sign up SIGN UP search


parenting

7 Tanda Batuk Berbahaya pada Anak yang Perlu Diwaspadai Orang Tua

Annisa Karnesyia Kamis, 19 Nov 2020 14:05 WIB
Tanda Batuk Berbahaya pada Anak
Ilustrasi anak demam dan batuk caption

1. Sianosis

Anak dengan sianosis tampak berwarna kebiruan pada kulit, termasuk jari tangan dan bibirnya. Perubahan warna ini disebabkan rendahnya oksigen dalam tubuh yang disebut hipoksia.

Kondisi ini umumnya karena penyakit paru obstruktif atau anak tersedak, Bunda. Pada banyak kasus, penanganan medis diperlukan untuk menolong anak.

2. Batuk rejan

Batuk rejan atau pertusis disebabkan organisme yang disebut Bordetella pertussis. Kondisi ini menyebabkan anak kesulitan bernapas atau napasnya pendek.


Dilansir Healthline, gejala umum batuk rejan adalah gejala flu, hidung berair, dan demam. Dalam dua minggu, umumnya pasien akan mengalami batuk kering yang membuatnya sulit bernapas.

Pada kondisi parah, anak bisa muntah, dehidrasi, dan mulut berwarna kebiruan. Penanganan medis diperlukan, seperti rawat inap agar si kecil mendapatkan cairan infus untuk mencegah dehidrasi.

3. Batuk di malam hari

Batuk di malam hari biasanya menandakan si kecil terkena asma. Hal ini terjadi karena perubahan posisi tidur, sehingga bronkus menjadi kejang, dan membuat napas sesak atau dispnea.

Penggunaan obat-obatan tertentu juga bisa memicu kondisi ini. Selain itu, kemungkinan bisa disebabkan alergi udara dingin di malam hari.

Batuk berulang yang terjadi di malam hari perlu diwaspadai. Segera konsultasikan ke dokter untuk mencari penyebab dan mengatasinya.

Cek halaman selanjutnya untuk tahu jenis batuk berbahaya lainnya.

Tanda Batuk Berbahaya pada Anak
BACA HALAMAN BERIKUTNYA
HALAMAN :
Share yuk, Bun!

Rekomendasi