HaiBunda

PARENTING

Ini Ciri-ciri Sakit Kepala yang Jadi Gejala Khas Omicron

Tim Haibunda   |   HaiBunda

Sabtu, 26 Feb 2022 14:08 WIB
Ilustrasi sakit kepala/Foto: Getty Images/staticnak1983
Jakarta -

Infeksi COVID-19 varian Omicron memang bisa menimbulkan banyak gejala, tapi ada beberapa gejala yang khas dan bisa dibedakan dengan gejala penyakit lain Bunda. Salah satunya adalah munculnya sakit kepala.

Di antara berbagai macam keluhan mulai dari rasa lemas, sakit tenggorokan, nyeri tubuh, batuk, dan hidung meler, sakit kepala adalah yang mudah dikenali karena biasanya lebih dialami di bagian frontal.

Ahli penyakit infeksi dr William Schaffner dari Vanderbilt University School of Medicine mengatakan biasanya lebih terasa di bagian frontal. Artinya sakit lebih dominan pada area dahi daripada di bagian belakang kepala.


Berikut beberapa ciri sakit kepala yang bisa diwaspadai jadi gejala Omicron seperti dikutip dari berbagai sumber:

1. Cenderung bersifat sedang hingga parah

Intensitas sakit kepala tergantung pada pemicu. Sakit kepala ringan biasanya disebabkan tekanan kerja dan bisa parah jika dipicu kondisi migrain.

Pada kasus infeksi varian Omicron, sakit kepala sebagian besar sedang hingga parah. Rasanya seperti berdenyut, menekan atau menusuk, yang jarang terjadi pada kasus sakit kepala umum.

2. Bisa berhari-hari

Sakit kepala akibat infeksi varian Omicron bisa berlangsung selama beberapa hari meski pasien telah meminum obat penghilang rasa sakit secara teratur.

3. Terasa di kedua sisi kepala

Pada banyak kasus, sakit kepala hanya terasa di satu sisi kanan atau kiri, atau pada bagian tengah kepala. Namun pada kasus infeksi varian Omicron, rasa sakit kepala dirasakan di kedua sisi kepala.

Seluruh bagian kepala mungkin terasa tegang dan sakit.

Banner Makanan Harus Dihindari untuk Cegah Omicron/ Foto: HaiBunda/Novita Rizki

4. Semakin parah pada pasien dengan riwayat radang sinus

Menurut para ahli, sakit kepala akibat infeksi varian Omicron bisa menjadi reaksi peradangan tubuh saat melawan virus. Saat virus berkembang biak di sistem pernapasan, virus juga mempengaruhi sinus yang menyebabkan peradangan.

Untuk mengatasi sakit kepala karena Omicron, ahli penyakit infeksi Profesor Thomas Russo dari University at Buffalo menyarankan konsumsi obat-obatan pereda nyeri seperti ibuprofen. Tidak lupa juga obat-obatan dekongestan bila nyeri terasa berkaitan dengan peradangan di sinus.

BACA ARTIKEL LENGKAPNYA DI SINI.

(pri/pri)

Simak video di bawah ini, Bun:

7 Ciri Sakit Kepala Karena Gigi Bungsu, Bunda Wajib Tahu!

TOPIK TERKAIT

ARTIKEL TERKAIT

TERPOPULER

5 Potret Reza SMASH Resmi Menikah di KUA & Pulang Naik Moge Curi Perhatian Netizen

Mom's Life Amira Salsabila

11 Barang yang Tidak Boleh Disimpan di Bawah Wastafel Dapur, Waspadai Bahayanya

Mom's Life Amira Salsabila

Bikin Bangga! Potret Cinta Laura Jadi Duta Nasional UNICEF Indonesia

Mom's Life Annisa Karnesyia

Singkirkan 6 Benda Ini Jelang Imlek, Dianggap Pembawa Sial di Rumah

Mom's Life Annisa Karnesyia

USG Rahim Bersih: Ciri dan Cara Mengetahui setelah Keguguran

Kehamilan Dwi Indah Nurcahyani

REKOMENDASI
PRODUK

TERBARU DARI HAIBUNDA

20 Kado Anniversary Pernikahan untuk Pasangan yang Bagus dan Berguna

Singkirkan 6 Benda Ini Jelang Imlek, Dianggap Pembawa Sial di Rumah

5 Potret Reza SMASH Resmi Menikah di KUA & Pulang Naik Moge Curi Perhatian Netizen

USG Rahim Bersih: Ciri dan Cara Mengetahui setelah Keguguran

11 Barang yang Tidak Boleh Disimpan di Bawah Wastafel Dapur, Waspadai Bahayanya

FOTO

VIDEO

DETIK NETWORK