sign up SIGN UP search


parenting

10 Inspirasi Kado Bayi Baru Lahir di Masa Pandemi, Bunda Perlu Tahu

Melly Febrida Sabtu, 14 Nov 2020 14:18 WIB
pregnant woman expectant mother prepares clothing items for the newborn baby caption

Jakarta - Menjenguk bayi yang baru lahir sebelum masa pandemi tentu berbeda. Saat ini, mau jenguk saja mikir-mikir khawatir malah membahayakan bayi. Namun, Bunda bisa tetap memberikan bingkisan menyambut kehadiran sang bayi. Beberapa ide kado bayi ini bisa Bunda berikan untuk bayi yang lahir atau ibu baru di masa pandemi.

Dikutip USA Today, menjadi orang tua baru atau calon orang tua selama pandemi global bahkan lebih sulit.  Bunda tidak disarankan untuk meninggalkan rumah, bahkan untuk pergi ke toko bahan makanan. Dan teman serta keluarga mungkin tidak dapat bertemu dengan bayi baru).  


American College of Obstetricians and Gynecologist menekankan bahwa rumah sakit dan pusat kelahiran aman untuk melahirkan. Namun, banyak rumah sakit telah memberlakukan aturan dan peraturan yang lebih ketat seperti membatasi pengunjung atau, sesuai  Rekomendasi CDC,  memisahkan bayi baru lahir dari ibunya apabila ibunya diduga terjangkit virus.

"Melahirkan selama pandemi sangat menegangkan dan menakutkan," kenang Gretchen Caso, yang melahirkan bayi Avery pada akhir Maret.  

Menurut Caso, kalau biasanya orang merasa paling aman di rumah sakit, dengan dokter  dan perawat untuk membantu menavigasi saat merawat bayi yang baru lahir. Tapi Caso merasa selama masa inap, dirinya terus memikirkan betapa terpaparnya mereka dan berfokus untuk pulang secepat mungkin. 

"Bahkan setelah di rumah, setiap ada yang batuk atau bersin begitu berat,  berpotensi terkena virus," kata Caso.

Untungnya, Caso dan ibu baru lainnya mengatakan bahwa ada cara untuk mendukung orang tua baru atau calon orang tua,  sambil tetap menjaga jarak.  


Berikut beberapa ide hadiah terbaik untuk ibu dan ayah baru di masa pandemi, mulai dari kartu hadiah untuk makanan dan pengiriman bahan makanan:


1. Paket makanan favorit

Ibu baru atau yang sedang hamil, meski hanya di rumah sepanjang hari bukan berarti memiliki waktu atau energi untuk menyiapkan makanan rumahan.  Apalagi kalau restoran sudah tutup dan toko kelontong stoknya menipis, apa yang harus dilakukan mama baru?  

Salah satu cara untuk membantunya mengirimkan paket makanan yang dibutuhkan untuk makan malam yang sehat dan lezat.  

2. Langganan buku

Samantha Amato, yang melahirkan anak pertamanya pada akhir Maret, mengatakan dia suka membaca buku di Kindle karena tidak bisa keluar ke perpustakaan.

"Ada begitu banyak buku untuk dipilih di Kindle Unlimited sehingga saya tidak pernah bosan dan ini jauh lebih menghibur daripada sekadar menelusuri ponsel saya tanpa berpikir," jelasnya.

Para ibu bahkan tidak memerlukan Kindle untuk menggunakan aplikasi Kindle Unlimited, ini dapat digunakan di hampir semua perangkat, termasuk tablet, ponsel, dan laptop.

3. Pengiriman bahan makanan 

Saat ini, setiap orang didorong untuk tinggal di rumah untuk mencegah penyebaran virus corona dan meskipun ada pengecualian untuk pergi ke toko bahan makanan, ibu baru atau ibu hamil tentu akan kesulitan untuk keluar. Bunda bisa memberinya bahan makanan dari layanan online. Tapi, coba menanyakan terlebih dahulu daftar belanjaannya sehingga Bunda dapat memesan atau membelikannya kartu hadiah.

4. Gendongan bayi 

Gendongan bayi bisa membantu ibu baru yang enggak punya asisten rumah tangga agar bisa mengerjakan banyak pekerjaan rumah. Amato mengatakan, gendongan carrier atau hipseat membantunya dalam menyelesaikan berbagai hal.

