PARENTING
Aturan PTM 100% Berdasarkan Status PPKM Wilayah, DKI Jakarta Seperti Apa?
Annisa Karnesyia | HaiBunda
Kamis, 06 Jan 2022 11:23 WIBPembelajaran Tatap Muka (PTM) 100 persen telah diterapkan di DKI Jakarta. Pemberlakuan ini sesuai dengan Surat Keputusan Bersama (SKB) empat Menteri tentang Panduan Penyelenggaraan Pendidikan Pembelajaran di Masa Pandemi untuk tahun ajaran 2022.
Dalam SKB ini, pengaturan pembelajaran dilaksanakan berdasarkan status Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM), Bunda. Dengan ketentuan tertentu, PTM dapat dilaksanakan 100 persen.
Nah, PTM 100 persen ini ternyata mendapatkan reaksi beragam dari para orang tua murid lho. Misalnya, di Instagram @dkijakarta, ada orang tua yang mengeluh anaknya tidak bisa lagi melakukan Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) karena belajar melalui zoom sudah dihapus. Padahal, anaknya diizinkan untuk bisa PJJ di rumah.
"Sekolah anak kami SD Swasta di Jaksel, memang memberikan opsi PJJ untuk siswa yg belum PTM, tapi yang biasanya sebelumnya anak2 di rumah bisa belajar dengan gurunya langsung online melalui zoom/gmeet sekarang hanya akan dikirim modul dan tugas saja tanpa pembelajaran.dengan adanya opsi hak siswa mendapat pengajaran melalui daring dan penilaian menurut saya keputusan sekolah yang membedakan fasilitas dengan sebelumnya kurang bisa kami terima," tulis akun in***.
"Izin lapor Pak @aniesbaswedan Sekolah anak kami (SD Swasta Jaksel) jadwal vaksin dosis 1 baru 7 Januari. Besok 4 Januari sudah mulai PTM. Murid yang tidak PTM hanya diberi modul PPT tanpa ada pembelajaran online. Info Pemprov DKI ini sudah kami sampaikan ke pihak sekolah. Rekomendasi terbaru IDAI (per Januari ada di IG @idai_ig ) juga sudah kami sampaikan. Tapi sekolah tetap tidak berikan belajar online. Mohon diberi arahan Pak agar anak2 yang tidak PTM tetap dapat pembelajaran dari para guru. Terima kasih," kata @cu***.
PTM 100 persen memang sudah berlangsung. Lalu bagaimana nasib orang tua yang khawatir dan bagaimana dengan sistem PJJ di rumah bagi siswa yang tidak PTM?
Humas dan KAL Dinas Pendidikan Provinsi DKI Jakarta, Taga Radja Gah, M.Pd, menjelaskan bahwa PTM 100 persen sudah sesuai dengan SKB empat menteri. Orang tua yang khawatir bukan diberikan pilihan, melainkan kelonggaran untuk anaknya PJJ.
"Itu kan SKB empat menteri jelas tertera semua harus PTM, tidak ada pilihan lain. Namun, Dinas Pendidikan DKI Jakarta masih memberikan peluang bagi orang tua yang masih khawatir, boleh anak belajar melalui e-learning. Jadi bukan disuruh pilih," kata Taga saat dihubungi HaiBunda, Rabu (5/1/21).
Menurut Taga, semua kebijakan terkait proses pembelajaran diserahkan pada sekolah masing-masing. Ini juga termasuk keputusan untuk menghapus kelas online, Bunda.
"Karena ada kebijakan PTM, pihak sekolah juga memilih PTM. Ini juga sesuai kemampuan sekolah. Ketika sekolah memang hanya mampu mengadakan pembelajaran e-learning, maka silahkan untuk belajar di rumah tapi tugas diserahkan melalui email, WA (WhatsApp), atau platform belajar. Tapi kalau sekolahnya mampu dan punya teknologi canggih dengan hybrid learning, itu lebih baik. Jadi jangan dipaksakan harus sama," ujarnya.
