sign up SIGN UP search


parenting

5 Alat Musik Tradisional Indonesia yang Mendunia, Si Kecil Sudah Tahu Belum?

Kinan Selasa, 02 Mar 2021 11:49 WIB
Budayawan NTT, Herman Adolf Ledoh menunjukan karya Sasando kepada tim Tapal Batas detikcom, di kediamannya di Desa Busalangga, Rote Barat Laut, (22/8/2019). Selain membuat Sasando, Herman Ledoh juga membuat kenong dan gong. Ia piawai memainkan alat musik khas NTT itu. caption

Perkembangan teknologi saat ini sudah semakin canggih, termasuk pada dunia musik. Maka dari itu, penggunaan alat musik tradisional pun berisiko makin tersingkirkan. 

Padahal ada beberapa alat musik tradisional Indonesia yang justru diminati di luar negeri, lho. Tak sedikit warga mancanegara yang justru tertarik untuk mempelajari nilai budaya dari alat musik tradisional Indonesia.

Nah, agar si Kecil bisa lebih memahami kekayaan budaya Indonesia, berikut rangkuman daftar alat musik tradisional seperti dirangkum dari laman resmi Portal Informasi Indonesia, indonesia.go.id:


1. Angklung

Angklung berasal dari Jawa Barat. Alat musik tradisional ini terbuat dari bilah-bilah bambu yang disusun sedemikian rupa, sehingga ketika digetarkan atau digoyangkan menghasilkan bunyi yang begitu khas. 

Agar bisa menghasilkan nada yang harmonis, angklung harus dimainkan oleh banyak orang. Sebab satu alat musik angklung mewakili satu tangga nada saja. 

Suara indah angklung bahkan telah membuat banyak turis asing jatuh cinta lho, Bunda. Tak heran jika The United Nations Educational, Scientific and Cultural Organization (UNESCO) mengakui angklung sebagai Warisan Budaya Dunia dalam daftar Representative List of the Intangible Cultural Heritage of Humanity.

Banner tips diet

2. Gamelan

Sama seperti alat musik tradisional angklung, gamelan juga harus dimainkan bersama-sama guna menghasilkan komposisi musik yang indah. Gamelan sendiri berasal dari Jawa, Bali dan Lombok.

Hebatnya, beberapa negara di dunia memasukkan gamelan khas Indonesia di kurikulum pendidikannya, Bunda!

Ya, beberapa universitas di dunia menjadikan gamelan sebagai mata kuliah yang wajib diikuti mahasiswanya. Termasuk seperti The University of California, Los Angeles (UCLA), University of Minesota dan University of Michigan.

Oleh sebab itu, pemerintah pun kini tengah berencana untuk mengajukan gamelan sebagai warisan budaya dunia ke Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) dan UNESCO.

3. Sasando

Sasando merupakan salah satu alat musik tradisional Indonesia berupa dawai yang dimainkan dengan cara dipetik. Alat musik ini berasal dari pulau Rote, Nusa Tenggara Timur. Bentuknya sangat unik, yakni menyerupai kerang dengan bambu di tengahnya. 

Suara yang dikeluarkan oleh sasando terdengar mirip dengan gitar, biola, kecapi, harpa, dan alat musik berdawai lainnya. Sama seperti gamelan, saat ini sasando pun diusulkan agar mendapat penghargaan di UNESCO.

4. Tifa

Tifa berasal dari Indonesia bagian Timur, tepatnya Papua dan Maluku. Alat musik tradisional ini terbuat dari kayu, berbentuk tabung, dan dimainkan dengan cara dipukul. Biasanya, tifa dimainkan saat upacara adat, pertunjukan musik, dan tarian tradisional. 

Alat musik tifa di Papua dan Maluku memiliki bentuk yang berbeda. Di Papua, bagian tengah tifa lebih melengkung dan memiliki pegangan pada bagian tengah. Sementara itu, tifa di Maluku berbentuk tabung dan tidak memiliki pegangan. 

Tifa diketahui juga terbagi menjadi beberapa jenis, yaitu Jekir, Potong, Dasar, dan Bas. Pembagian jenis ini dibedakan dari warna suara, sehingga saat dimainkan bersama harus disesuaikan dengan warna suara dan fungsi masing-masing.

5. Kolintang

Kolintang atau kulintang merupakan alat musik tradisional yang berasal dari Sulawesi Utara. Alat musik ini terbuat dari kayu yang disusun dan dimainkan dengan cara dipukul. Dikenal luas di masyarakat Minahasa, kolintang kerap kali digunakan untuk upacara adat, pertunjukan musik, serta pertunjukan tari.

Apa manfaat belajar bermain alat musik bagi tumbuh kembang anak?

Selain mempelajari jenis-jenis alat musik secara teori, tak ada salahnya Bunda juga mengajak anak belajar memainkan alat musik secara langsung. Dikutip dari Parents, bermain alat musik dapat membantu meningkatkan keterampilan akademis dan motorik juga, lho.

Dengan memahami ketukan, ritme, dan tangga nada, anak dapat belajar cara membagi, membuat pecahan, dan mengenali pola pada perhitungan.

Selain itu, instrumen tertentu terutama yang dibunyikan dengan cara dipukul, dapat membantu anak mengembangkan koordinasi dan keterampilan motoriknya. Termasuk pergerakan tangan, lengan, dan kaki. 

Jadi, jangan ragu untuk mempelajari jenis-jenis alat musik tradisional sekaligus cara memainkannya juga, ya. Selain bermanfaat untuk pengetahuan budaya anak, ini juga membantu proses tumbuh kembangnya.

Demikian informasi tentang beberapa jenis alat musik tradisional khas Indonesia yang kini sudah mendunia. Yuk ajak si Kecil mempelajari lagi jenis-jenis alat musik ini lebih lanjut, Bunda!

(som/som)
Share yuk, Bun!

Ayo sharing bersama HaiBunda Squad dan ikuti Live Chat langsung bersama pakar, Bun! Gabung sekarang di Aplikasi HaiBunda!
Rekomendasi
Pantau terus tumbuh kembang Si Kecil setiap bulannya hanya di Aplikasi HaiBunda!