sign up SIGN UP search


parenting

6 Penyebab Anak Sulit Tidur Begini Cara Mudah Mengatasinya

Annisa Afani Sabtu, 10 Oct 2020 19:39 WIB
Ilustrasi anak bangun tidur caption
Jakarta -

Tidur terkadang menjadi rutinitas yang sering kali dihindari oleh anak. Mereka kerap kali melakukan pemberontakan karena beberapa alasan.

Direktur Medis Sleep Center di Rumah Sakit Anak Lucile Parckard, Stanford, dr. Nanci Yuan mengatakan bahwa beberapa gangguan bisa menyebabkan anak menolak untuk tidur.

"Beberapa gangguan seperti protes saat akan tidur, atau saat Anda meninggalkannya dalam ruangan," katanya, dikutip dari Parents.


Selain itu, Nanci Yuan menambahkan, penolakan yang terjadi bisa karena adanya perubahan rutinitas. Misalnya, pada anak berusia sekitar 2 tahun, ia akan sering tidur singkat di pagi hari, tidur lagi dengan durasi lebih lama di sore hari, kemudian tidur kembali hampir sepanjang malam.

Namun saat berusia 3 tahun, tidur singkat saat paginya akan hilang. Selanjutnya anak hanya akan tidur saat siang dan mempertahankan tidur yang lama di malam hari.

Penyebab anak sulit tidur

Beberapa anak yang suka menolak tidur biasanya karena beberapa sebab, Bunda. Mengutip dari Happiest Baby, berikut penyebabnya:

1. Terlalu bersemangat

Hal ini bisa karena anak terlalu menikmati kegiatan yang sedang ia lakukan, seperti nonton TV, atau pun karena makan sesuatu yang meningkatkan energinya seperti jus manis, atau camilan dengan perasa manis, dan pewarna buatan.

2. Ada sesuatu yang mengganggunya

Beberapa hal yang dapat mengganggunya anak untuk tidur biasanya terjadi karena lampu yang terlalu terang, adanya kebisingan, atau ketidaknyamanan pada dirinya karena sedang sakit.

3. Penasaran dengan aktivitas orang lain

Anak bisa menolak dan keras kepala saat diminta ke kamarnya, Bunda. Ini mungkin terjadi karena ia ingin melihat apa yang dilakukan orang lain.

4. Bergantung pada Bunda

Anak yang belum mandiri dan hanya bisa tidur jika mendapat bantuan dari Bunda juga sulit diminta tidur. Biasanya hal ini teratasi jika Bunda mengayun-ayunkannya, atau menggendongnya serta memeluknya.

5. Takut

Anak bisa merasa takut saat tidur sendirian, Bunda. Ini bisa terjadi jika sedang hujan, ada petir, atau mendengar suara anjing yang melolong.

6. Waktu tidur yang enggak tepat

Bunda mungkin menidurkannya terlalu cepat, dan saat itu anak tidak merasa lelah. Namun di balik itu, memintanya tidur terlalu larut pun bisa membuatnya kesulitan karena anak merasa terlalu lelah.

Cara membantu anak yang sulit tidur

Dengan beberapa alasan tersebut, ada beberapa cara yang bisa Bunda lakukan untuk mengatasinya. Berikut beberapa tipsnya:

1. Tetap pada rutinitas

Pastikan anak memiliki waktu bangun dan tidur yang sama setiap harinya, Bunda. Selain itu, pastikan juga waktu tidur siangnya tidak terlalu sore untuk menghindari gangguan tidur di malam hari.

2. Ciptakan lingkungan yang tenang

Setidaknya 30 menit sebelum waktu tidur, pastikan untuk menciptakan lingkungan yang tenang untuk anak dapat tertidur. Bunda bisa coba untuk membacakan buku dan hindari aktivitas dengan stimulasi tinggi seperti menonton TV atau film.

3. Ciptakan ruang tidur yang tenang

Jangan izinkan anak menonton TV di kamarnya, atau Bunda bisa membatasinya dalam penggunaan gadget sebelum tidur. Selain itu, Bunda juga bisa menggunakan lampu tidur yang remang dan redup untuk membuat suasa kamar jadi lebih tenang.

3. Batasi makanan dan minuman sebelum tidur

Salah satu aturan yang dapat membantu anak dapat tidur dengan cepat yakni dengan tidak memberinya makan atau minum pada waktu tertentu sebelum tidur.

4. Tempatkan anak di tempat tidur

Pastikan untuk selalu membawa anak dalam keadaan mengantuk, tetapi tetap terjaga ke tempat tidurnya. Hal ini juga membuatnya belajar menidurkan diri di tempat yang seharusnya.

5. Tenangkan anak

Jika anak mengalami mimpi buruk lalu takut dan lari ke tempat tidur Bunda, maka izinkan saja. Namun setelah anak tenang, maka dia harus kembali ke tempat tidurnya sendiri.

"Katakan padanya bahwa tidak perlu khawatir. Jangan membumbui dengan penjelasan atau hal yang panjang. Cukup tenangkan dan yakinkan, dan segera setelah dia rileks, ucapkan selamat malam," kata psikolog Linda Blair.

Bunda juga bisa coba untuk memberinya beberapa barang seperti boneka untuk membuatnya merasa nyaman, aman dan bisa belajar tertidur sendiri. Selain itu, membacakan dongeng sebelum tidur juga bisa menjadi cara untuk membantunya terpejam.

Bunda, simak juga yuk penyebab anak tidur ngorok dalam video berikut:

[Gambas:Video Haibunda]



(AFN/jue)
Share yuk, Bun!

Rekomendasi