Selama PTM berlangsung, banyak anak belum mendapatkan vaksin full. Ini pula menjadi kekhawatiran orang tua? Seperti apa tanggapan Taga?
Baca halaman berikutnya ya.
Simak juga alasan Nadiem ingin sekolah segera tatap muka, dalam video berikut:
(ank/rap)
VAKSIN ANAK DAN PTM TERBATAS
Halaman Selanjutnya
TOPIK TERKAIT
ARTIKEL TERKAIT
Siswa dan Guru Positif COVID-19, 15 Sekolah di Jakarta Ini Setop PTM 100%
PTM Terbatas 2022 100 Persen di DKI Jakarta, Ortu Tak Lagi Bisa Memilih Bun
PTM Terbatas dengan 100 Persen Siswa telah Diizinkan, Ini Rekomendasi IDAI Bun
Kisah 2 Bunda yang Anaknya PTM, Khawatir hingga Siapkan Perlengkapan Prokes
TERPOPULER
Momen Haru Farah Quinn Lepas Anak Sulung Armand Kuliah di Boston, Intip Potretnya
Nina Zatulini Umumkan Hamil Anak Keempat, Mohon Doa untuk Diberikan Kesehatan
Mengenal Gangguan Psikosomatis, Gejala dan Cara Pencegahannya
7 Resep MPASI Ubi Ungu untuk Bayi 6-10 Bulan yang Lezat dan Bergizi
Terungkap Isi Kapsul Waktu yang Dikubur Putri Diana 30 Tahun Lalu
REKOMENDASI PRODUK
11 Rekomendasi Loose Powder untuk Kulit Kering hingga Berminyak
Amira SalsabilaREKOMENDASI PRODUK
10 Obat Anak untuk Mengatasi Susah Buang Air Besar
Asri EdiyatiREKOMENDASI PRODUK
7 Rekomendasi Skincare Anak 8 Tahun yang Aman dan Cara Memilihnya yang Tepat
Nadhifa FitrinaREKOMENDASI PRODUK
10 Rekomendasi Calming Rub Cream untuk Bantu Redakan Batuk Pilek hingga Kembung
Nadhifa FitrinaREKOMENDASI PRODUK
Ngopi Santai ala Bunda Kekinian? Coba 5 Rekomendasi Kopi Susu Ini
PritadanesTERBARU DARI HAIBUNDA
Momen Haru Farah Quinn Lepas Anak Sulung Armand Kuliah di Boston, Intip Potretnya
7 Resep MPASI Ubi Ungu untuk Bayi 6-10 Bulan yang Lezat dan Bergizi
Mengenal Gangguan Psikosomatis, Gejala dan Cara Pencegahannya
Nina Zatulini Umumkan Hamil Anak Keempat, Mohon Doa untuk Diberikan Kesehatan
Sukses Lewat Drakor The Glory, Aktor Jung Sung Il Ternyata Masih Kerja Paruh Waktu
FOTO
VIDEO
DETIK NETWORK
-
Insertlive
Prabowo Subianto Datangi Rumah Duka Ojol Meninggal usai Dilindas Mobil Brimob
-
Beautynesia
Tubuh Membeku dan Pikiran Gelisah? Kenali Fenomena "Sleep Demons" dan Cara Mengatasinya
-
Female Daily
Dari Thermal Spring Water ke #LifeChangingSkincare, Ini 50 Tahun Perjalanan La Roche-Posay
-
CXO
GOT7 Rilis Album Baru, Persiapan Harus Lewat Video Call Karena Hal Ini
-
Wolipop
Foto: Gaya Ahmad Sahroni Pakai Jam Tangan Mewah, Kinerjanya di DPR Dikritik
-
Mommies Daily
10 Film Keluarga Terbaik, Menurut Produser Film JUMBO