sign up SIGN UP search


parenting

Jalan 1,6 Km Iringi Jenazah Putri Diana, Pangeran Harry Akui Terpaksa

Muhayati Faridatun Senin, 12 Oct 2020 15:39 WIB
Putri Diana caption
Jakarta -

Kesedihan akibat kematian ibunda tercinta tentu sulit dihapuskan. Begitu juga yang dialami putra kedua mendiang Putri Diana, Pangeran Harry. Ia membuat pengakuan mengejutkan saat mengingat pemakaman sang ibu.

Kematian Putri Diana memang sudah berlalu lebih dari 20 tahun, Bunda. Tapi bagi Pangeran Harry, tak mudah melupakan sosok ibunda tercinta. Wanita yang dijuluki Queen of People's Heart itu mengembuskan napas terakhir pada 31 Agustus 1997, usai mengalami kecelakaan mobil di Paris, Prancis.

Ketika kejadian nahas itu, Pangeran Harry baru berusia 12 tahun. Sedangkan sang kakak, Pangeran William, berusia 15 tahun. Saat menerima kabar kematian Putri Diana, mereka sedang berlibur bersama keluarga Kerajaan Inggris di Istana Balmoral, Skotlandia.


Dilansir CNN, jenazah Putri Diana langsung diterbangkan dari Paris ke London, lalu disemayamkan di Royal Kapel Istana St. James. Barulah enam hari kemudian, tepatnya 6 September 1997, upacara pemakaman dilangsungkan di Gereja Westminster Abbey.

"Ibuku baru saja meninggal, dan aku harus berjalan jauh di belakang peti matinya, dikelilingi ribuan orang yang melihatku, sementara jutaan lainnya menonton di televisi," ucap Pangeran Harry pada majalah Newsweek, pada 2017 lalu.

"Menurutku, tidak ada anak yang harus diminta untuk melakukan itu, dalam keadaan apa pun," katanya, dikutip dari Yahoo.

Ya, Pangeran Harry mengiringi peti jenazah sang ibu bersama Pangeran William dan ayah mereka, Pangeran Charles, juga adik bungsu Putri Diana, Earl Charles Spencer. Mereka berjalan kaki hingga 1,6 kilometer (Km).

Semasa hidup, Putri Diana bersama Pangeran William dan Pangeran HarrySemasa hidup, Putri Diana bersama Pangeran William dan Pangeran Harry/ Foto: Instagram @kensingtonroyal

Tak disangka, Bunda, rupanya ada konflik di balik upacara pemakaman Putri Diana yang sakral tersebut. Ini terkuak dalam buku Battle of Brothers: William and Harry - The Inside Story of a Family in Tumult, karya Penulis biografi dan sejarawan Kerajaan Robert Lacey.

Ia mengungkap, adik Putri Diana sempat berseteru dengan Pangeran Charles dan Keluarga Kerajaan terkait upacara pemakaman. Earl Spencer rupanya menentang keputusan Istana, yang mengharuskan kedua keponakannya berjalan mengiringi peti mati Putri Diana menuju Westminster Abbey.

"Spencer merasa yakin, Diana akan ngeri membayangkan putranya harus menanggung cobaan seperti itu," tulis Robert Lacey dalam bukunya.

Pengakuan Elton John

Dikutip dari Express, pengakuan juga datang dari Sir Elton John, musisi legendaris Inggris yang juga teman dekat Putri Diana. Ia bahkan mengatakan, kedua putra Princess of Wales diperlakukan tidak manusiawi saat upacara pemakaman ibunda tercinta.

"Menurut saya, cara mereka diperlakukan hari itu sangat tidak manusiawi. Mereka dipaksa berjalan menyusuri jalan di London, di belakang peti jenazah ibu mereka, diminta menunjukkan wajah tanpa emosi dan menatap lurus ke depan," ungkapnya dalam buku Me: Elton John Official Autobiography.

Pelantun Candle In The Wind ini menambahkan, "Itu adalah cara yang sangat buruk untuk memperlakukan dua anak yang baru saja kehilangan ibu mereka."

Bunda, simak juga firasat aneh istri Bani 'Seventeen', sebelum tsunami merenggut nyawa suami, dalam video Intimate Interview berikut:

[Gambas:Video Haibunda]



(muf/muf)
Share yuk, Bun!

Rekomendasi