sign up SIGN UP search


parenting

10 Alat Musik Tradisional, Mana yang Anak-anak Bunda Kenal?

Minggu, 07 Feb 2021 11:41 WIB
Budayawan NTT, Herman Adolf Ledoh menunjukan karya Sasando kepada tim Tapal Batas detikcom, di kediamannya di Desa Busalangga, Rote Barat Laut, (22/8/2019). Selain membuat Sasando, Herman Ledoh juga membuat kenong dan gong. Ia piawai memainkan alat musik khas NTT itu. caption
Jakarta -

Anak-anak di sekolah mungkin sering melihat angklung, salah satu alat musik tradisional. Padahal, masih banyak lagi alat musik tradisional lainnya yang mungkin jarang terlihat.

Fajriatun Nur, dalam Ensiklopedia Mini Alat Musik Indonesia menuliskan, orang-orang zaman dahulu menggunakan benda-benda di sekitarnya untuk membuat musik. Misalnya saja tanduk binatang, bambu, tulang, batu, kayu, dam benda lainnya.

"Indonesia dengan kekayaan budayanya memilik beragam jenis alat musik. Dalam perkembangannya, alat-alat musik di Indonesia mendapatkan pengaruh dari berbagai budaya seperti budaya Hindu, Buddha, dan Arab. Pengaruh berbagai budaya ini melahirkan alat musik tradisional Indonesia yang unik," kata Fajriatun.


Berikut beberapa alat musik tradisional yang bisa diperkenalkan ke anak-anak:

1. Serune Kale

Ini merupakan salah satu alat musik tiup yang berasal dari Aceh yang terbuat dari kayu yang kuat dan keras, tapi ringan. Bentuknya seperti klarinet, panjang dan lurus, serta bulat mulai dari atas sampai bawah. Pada bagian badan serune kale terdapat lubang pengatur nada sesuai keinginan peniup.

2. Arama

Alat musik yang berasal dari Pulau Nias, Sumatra Utara ini, terbuat dari tembaga, kuningan, suasa (logam campuran emas dan tembaga), serta nikel. Bentuknya bundar seperti gong kecil. Di bagian tengahnya terdapat bulatan kecil.

3. Saluang

Alat musik tradisional khas suku Minangkabau di Sumatera Barat ini terbuat dari bambu tipis atau bambu talang. Konon, saluang yang terbuat dari bambu talang akan mengeluarkan suara yang lebih bagus dan merdu.

Saluang termasuk golongan seruling, tapi pembuatannya lebih sederhana. Cukup dengan membuat empat lubang pada bambu talang.

4. Dogdog Lojor

Alat musik tradisional ini berasal dari daerah Banten Selatan. Bentuknya seperti bedug, tapi badannya lebih kecil dan memanjang. Bagian tengahnya dibuat berongga, salah satu sisinya ditutup kulit kambing atau lembu yang dikeringkan.

5. Tehyan

Ini adalah salah satu alat musik tradisional dari Jakarta yang dipengaruhi budaya Tionghoa. Tehyan termasuk alat musik gesek yang memiliki dua senar dan bentuknya menyerupai rebab. Dulunya, Tehyan terbuat dari bambu, namun saat ini bambu diganti batok kelapa.

Untuk mengetahui alat musik tradisional lainnya klik halaman berikut ya, Bunda.

Banner Cha Eun Woo
Dari Angklung hingga Kolintang
BACA HALAMAN BERIKUTNYA
HALAMAN :
Share yuk, Bun!

Ayo sharing bersama HaiBunda Squad dan ikuti Live Chat langsung bersama pakar, Bun! Gabung sekarang di Aplikasi HaiBunda!
Rekomendasi
Pantau terus tumbuh kembang Si Kecil setiap bulannya hanya di Aplikasi HaiBunda!