PARENTING
5 Pola Asuh Bisa Sebabkan Anak Minder, Ini Cara Mengatasinya
Kinan | HaiBunda
Sabtu, 18 Mar 2023 19:55 WIBTanpa disadari, ada beberapa pola asuh penyebab anak minder yang dilakukan oleh orang tua. Efeknya anak jadi tak percaya diri saat beraktivitas. Hmm, Bunda pernah melakukannya juga?
Dikutip dari Raising Children, saat anak merasa minder mereka cenderung tidak menyukai dirinya sendiri. Bisa jadi anak juga merasa tidak berharga, tidak percaya pada diri sendiri, dan tidak yakin pada segala hal di sekitarnya.
Padahal rasa percaya diri sangat penting bagi 'bekal' tumbuh kembang anak, termasuk untuk:
- Mencoba hal-hal baru
- Kembali bangkit ketika segala sesuatunya tidak berjalan sesuai rencana
- Melakukan hal-hal yang mungkin biasanya tidak disukai oleh anak
- Menghadapi tantangan
Saat anak berani mencoba melakukan hal baru, menghadapi tantangan dan bangkit kembali, mereka belajar dan tumbuh secara mental. Inilah sebabnya mengapa minder termasuk dapat menghambat perkembangan anak.
Pola asuh penyebab anak minder
Hubungan yang hangat dan penuh kasih dengan keluarga, terutama orang tua, menjadi salah satu dasar untuk membangun kepercayaan diri anak. Sebab dengan hal ini, anak merasa dihargai.
Misalnya, orang tua dapat memberikan lebih banyak interaksi responsif dan peduli terhadap anak. Meski begitu, ada beberapa pola asuh penyebab anak minder lainnya yang perlu dihindari oleh orang tua, termasuk seperti:
1. Terlalu protektif
Melindungi anak memang menjadi tanggung jawab orang tua, tetapi jika dilakukan secara berlebihan dampaknya justru menghambat perkembangan mereka dan berisiko membuat minder.
Memberi kesempatan pada anak untuk memilih dan bereksplorasi akan meningkatkan rasa percaya dirinya. Hal ini akan membuat anak lebih mampu menghadapi apa pun yang terjadi dalam hidup mereka.
2. Melarang anak merasakan emosi
Sah-sah saja jika Bunda ingin segera menghibur anak saat mereka sedih atau menenangkan saat mereka marah. Namun, pahami bahwa cara orang tua bereaksi terhadap emosi anak memberi berdampak besar pada perkembangan kecerdasan emosional dan harga dirinya.
Maka dari itu, melarang merasakan emosi juga menjadi salah satu pola asuh penyebab anak minder lho, Bunda. Dibanding melarang, latih anak untuk mengidentifikasi apa yang memicu ledakan emosi tersebut dan ajari mereka cara mengendalikannya.
Mental dan emosi yang terkendali merupakan salah satu pondasi penting bagi hubungan sosial anak di masa depan.
3. Tidak menerima kesalahan
Dalam proses belajar, wajar jika anak sesekali melakukan kesalahan. Namun sayangnya, sebagian orang tua tidak mau menerima kesalahan apa pun dan bahkan menjadi marah atas hal tersebut.
Hati-hati, situasi ini dapat membuat anak khawatir dan tidak mau melakukan kesalahan lagi di kemudian hari. Efeknya anak pun jadi tidak percaya diri untuk dapat memulai sesuatu yang baru.
Perlu dipahami bahwa agar anak tak minder, orang tua sebaiknya mempertimbangkan kembali pentingnya memberi dukungan bahkan saat anak melakukan kesalahan. Tegur jika memang perlu dan beri bimbingan kembali.
4. Menuntut ekspektasi terlalu tinggi
Memberi tujuan memang penting bagi anak, tetapi jika ekspektasi yang dituntut terlalu tinggi atau berlebihan ini justru dapat membuat anak menyerah bahkan sebelum memulainya.
Sebagai contoh, anak diminta untuk selalu mendapat nilai 100 saat ulangan di sekolah. Jika nilainya kurang dari itu maka ada hukuman berat tanpa toleransi.
Situasi demikian tak hanya rentan membuat anak merasa tertekan, tapi juga tidak percaya diri dan minder terhadap kemampuannya sendiri sejak awal.
5. Kurang apresiasi
Apresiasi sangat penting diberikan oleh orang tua untuk membangun rasa percaya diri anak. Jika upaya yang dilakukannya justru selalu diabaikan, anak berisiko jadi minder dan tidak mau mencoba kembali hal-hal yang diminatinya.
Tak perlu dengan pujian berlebihan atau barang-barang mewah, Bunda bisa menunjukkan apresiasi dengan mengucapkan terima kasih atas usaha anak dalam mencapai sesuatu.
