sign up SIGN UP search


parenting

Belajar Makan MPASI Bikin Bayi Sembelit? Coba Atasi dengan 3 Cara Mudah Ini

Annisa Karnesyia   |   Haibunda Kamis, 16 Jun 2022 14:00 WIB
Anak makan Belajar Makan MPASI Bikin Bayi Sembelit? Coba Atasi dengan 3 Cara Mudah Ini/ Foto: iStock
Jakarta -

Sembelit menjadi salah satu masalah pencernaan yang kerap dialami bayi MPASI. Bayi yang sembelit umumnya mudah rewel karena sulit mengejan saat mengeluarkan feses, Bunda.

Sembelit merupakan kondisi ketika seorang anak memiliki feses yang sangat keras, dan BAB menjadi lebih sedikit daripada biasanya. Penyebab sembelit beragam. Selain karena pola makan salah, kondisi ini dapat terjadi karena anak kurang cairan.

Bila tidak segera ditangani, sembelit bisa dengan cepat menjadi lebih buruk. Feses yang keras dapat menyakitkan untuk dikeluarkan. Selain itu, perut anak biasanya akan terasa sakit.


Mengatasi sembelit

Sembelit pada bayi MPASI dapat diatasi kok, Bunda. Berikut telah HaiBunda rangkum 3 cara mengatasi sembelit pada bayi MPASI:

1. Memberikan makanan mengandung serat

Bunda dapat memberikan makanan mengandung serat pada anak untuk mengatasi sembelit. Tapi ingat ya, hindari memberikan makanan tinggi serat pada anak yang pertama kali MPASI.

Pemberian makanan berserat tinggi tidak akan memperbaiki sembelit, Bunda. Makanan ini justru dapat menghambat penyerapan nutrisi Si Kecil.

Makanan mengandung serat dapat diberikan sesuai kebutuhan bayi. Pada bayi yang sudah makan menu keluarga, makanan tinggi serat dibutuhkan untuk meningkatkan mikroflora usus serta menjaga sistem pencernaan. Beberapa contoh makanan mengandung serat adalah biji-bijian, buah apel, dan brokoli.

Anak makanIlustrasi Bayi MPASI Makan/ Foto: Getty Images/iStockphoto/johnnyscriv

2. Mandi air hangat

Memandikan bayi dengan air hangat juga dapat menjadi cara mengatasi sembelit, Bunda. Air hangat dapat mengendurkan otot-otot perut Si Kecil yang sakit karena susah BAB.

Mandi air hangat juga dapat membuat bayi berhenti mengejan. Tubuh Si Kecil pun akan terasa lebih rileks.

3. Mencukupi kebutuhan cairan

Memenuhi asupan cairan sangat penting untuk melancarkan saluran pencernaan Si Kecil. Minum cukup air dapat mencegah feses menjadi kering dan menjaga anak agar tetap terhidrasi.

Bunda dapat menambahkan asupan cairan, misalnya memberikan air mineral setelah anak makan. Air mineral juga dapat dicampurkan saat membuat menu MPASI.

Nah, Bunda dapat memilih air mineral dengan kandungan mineral esensial yang baik untuk tubuh seperti Le Minerale. Tak hanya itu, Le Minerale juga terjamin lebih bersih dan higienis karena menggunakan galon yang selalu baru. Jadi, bukan galon bekas yang dicuci ulang nih, Bunda. Galon beningnya juga membuat kita merasa aman.

Selain itu, kualitas dan kebersihan air mineral juga terjamin karena tutup Galon rapat dan kedap udara. Ini artinya air mineral di dalamnya terjamin dari kontaminasi debu, kotoran, dan cemaran virus tentunya.

Yuk jaga kesehatan Bunda dan keluarga dengan mengonsumsi air mineral berkualitas yang terjamin lebih bersih, lebih aman, dan lebih sehat mulai sekarang!

Bunda, yuk download aplikasi digital Allo Bank di sini. Dapatkan diskon 10 persen dan cashback 5 persen.

Simak juga tanda bahaya diare pada anak, dalam video berikut:

[Gambas:Video Haibunda]

(ank/rap)
fase-anak
Anak Usia 7-12 Bulan Ketahui lebih jauh perkembangan anak 7-12 bulan. Cek Yuk arrow-right
Share yuk, Bun!
Ayo sharing bersama HaiBunda Squad dan ikuti Live Chat langsung bersama pakar, Bun! Gabung sekarang di Aplikasi HaiBunda!
Rekomendasi
Pantau terus tumbuh kembang Si Kecil setiap bulannya hanya di Aplikasi HaiBunda!