"Saya hanya memakainya, memasukkannya, dan saya bisa membebaskan kedua tangan saya.  mencuci pakaian, piring, dan lain-lain, "katanya

5. Persediaan popok

Popok merupakan salah satu dari banyak barang yang dijual secara online dan di toko-toko di seluruh negeri.  Dan karena Ibu baru hampir tidak punya waktu untuk 'bernapas', apalagi pergi ke toko atau menjelajahi Internet, cobalah membantunya dengan memesan beberapa paket popok untuk dikirim langsung ke rumahnya.  

6. Botol air yang mudah dibuka

Botol tidak hanya untuk bayi,  ibu dan calon ibu juga harus tetap terhidrasi.  Sedangkan air kemasan yang dijual di toko-toko, botol air yang dapat digunakan kembali adalah hadiah yang bagus.  Tapi tidak sembarang botol air bisa digunakan.  

Menurut Amato, botol air minum yang ideal untuk ibu baru adalah yang bisa dibuka dengan satu tangan. "Anda hanya memiliki satu tangan saat menyusui dan itu membuat Anda sangat haus!" Katanya. 

7. Selimut bedong serbaguna yang nyaman

Caso mengatakan dirinya senang berjalan-jalan setiap hari menghirup udara segar bersama bayinya agar tetap waras di masa karantina seperti ini. Dan untuk jalan-jalan tersebut, dia terobsesi dengan selimut kain muslin.

"Saya tidak hanya bisa membungkusnya dengan bedong selimut tapi juga bagus untuk diletakkan di kursi mobil atau kereta dorong saat keluar sebagai masker darurat untuk bayi," jelas Caso.  

8. Buku bayi untuk mendokumentasikan tahun pertama mereka

Ibu baru bisa membuat cerita yang hebat.  Dengan memberikan kado buku bayi, sang ibu dapat mengisi selama berada di rumah untuk mendokumentasikan pengalamannya bersama bayinya. Ketika si kecil lebih besar, mereka akan senang bisa melihat kembali seperti apa kehidupan beberapa bulan pertama dalam hidup mereka.

9. Aksesoris mandi untuk membantu ibu rileks

Awal-awal merawat bayi baru lahir cukup membuat ibu baru stres. Apalagi dengan terjebak di masa karantina seperti ini. Jadi sang ibu ataupun calon ibu membutuhkan produk yang bisa membantunya kembali rileks. 

Bunda bisa memberikan apa yang ibu baru butuhkan untuk mandi busa yang mewah, seperti bath bomb warna-warni atau bath soak yang sangat populer ini.

10. Semua kebutuhan kesehatan agar Ibu tidak perlu keluar

Semakin jarang ibu dan bayinya harus keluar rumah (bahkan ke dokter), semakin baik.  Karena itu Bunda bisa membelikan kado kebutuhan dasar medis seperti termometer bayi, obat tetes garam, bayi Tylenol, dan lain-lain sebelum dia melahirkan. 

Mengenai melahirkan di masa pandemi, Karen Gill, M. D., spesialis pediatri mengatakan bahwa mungkin sangat menakutkan. Namun, Bunda dan keluarga bisa melewati masa yang sangat menegangkan dengan keanggunan, humor, dan yang terpenting, harapan.

"Bertingkah takut ketika ada bayi bisa begitu sensitif bahkan terhadap perubahan sekecil apa pun dalam perhatian kita mengubah dinamika tersebut," ujar Gill.

Namun, Gill mengatakan, kehadiran bayi menimbulkan ketenangan. Ketika orang tua dan bayi menghubungkan dada ke dada, baik untuk berpelukan atau dalam gendongan, detak jantung bayi dan orang tua tidak hanya lebih rendah tetapi bahkan tampak sinkron. 

“Tidak ada yang lebih menenangkan daripada memeluk anak saya dengan erat.  Perasaan lega seketika membasahi saya,” jelas Gill.

Selain itu, bayi adalah sumber kegembiraan.  Menghabiskan waktu dengan bayi meningkatkan dua hormon kesenangan utama di otak kita, dopamin dan oksitosin.  

“Tidak peduli seberapa buruk berita hari ini atau betapa sedihnya saya, ketika saya menggendong bayi saya erat-erat, dan dia menyeringai tanpa gigi, suasana hati saya langsung bahagia,” ujar Gill.

Bunda, simak juga yuk pilih mainan berdasarkan usia. klik video di bawah:

[Gambas:Video Haibunda]



(rap/rap)
Share yuk, Bun!

Rekomendasi