sign up SIGN UP search


parenting

Telapak Tangan Gatal pada Anak, Kenali Pemicu dan Cara Mengatasinya

Ratih Wulan Pinandu Selasa, 29 Dec 2020 07:08 WIB
itchy palms, Children are itching palm, The child is scratching his hand due to itching, A child scratching his hand, The child is scratching his hand because he is itching. caption
Jakarta -

Anak-anak kerap merasa telapak tangannya gatal hingga menangis karena tidak nyaman, Bunda? Kasihan ya melihat anak-anak terus menggaruk telapak tangan yang gatal tanpa tahu sebabnya.

Telapak tangan gatal pada anak, umumnya disebabkan karena beberapa hal. Gatal sebenarnya merupakan masalah dermatologis yang paling umum dialami anak-anak maupun orang dewasa.

Melansir Independent Nurse, gatal merupakan gejala yang mengganggu dan merangsang keinginan untuk menggaruk. Sayangnya, jika hal ini berlangsung terus-menerus bisa menyebabkan kerusakan kulit serta meningkatkan risiko infeksi sekunder, Bunda.


Pada anak-anak, gatal yang muncul seringkali menyebabkan mereka tidak bisa tidur nyenyak. Bahkan, hal ini pun akan menunggu jam tidur Bunda dan Ayah karena berusaha membantu meredakan gatal yang dirasakan sepanjang malam.

Dibutuhkan pemeriksaan yang lebih mendetail untuk mengetahui penyebab gatal pada telapak tangan anak. Apakah selanjutnya anak butuh pengobatan topikal atau antihistamin. Nah, kenali dulu penyebab gatal anak seperti berikut ini:

Penyebab gatal

Dermatitis atopik atau kulit kering

Dermatitis atopik memengaruhi antara 15-20 persen gatal yang dirasakan anak-anak. Penyakit ini biasanya muncul dalam 2 tahun kehidupan mereka.

"Dermatitis Atopik (DA) atau eksim atopik adalah penyakit atau kelainan kulit paling umum pada anak, terutama pada bayi. Dermatitis Atopik bisa didefinisikan sebagai alergi yang gejalanya terdapat pada kulit yang umumnya berupa eksim sehingga umumnya tidak berbahaya," ungkap dr. dr. aryono hendarto SP.A (K), MPH.

Gatal sendiri merupakan gejala utama kulit kering, eritema, bercak tidak jelas, berisik atau pengerasan pada kulit. Pada anak yang lebih besar, rasa gatal akan muncul di area lentur yang bisa mengakibatkan garukan lebih besar.

Untuk mencari tahu lebih banyak mengenai dermatitis atopik, Bunda bisa memeriksa lipatan di bawah kelopak mata. Serta cari tahu apakah ada riwayat keluarga yang pernah mengalami eksim, asma, demam, atau alergi makanan.

itchy palms, Children are itching palm, The child is scratching his hand due to itching, A child scratching his hand, The child is scratching his hand because he is itching.Tangan anak gatal./ Foto: iStock

Utrikaria

Utrikaria paling sering terjadi pada anak-anak dan dewasa yang memengaruhi 15-25 persen populasi, sepanjang hidup mereka. Utrikaria terjadi karena pembuluh darah melepaskan cairan di bawah permukaan kulit.

Utrikaria bisa juga terjadi sebagai respons alergi terhadap obat (seringkali antibiotik seperti penisilin), makanan (misalnya ikan, telur, kacang-kacangan), sengatan tawon atau lebah, kontak kulit dengan alergen seperti lateks atau lainnya.

Gigitan serangga

Gigitan atau sengatan serangga bisa menyebabkan gatal tak tertahankan pada anak. Sengatan binatang seperti hama, nyamuk, kutu, kutu busuk, dan tungau bisa menusuk kulit. Sedangkan gigitan lebah atau tawon juga bisa menyuntikkan racun ke dalam kulit.

Gigitan binatang di atas dapat menyebabkan gatal di permukaan telapak tangan disertai rasa saki, eritema, dan pembengkakan lokal.

Cacing kremi (Threadworms)

Enterobius vermicularis adalah cacing parasit yang menyerang usus manusia dan umum terjadi pada anak-anak, Bunda. Penyakit yang sering kita sebut dengan cacingan ini didapat dari menelan telur melalui tangan, makanan, tempat tidur atau pakaian yang terkontaminasi di mana mereka dapat bertahan hingga dua minggu.

Telur menetas dan matang dalam dua hingga enam minggu dan akan bertahan sekitar enam. Cacing kremi mungkin tidak menunjukkan gejala tetapi sering kali muncul pada anak-anak dengan rasa gatal pada perianal atau perivaginal, terutama pada malam hari ketika betina muncul untuk bertelur, dan dapat terlihat sebagai benang seperti kapas kecil yang 'bergelombang'.

