sign up SIGN UP search


parenting

Penyebab Mata Anak Juling dan Perawatan agar Bisa Normal

Melly Febrida Jumat, 01 Jan 2021 19:36 WIB
Perawatan Mata Anak Juling
A cute Asian/Eurasian baby girl is fixated on a hanging mobile toy. Her eyes are slightly crossed as she examines it. She is just over 1 years old. caption

Dikutip Kids Health, Jonathan H. Salvin, MD, mengatakan bahwa strabismus biasanya dapat disembuhkan bila ditemukan dan diobati sejak dini.  Jika tidak diobati, otak akhirnya akan mengabaikan gambar visual dari mata yang lebih lemah.

"Perubahan ini disebut ambliopia, atau "mata malas". Dapat membuat penglihatan kabur, menyebabkan penglihatan ganda, dan merusak persepsi kedalaman anak (melihat dalam 3D).  Masalah ini bisa menjadi permanen jika tidak ditangani," ujar Salvin.

Semakin dini strabismus dirawat, kata Salvin, semakin baik.  Ini karena hubungan kunci antara mata dan otak anak terbentuk pada usia sekitar 8 tahun.


Perawatan untuk strabismus termasuk menggunakan kacamata, penutup mata, obat tetes mata, atau operasi otot mata.

Terkadang, memakai kacamata sudah cukup untuk meluruskan mata.  Apabila tidak, Salvin mengatakan seorang anak mungkin diberi penutup mata yang dipakai di atas mata lurus selama beberapa jam sehari.  

Tambalan ini membuat mata yang lebih lemah melakukan pekerjaan "melihat".  Seiring waktu, otot dan penglihatan di mata yang lebih lemah menjadi lebih kuat.

"Membuat bayi atau balita menggunakan penutup mata bisa menjadi sebuah tantangan.  Tapi kebanyakan anak terbiasa dengan tambalan.  Memakainya menjadi bagian dari rutinitas keseharian mereka, seperti berpakaian di pagi hari,” kata Salvin.

Namun terkadang, anak-anak menolak untuk memakai penutup mata.  Sehingga, obat tetes mata (disebut tetes atropin) dapat digunakan sebagai gantinya.  Sama seperti penutup mata yang menghalangi penglihatan di mata lurus, tetes atropin untuk sementara mengaburkan penglihatan di mata itu.  Hal ini membuat mata yang lemah bekerja lebih keras sehingga otot dan penglihatan mata semakin kuat.

Apabila kacamata, penutup mata, dan obat tetes atropin tidak dapat menyembuhkan strabismus anak, operasi otot mata mungkin diperlukan. Pembedahan dilakukan dengan mengendurkan atau mengencangkan otot yang menyebabkan mata anak juling.  Kebanyakan anak bisa pulang pada hari yang sama setelah operasi.

(rap/rap)
HALAMAN :
ARTIKEL SELANJUTNYA
Share yuk, Bun!

Rekomendasi