sign up SIGN UP search


parenting

5 Jenis Penyakit Kulit yang Umum Terjadi pada Anak

Haikal Luthfi Jumat, 11 Jun 2021 14:40 WIB
Girl applying cream on allergic skin, eczema treatment. Ilustrasi anak/ Foto: iStock
Jakarta -

Tidak hanya orang dewasa, anak-anak juga bisa terkena penyakit kulit Bunda. Kondisi ini dapat terjadi karena berbagai faktor, bisa karena situasional hingga faktor genetik.

Ya, kulit merupakan bagian terluar tubuh yang menerima berbagai paparan sehingga mudah sekali mengalami gangguan. Beberapa kondisi bisa sifatnya ada yang ringan bahkan hingga yang dapat mengancam jiwa.

"Beberapa dari tanda dan gejala penyakit kulit sama sekali tidak berbahaya (namun tetap mengganggu), beberapa yang lain bisa menjadi tanda peringatan dari masalah medis yang lebih serius," kata Heather L. Brannon, MD, seorang dokter kulit dilansir dari laman Very Well Health.


Jadi ada baiknya Bunda mengetahui jenis dan penyebab terjadinya gangguan pada kulit. Pada pembahasan kali ini, HaiBunda akan membahas jenis penyakit kulit apa saja yang secara umum dapat dialami oleh anak. Simak ulasan berikut ini!

Jenis penyakit kulit pada anak

Penyakit kulit kerap kali dianggap sepele oleh sebagian orang, karena ini berkaitan dengan bagaimana cara menjaga kebersihan tubuh. Padahal, banyak faktor yang bisa menyebabkan munculnya penyakit kulit. Terutama pada bayi dan anak, Bunda

Adapun dirangkum dari berbagai sumber, beberapa jenis penyakit kulit yang kerap terjadi pada mereka, antara lain:

1. Ruam kulit

Ruam kulit umumnya terjadi karena infeksi virus dan bakteri. Kondisi ini sering kali terjadi pada bayi, yang menyebabkan kulit memerah dan iritasi karena popok. Kulit bayi yang sangat sensitif, serta ukuran popok yang tidak sesuai atau bahan yang kurang nyaman dapat menyebabkan ruam pada kulitnya.

"Kebanyakan ruam popok terjadi ketika kulit sensitif bayi bersentuhan dengan urine dan feses," kata Tiffany Fischman, MD, FAAP seorang dokter anak di Rumah Sakit Brigham, Boston Amerika, dikutip dari The Washington Post.

Sedangkan pada anak yang lebih besar, ruam kulit kerap menyerang hampir semua bagian tubuh, Bunda. Menurut ahli kesehatan anak John Mersch, MD, FAAP, ruam kemerahan di kulit bisa disebabkan banyak hal. Misalnya iritasi kulit, reaksi obat, infeksi, atau alergi.

"Kebanyakan ruam kulit disebabkan virus yang tidak membahayakan anak-anak dan akan hilang dengan sendirinya. Tapi, ada juga yang sifatnya serius," ujar Mersch, dilansir eMedicine Health.

2. Cacar

Cacar disebabkan oleh virus Varicella zoster yang sering terjadi pada anak-anak. Biasanya penyakit ini ditandai dengan bintik bintik pada sekujur tubuh (termasuk wajah), berwarna kemerahan, dan terdapat cairan isi dari benjolan tersebut jika sudah membesar.

Penyakit cacar bisa jadi sangat serius karena sifatnya menular, Bunda. Mengutip Momjunction, Rata-rata, tiga dari sepuluh orang yang meninggal akibat dari infeksi cacar, sedangkan yang selamat dari penyakit ini meninggalkan bekas luka permanen di wajah dan sekujur tubuhnya.

Anak-anak sudah seharusnya mendapatkan vaksin cacar. Namun, apabila si kecil pernah terkena cacar, maka kemungkinan besar tidak akan terkena lagi, Bunda.

3. Campak

Campak atau Morbili adalah penyakit akibat infeksi virus yang sering menyerang anak. Gejala yang ditimbulkan meliputi batuk pilek, demam tinggi, hingga disertai ruam merah di sekujur tubuh.

Mengutip laman WebMD, campak biasanya terjadi secara bertahap selama sekitar 2-3 minggu. Selama 10-14 hari pertama setelah terkena virus, biasanya tidak akan memiliki tanda-tanda apa pun. Hal ini merupakan fase di mana virus mengalami masa inkubasi.

Sama halnya dengan cacar, pencegahan campak dilakukan dengan pemberian vaksin. Menurut Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) merekomendasikan pemberian vaksin campak dan rubella (MR) masuk dalam jadwal imunisasi rutin dan diberikan kepada anak usia 9 bulan, hingga 18 bulan.

4. Eksim

Eksim atau dermatitis atopik dapat terjadi pada bayi dan anak. Kondisi ini dapat menyebabkan kulit kering, cenderung gatal, serta bisa membuat mereka tidak nyaman, Bunda

Belum diketahui Penyebab pasti penyakit eksim. Dikutip dari laman Kid Health, penyakit ini dimungkinkan terjadi karena adanya perbedaan cara sistem kekebalan tubuh bereaksi terhadap suatu kondisi. Faktor Alergi kulit disinyalir juga terlibat dalam beberapa bentuk eksim.

Selain itu, anak dengan eksim biasanya memiliki anggota keluarga yang juga terindikasi eksim. Para ahli berpendapat bahwa kondisi tersebut bisa karena faktor genetika yang diturunkan dari orang tua ke anak mereka. Lebih lanjut, penyakit ini tidaklah menular.

5. Impetigo

Impetigo adalah infeksi kulit menular yang banyak dialami oleh bayi dan anak, Bunda. Ini disebabkan oleh bakteri dan membutuhkan pengobatan antibiotik.

Impetigo adalah penyakit kulit menular yang biasanya disebabkan oleh bakteri. Kondisi ini menyebabkan kulit menjadi gatal, melepuh berisi cairan dan kulit menjadi merah, Bunda. Penyakit ini sangat mudah menyerang anak berusia dua sampai lima tahun.

"Penyakit ini lebih sering terjadi pada anak-anak yang lebih kecil, dari balita hingga usia lima tahun. Tentu saja, orang dewasa bisa mendapatkannya, tetapi mereka tidak sebanyak anak-anak," kata dokter kulit anak di Minneapolis, Sheilagh Maguiness, dikutip dari Today's Parent.

Bunda, simak juga penjelasan dokter tentang bahaya menggunakan kaus kaki basah, dalam video di bawah ini:

[Gambas:Video Haibunda]

(haf/som)
Share yuk, Bun!

Rekomendasi