa memulai pembelajaran bahasa kedua lebih awal dan jauh lebih mudah daripada yang kita duga sebelumnya," katanya, dikutip dari UW News.

Cara mengajarkan bahasa Inggris

Mengajarkan anak-anak untuk belajar bahasa Inggris di rumah bisa sedikit menyulitkan karena mereka tidak bisa belajar dengan cara konvensional. Misalnya, Bunda mungkin akan kesulitan membuat buah hati duduk di satu tempat dan mempelajari bahasa dari buku teks.

Hal tersebut akan membuatnya sangat membosankan dan dikhawatirkan, anak justru takut untuk belajar bahasa tersebut. Karena itu, anak harus diajarkan dengan cara yang unik, interaktif dan fun. Merangkum dari Genlish dan Parenting Firstcry, berikut caranya:

1. Tetapkan rutinitas

Cara terbaik untuk belajar dan melatih bahasa Inggris pada anak ialah dengan menetapkannya menjadi rutinitas, Bunda. Cobalah untuk mengatur waktunya dan tentukan saat yang tepat untuk dipatuhi.

Rutinitas yang diisi sebagai sesi belajar bahasa ini tidak perlu lama-lama ya, Bunda. Cukup 15-20 menit saja per hari karena anak memiliki fokus ingatan jangka pendek yang lebih kuat.

Perlu untuk diketahui bahwa sebenarnya sesi singkat dan teratur ini lebih baik daripada sesi panjang dan tidak teratur lho, Bunda. Selain itu, jadikan pula sesi belajar bahasa Inggris sebagai kegiatan yang menyenangkan agar anak tetap terlibat di dalamnya.

2. Libatkan permainan

Belajar sambil bermain membuat anak merasa sedang bersenang-senang, Bunda. Oleh karena itu, melibatkan permainan dalam sesi belajarnya menjadi cara yang baik, lho.

Game seperti pictionary atau tebak kata akan membantu anak mengekspresikan idenya berdasarkan gambar sambil menerjemahkannya ke dalam kata bahasa Inggris. Kata-kata yang dipakai bisa berfokus pada ekspresi, gerakan tangan, dan bahasa tubuh, sehingga membuatnya lebih baik dalam menyampaikan apa yang ingin dikatakan, baik melalui isyarat verbal maupun non-verbal.

3. Berdialog dengan peran tertentu

Cara ini mengajak anak untuk memerankan atau melakukan bagian dari sebuah karakter tertentu. Untuk menerapkannya, Bunda bisa membuat cerita dengan karakter kartun favorit atau pahlawan super favorit anak. Dengan cara ini, Bunda bisa mengajak anak untuk berdialog dan melibatkannya dalam alur cerita untuk melatih cara berbicaranya dalam bahasa Inggris.

4. Pakai buku bergambar

Seperti yang diketahui, anak-anak amat menyukai buku bergambar dengan warna-warna yang cerah. Nah, Bunda dapat menggunakan buku seperti ini untuk mengajarkan mengenal alfabet, nama binatang, buah-buahan, sayuran, dan sebagainya.

Mulailah dengan menunjuk ke gambar dan beri tahu bahasa Inggrisnya kepada anak. Lalu di sesi akhir, tanyakan lagi di mana gambar tersebut dan biarkan anak menyebut dan menamainya sendiri.

Sebagai contoh, Bunda bisa menunjukkannya gambar seekor anjing dan beritahu padanya 'this is a dog' terlebih dahulu. Setelah anak dapat mengidentifikasinya, lalu tanyakan lagi 'where is the dog?', dan biarkan ia menunjukkannya kepada Bunda.

5. Gunakan lagu

Sebagian orang tua memilih langsung beberapa buku untuk mengajarkan anak bahasa Inggris. Padahal, metode teks ini bisa membuat anak merasa bosan lebih cepat lho, Bunda.

Nah sebagai gantinya, Bunda bisa menggunakan lagu atau video sederhana yang populer dengan lirik bahasa Inggris. Lagu dan video semacam ini akan sangat membantunya dalam mempelajari bahasa Inggris, dan membuat anak lebih mengenal kata, arti, dan akan mengulang-ulanginya.

6. Bacakan cerita

Membacakan sebuah cerita pendek untuk anak juga menjadi cara yang efektif untuk mengajarkannya bahasa Inggris, Bunda. Dengan begitu, anak akan terbantu mempelajari bahasa sekaligus mengembangkan keterampilan mendengarkan dan membaca.

7. Jadikan kebiasaan di rumah

Jika sudah mempelajarinya, maka praktek menjadi bagian yang penting pula, Bunda. Oleh karena itu, anak perlu diajak untuk berkomunikasi secara langsung dengan apa yang sudah diajarkan kepadanya.

