sign up SIGN UP search


parenting

Dongeng Anak: Kotak Istimewa Titi Tupai

Putri Utami Dewi Ningtyas/Rumah Dongeng Mentari Rabu, 06 Oct 2021 10:09 WIB
Ilustrasi tupai caption
Jakarta -

Dongeng anak sebelum tidur kali ini mengangkat judul Kotak Istimewa Titi Tupai, BundaBerikut kisah selengkapnya.

"Titi, ayo berangkat sekolah," kata ibu Tupai.
"Tunggu, Titi belum selesai merapikan barang," kata Titi Tupai.

Titi sangat suka mengumpulkan benda-benda kesayangan di kotak istimewa. Jika ia sedang berjalan-jalan lalu menemukan benda asing, Titi akan mengambil dan menyimpannya ke kotak.


Saat Titi berangkat sekolah, ia menemukan pena jingga tergeletak di jalan dan segera menyimpannya ke dalam kotak istimewa. Jarak beberapa langkah, ia menemukan benda berkilau berbentuk bulat pipih. Sigap ia mengambil dan segera menyimpannya ke dalam kotak istimewa.

Di sekolah, Titi senang memperlihatkan kotak istimewanya kepada teman-teman. Mereka takjub melihat banyaknya benda yang ada dalam kotak. Namun, ada juga teman yang tidak suka.

Suatu hari, Koko mengambil benda di dalam kotak tersebut tanpa izin. Ketika tahu ada barangnya yang hilang, Titi sedih dan menangis karena semua benda di dalam kotak miliknya itu berharga.

Sesampai di rumah, Titi bercerita kepada ibunya apa yang terjadi. "Koko pasti sangat suka dengan benda itu jadi dia hanya meminjamnya sebentar," kata ibu sambil menenangkan Titi.

Menjelang sore, pak Beno si beruang mendatangi rumah bu Titi. Tak sengaja pak Beno bercerita bahwa ia kehilangan koin kesayangannya dan ibu Beno kehilangan pena jingganya.

Mendengarnya, Titi langsung teringat kotak penyimpanannya dan langsung memperlihatkan pada bapak dan ibu Beno. Sontak pak Beno terkejut menemukan koin kesayangannya di dalam kotak tersebut. Namun, ibu Beno tak menemukan barang kesayangannya di dalam kotak istimewa.

Titi jadi teringat benda yang diambil oleh Koko. Itu adalah pena jingga milik Bu Beno. Mereka pun lalu langsung menuju rumah Koko. Setelah bercerita kepada ibu Koko, Koko pun mengembalikan barang yang diambilnya dari Titi yang ternyata milik ibu Beno. Wajah ibu Beno senang sekali saat pena jingga miliknya ditemukan.

"Maaf Titi. Maaf bu Beno. Koko sangat suka pena ini karena jingga adalah warna kesukaanku. Dan aku takut meminta izin kepada Titi karena Titi sangat sayang dengan barang-barangnya."

Mendengarnya, Titi berjalan mendekat. "Aku tidak akan marah Koko. Kamu boleh meminjam barang-barangku. Dan kita juga bisa memainkannya bersama."

Terlihat senyum di wajah Koko merekah. "Wah kamu tidak marah? Terima kasih Titi. Baiklah, lain kali aku akan meminta izin terlebih dahulu."

[Gambas:Video Haibunda]



(som/som)
Share yuk, Bun!

Ayo sharing bersama HaiBunda Squad dan ikuti Live Chat langsung bersama pakar, Bun! Gabung sekarang di Aplikasi HaiBunda!
Rekomendasi
Pantau terus tumbuh kembang Si Kecil setiap bulannya hanya di Aplikasi HaiBunda!