sign up SIGN UP search


parenting

7 Cara Bermain Uno, Bisa untuk Mengisi Libur Akhir Pekan

Haikal Luthfi Jumat, 28 May 2021 19:00 WIB
bermain kartu UNO caption
Jakarta -

Bermain merupakan aktivitas yang menyenangkan. Selain itu, memilih permainan haruslah bermanfaat. Salah satunya Bunda bisa mencoba permainan Uno.

Yup, Uno adalah sebuah permainan yang dimainkan dengan kartu. Selama pandemi tentunya kita dianjurkan lebih banyak beraktivitas di dalam rumah. Sehingga, permainan ini bisa menjadi alternatif anak bermain saat mengisi waktu luang mereka.

Berdasarkan penelitian berjudul A Simulation of Coevolution Using Playing Card pada tahun 2007 menyebutkan bahwa permainan kartu yang digunakan sebagai media pembelajaran dapat meningkatkan hasil belajar dan keaktifan anak lho Bunda.


Pada permainan kartu Uno, para pemain hanya perlu mencocokkan angka atau warna dari kartu teratas pada dek kartu. Selain itu, permainan ini juga sebagai bentuk pengenalan angka dan warna pada anak.

Sebuah studi berjudul Bermain Uno Modifikasi Terhadap Kemampuan Mengenal Konsep Bilangan Pada Anak Autis pada tahun 2016 menjelaskan bahwa aktivitas seperti membilang, mencocokkan, mengurutkan, dan menulis bilangan 1-9 dapat menggunakan kartu Uno. Sehingga, ini bisa dijadikan salah satu alternatif pengenalan konsep bilangan pada anak, Bunda.

Permainan ini sendiri bertujuan mencari pemain pertama yang memainkan kartu terakhir di genggaman tangan. Saat menggenggam kartu terakhir, pemain diwajibkan berteriak 'UNO' sebagai aturan permainan.

Jika tidak, dan ada pemain lain berteriak terlebih dulu saat pemain tersebut hanya memiliki satu kartu, maka ia harus dihukum dengan mengambil kartu lagi, Bunda. Pemenang dalam permainan ini adalah pemain dengan skor terendah.

Permainan Uno sangat asyik dimainkan beramai-ramai. Nah Bunda, simak ulasan selengkapnya mengenai permainan yang satu ini!

Permainan Uno

Kartu UNOKartu UNO/ Foto: Business Insider

Dalam sejarahnya permainan ini diciptakan oleh Merle Robbins di Ohio, Amerika Serikat pada tahun 1971. Uno yang berarti 'satu' mulai banyak digemari, serta masuk ke Indonesia pada tahun 80 an dan cukup mendapat banyak peminat.

Kartu Uno sendiri memiliki empat jenis warna, yakni merah, biru, hijau, dan kuning. Serta masing-masing memiliki angka 0-9, Bunda. Selain kartu-kartu tersebut, ada pula jenis kartu yang memiliki fungsi khusus.

Mengutip laman Kiddle, antara lain sebagai berikut:

  • Skip Card : Jika kartu ini dimainkan, maka orang berikutnya dalam antrian untuk bermain kehilangan gilirannya atau dilewati.
  • Reverse Card : Urutan permainan berganti arah (searah jarum jam ke berlawanan arah jarum jam atau sebaliknya).
  • Wild Card : Pemain dapat mengubah warna yang sedang dimainkan ke warna apapun.
  • Wild Draw 4 Card: Pemain dapat mengubah warna berikutnya untuk dicocokkan; pemain berikutnya secara berurutan menarik empat kartu dan melewatkan satu giliran.
  • Draw 2 Card: Pemain berikutnya secara berurutan menarik dua kartu dan melewatkan satu giliran.
  • Blank Card: Merupakan kartu tambahan, bila kartu dari dek hilang atau rusak, sehingga dapat menggunakan Blank Card atau Kartu Kosong sebagai penggantinya.

Cara bermain Uno

Permainan Uno merupakan salah satu permainan kartu yang populer di dunia. Kartu yang memiliki empat warna yang merupakan permainan kartu yang sederhana. Tetapi, diperlukan strategi yang menjadi kunci kemenangan dalam permainan ini, Bunda.

Permainan Uno terdiri dari setiap pemain yang secara bergantian harus mencocokkan kartu terbuka paling atas di tumpukan atau memainkan salah satu kartu khusus. Adapun mengutip laman The Spruce Crafts sebagai berikut:

  1. Pada awal giliran, pemain dapat mencocokkan nomor atau warna kartu yang menghadap ke atas dengan kartu di tangan mereka. Jika kartunya cocok, permainan dilanjutkan ke pemain berikutnya.
  2. Jika pemain tidak memiliki kartu yang cocok tetapi memiliki Wild Card atau Wild Draw 4 Card di tangan, maka mereka dapat memilih untuk memainkan kartu tersebut. Kartu jenis Wild Card memungkinkan pemain untuk memilih warna apa pun.
  3. Pemain harus mengambil kartu paling atas dari tumpukan dek kartu, bila tidak dapat memainkan kartu dari tangannya. Jika kartu yang ditarik tidak dapat dimainkan, mereka terus mengambil kartu dari tumpukan dek kartu sampai ketemu kartu yang cocok dan dapat dimainkan.
  4. Pemain tidak dipaksa untuk memainkan kartu yang cocok dari tangan mereka. Mereka dapat memilih untuk memainkan Wild Card atau mengambil kartu baru dari tumpukan dek kartu.
  5. Jika pemain memilih untuk menarik kartu, mereka harus terus mencari sampai mereka menerima kartu yang dapat dimainkan. Mereka tidak dapat memainkan kartu yang awalnya ada di tangan mereka setelah memilih untuk mengambil kartu dari tumpukan dek kartu.
  6. Setelah pemain cocok dengan kartu terbuka, permainan dilanjutkan ke pemain berikutnya. Di awal permainan, permainan berlanjut di sebelah kiri pemain searah jarum jam. Sesuai dengan namanya, Reverse Card akan merubah arah pemain selanjutnya dari kiri ke kanan atau kanan ke kiri.
  7. Reverse Card yang dimainkan dalam permainan dua orang bertindak untuk melewati. Jika kartu terakhir diambil dari tumpukan dek, semua kartu yang telah dimainkan kecuali kartu yang menghadap ke atas harus dikocok dan digunakan sebagai tumpukan dek baru. Ini dapat berlanjut sebanyak mungkin sampai pemain kehabisan kartu di tangan mereka.

(haf/som)
Share yuk, Bun!

Rekomendasi