Bicaralah dengannya tentang kegiatan sehari-hari dan hal-hal ringan dalam bahasa Inggris. Bunda bisa mulai dari menanyakan apakah mereka sudah makan hingga mengajarinya cara mengajukan pertanyaan ketika mereka ingin menanyakan sesuatu pada Bunda.

8. Ukur kemajuannya

Untuk memastikan bahwa belajar bahasa Inggris adalah proses yang berkelanjutan, sangat penting bagi Bunda untuk mengetahui di mana posisi pembelajaran anak. Dari hal tersebut, Bunda dapat mengambil keputusan apakah anak sudah saatnya untuk lanjut tingkat pembelajaran yang lebih tinggi.

Pilihlah hari dan waktu, dan minta anak untuk mengarang cerita, lagu, atau mengajaknya membicarakan sesuatu yang menarik dalam seminggu terakhir. Bantu mereka menuliskannya, meskipun terdapat beberapa kesalahan tata bahasa dan ejaan. Biarkan mereka mengungkapkannya dalam beberapa langkah dan kemudian perbaiki secara bertahap.

Manfaat belajar bahasa

Banyak peneliti mempelajari otak anak-anak yang menggunakan dua bahasa dan dampak bilingualisme serta multibahasa dalam mendorong perkembangan kognitif. Ditemukan bahwa otak anak-anak tersebut bekerja dengan cara berbeda dari otak anak-anak yang hanya menggunakan satu bahasa atau monolingual.

Perbedaan tersebut memberikan beberapa keuntungan bagi anak-anak yang bicara lebih dari satu bahasa. Berikut ini manfaatnya mempelajari bahasa Inggris dan bahasa lainnya, dikutip dari Language Kids:

1. Memiliki kemampuan kognitif dan memecahkan masalah lebih baik

Anak-anak yang bicara lebih dari satu bahasa belajar untuk menegosiasikan maksa sebagai bagian penting dari komunikasi di lebih dari satu sistem bahasa. Ini juga membantu dalam memecahkan masalah, dan memberi anak kemampuan untuk mencari pendekatan berbeda untuk memecahkan masalah.

Penelitian juga menunjukkan bahwa ada hubungan antara bilingualisme dengan beberapa kemampuan, termasuk kemampuan untuk melakukan sesuatu secara abstrak tentang bahasa dan berpikir nonverbal.

2. Memiliki prestasi akademik yang lebih baik

Penelitian menunjukkan bahwa belajar bahasa asing di awal kehidupan meningkatkan kemampuan kognitif dan memengaruhi prestasi di bidang lain. Studi menemukan bahwa siswa yang bicara lebih dari satu bahasa mendapatkan skor lebih tinggi pada ujian masuk perguruan tinggi dibanding siswa yang monolingual.

3. Meningkatkan empati

Sebuah studi di University of Chicago menemukan bahwa anak-anak yang berbicara lebih dari satu bahasa lebih baik dalam menempatkan diri pada posisi orang lain dan memahami perspektif yang berbeda. Untuk bicara bahasa lain, misalnya bahasa Inggris tidak hanya membutuhkan keterampilan bahasa, tetapi juga kemampuan untuk memahami perspektif penutur lainnya.

4. Memahami budaya lain

Bilingualisme memungkinkan terjadinya komunikasi lintas budaya. Anak-anak yang berbicara lebih dari satu bahasa memiliki kesempatan untuk menjadi lebih sadar budaya dan memiliki kemampuan untuk lebih memahami dan menghargai perbedaan budaya.

Hal tersebut membantu mereka lebih terbuka terhadap cara berpikir yang berbeda dan memiliki kesempatan untuk terhubung dengan orang yang bicara dengan bahasa Inggris serta memungkinkannya memiliki akses yang lebih luas.

5. Peluang karier lebih baik

Kemampuan berkomunikasi lebih dari satu bahasa menjadi keterampilan yang penting. Saat melamar pekerjaan, kandidat yang memiliki kemampuan dwibahasa atau bahasa Inggris memiliki nilai plus dibanding kandidat yang tidak memiliki kemampuan tersebut.

Nah Bunda mengingat manfaatnya yang banyak, ajari anak belajar bahasa Inggris yuk dengan cara mudah tapi asyik. Semoga berhasil ya, Bun!

Bunda, simak juga alasan Angie 'Virgin' yang mendaftarkan anak-anaknya sekolah bahasa Indonesia di London, Inggris dalam video berikut

[Gambas:Video Haibunda]



(AFN/jue)
fase-anak
Anak Usia 1-3 Tahun Ketahui lebih jauh perkembangan anak 1-3 tahun. Cek Yuk arrow-right
Share yuk, Bun!

Ayo sharing bersama HaiBunda Squad dan ikuti Live Chat langsung bersama pakar, Bun! Gabung sekarang di Aplikasi HaiBunda!
Rekomendasi
Pantau terus tumbuh kembang Si Kecil setiap bulannya hanya di Aplikasi HaiBunda!