Kudis

Kudis rupanya disebabkan oleh tungau Sarcoptes Scabiei yang bersembunyi di bawah kulit. Hal ini bisa didapatkan melalui kontak kulit ke kulit dari seseorang yang sudah terinfeksi.

Gatal yang disebabkan oleh alergi feses tungau merupakan gejala utama, tapi butuh beberapa hari atau minggu sebelum disadari oleh anak-anak.

Penyakit pada telapak tangan atau jari-ajari anak, paling sering dikaitkan dengan kudis. Bunda bisa memerhatikan tanda-tandanya dengan memeriksa area di sekitar ibu jari anak apakah dipenuhi dengan papula berwarna merah kecoklatan.

Periksa dengan seksama di dasar ibu jari atau dekat dengan posisi 'jam 3', serta bagian di sela-sela buku jari pertama yang bisa menjadi liang bagi kemunculan kudis.

Penyebab gatal pada telapak tangan

Gatal pada tangan bisa mengganggu aktivitas sehari-hari. Melansir dari Medical News Today, ada beberapa penyebab telapak tangan gatal, di antaranya berikut ini:

Eksim tangan

Menurut National Eczema Association, diperkirakan 10 persen orang di Amerika Serikat mengalami eksim tangan. Kondisi ini tidak menular tapi dapat menyebabkan telapak tangan gatal, kulit kemerahan, pecah-pecah, kering, dan terkadang melepuh.

Reaksi alergi

Kadang-kadang, tangan yang gatal disebabkan oleh paparan berulang terhadap bahan pengiritasi atau bahan kimia yang akhirnya menimbulkan reaksi alergi, yang biasanya disebut dermatitis kontak.

Reaksi alergi mungkin muncul 48-96 jam setelah kontak dengan alergen. Alergen atau iritan umum meliputi:

- Logam seperti cincin atau perhiasan lain
- Parfum
- Sarung tangan karet
- Sabun
- Disinfektan
- Antiseptik atau zat antibakteri
- Debu atau tanah
- Air berklorinasi tinggi

Reaksi terhadap pengobatan

Kadang-kadang, telapak tangan yang gatal bisa berkembang sebagai akibat dari sesuatu yang tertelan. Jadi, bukan hanya karena bersentuhan tangan saja dengan anak-anak.

Reaksi histamin dalam tubuh bisa menyebabkan tubuh, terutama telapak tangan terasa sangat gatal. Dalam kasus ini, histamin cenderung terkumpul dalam jumlah yang lebih banyak di tangan dan kaki.

Sirosis

Gangguan autoimun yang disebut kolangitis bilier primer atau sirosis bilier primer (PBC) dapat menyebabkan telapak tangan gatal, dan berjerawat.

PBC juga memengaruhi saluran empedu yang menghubungkan hati ke lambung. Empedu yang berjalan di antara dua organ ini menumpuk di hati, menyebabkan kerusakan dengan jaringan parut.

Selain telapak tangan gatal, sirosis juga bisa menyebabkan jerawat pada telapak tangan, mual, sakit tulang, diare, urine berwarna gelap, dan penyakit kuning.

Pengobatan telapak tangan gatal

Perawatan pada telapak tangan gatal akan bervariasi berdasarkan penyebab telapak tangan gatal. Untuk meredakan telapak tangan gatal pada anak, Bunda bisa melakukan beberapa hal berikut:

Kain dingin dan lembap

Redakan dengan meletakkan kain dingin yang dibasahi di atas telapak tangan gatal selama 5-10 menit. Kompres air es juga mungkin efektif meredakan gatalnya.

Steroid topikal

Kortikolsteroid dapat mengurangi rasa gatal dan kemerahan pada telapak tangan saat kambuh. Obat ini dapat dibeli tanpa resep dokter, tapi Bunda bisa bertanya dulu pada ahlinya agar tidak membahayakan tangan anak. Sebab, pemakaian krim steroid terlalu sering dapat menyebabkan penipisan kulit.

Sering melembapkan kulit

Sering melembabkan tangan dapat mengurangi rasa gatal pada telapaknya. Menyimpan pelembap di kulkas bisa menjadikan perawatan ini semakin efektif.

Jika gatal disebabkan oleh eksim, pelembap mungkin sangat penting setelah cuci tangan atau saat terasa sangat kering.

Terapi sinar ultraviolet

Seseorang dengan eksim tangan atau iritasi parah dapat mencoba perawatan sinar ultraviolet di bawah cahaya khusus untuk meredakan gatal di telapak tangan anak.

Bunda, kenali juga yuk macam dermatitis seperti dalam video berikut ini:

[Gambas:Video Haibunda]



(rap/rap)
Share yuk, Bun!

Rekomendasi