Cara mengatasi anak yang minder
Lalu jika anak sudah terlanjur minder dan tak percaya diri dengan kemampuannya, apa upaya yang bisa dilakukan orang tua?
Psikolog Carl Pickhardt mengatakan bahwa seorang anak yang kurang percaya diri akan enggan mencoba hal-hal baru atau menantang karena takut gagal atau mengecewakan orang lain.
"Musuh rasa percaya diri adalah keputusasaan dan ketakutan. Jadi orang tua dapat mendorong dan mendukung anak terutama saat mereka sedang berusaha menangani tugas-tugas sulit," ungkap Pickhardt, seperti dikutip dari The Independent.
Berikut beberapa cara yang dapat Bunda dan Ayah lakukan untuk mengatasi anak yang minder seperti dilansir berbagai sumber:
1. Hargai usaha anak
Tak peduli apakah anak menang atau kalah, jangan lupa untuk memberi apresiasi atas jerih payahnya. Dengan begitu, di kesempatan berikutnya anak akan mampu kembali bangkit dan mencoba melakukan yang lebih baik lagi.
2. Beri dukungan atas minat anak
Setiap anak tentu memiliki hobi atau minat masing-masing di bidang tertentu. Memberi dukungan pada minat positif pun bisa menjadi cara mengatasi anak yang minder. Misalnya, Bunda bisa menemani anak saat ia sedang senang melukis.
3. Biarkan anak memecahkan masalahnya sendiri
Jika orang tua selalu mengekang anak dan mencegahnya berusaha sendiri, maka mereka tidak akan pernah mengembangkan kemampuan dan kepercayaan diri untuk memecahkan masalah.
"Bantuan yang terlalu banyak dari orang tua dapat mencegah perkembangan rasa percaya diri pada anak," imbuh Pickhardt.
Demikian ulasan tentang pola asuh penyebab anak minder dan cara mengatasinya. Yuk mulai latih rasa percaya diri anak dengan memberinya dukungan, Bunda.
Bunda ingin membeli produk kesehatan dan kebutuhan untuk anak. Langsung aja yuk, Bun klik di sini.
(fir/fir)Simak video di bawah ini, Bun:
Kenali 5 Cara Menjaga Kesehatan Mental Anak, Bunda Punya Peran Penting
TOPIK TERKAIT
ARTIKEL TERKAIT
7 Tips Mengasuh Anak Generasi Alpha , Kuncinya Good Enough Parenting
20 Nasihat Parenting Aneh Sepanjang Masa, Bayi Diletakkan Dalam Sepatu
3 Teknik Mengendalikan Emosi Bunda saat Memarahi Anak
Kunci Sukses Pola Asuh Ideal, Ini Saran Ahli
TERPOPULER
Terpopuler: Transformasi Tissa Biani Turun Hampir 10 Kg
Bahaya Tersembunyi Menempatkan Cermin di Kamar Tidur Menurut Feng Shui
Momen Anak Artis Jago Main Ice Skating hingga Ikut Kompetisi, Ada Putri Fitri Tropica
12 Kalimat yang Tanpa Disadari Bikin Pekerja Hebat Terlihat Tidak Profesional
Tak Sengaja Menjatuhkan Adik, Balita Ini Justru Menyelamatkannya dari Risiko Stroke
REKOMENDASI PRODUK
5 Rekomendasi Muted Eyeshadow untuk Look Lembut dan Tidak Mencolok
Amira SalsabilaREKOMENDASI PRODUK
10 Lotion Anti Nyamuk untuk Bayi yang Aman dan Melindungi Kulit Si Kecil
Nadhifa FitrinaREKOMENDASI PRODUK
9 Sepatu Karet Perempuan Waterproof yang Nyaman saat Hujan, Cocok untuk Kerja
Amira SalsabilaREKOMENDASI PRODUK
9 Underpad Bayi untuk Perlindungan Maksimal, Pilih yang Aman dan Bagus Bun!
Nadhifa FitrinaREKOMENDASI PRODUK
5 Rekomendasi Bidet Portable yang Bisa Dibawa Ibu Hamil saat Bepergian & Liburan
Dwi Indah NurcahyaniTERBARU DARI HAIBUNDA
Kisah Ratu Wilhelmina dan Penolakannya terhadap Kemerdekaan Indonesia
Terpopuler: Transformasi Tissa Biani Turun Hampir 10 Kg
Bahaya Tersembunyi Menempatkan Cermin di Kamar Tidur Menurut Feng Shui
Momen Anak Artis Jago Main Ice Skating hingga Ikut Kompetisi, Ada Putri Fitri Tropica
12 Kalimat yang Tanpa Disadari Bikin Pekerja Hebat Terlihat Tidak Profesional
FOTO
VIDEO
DETIK NETWORK
-
Insertlive
Mengenal Theresea Kusumadjaja, Wanita Indonesia Pertama yang Tembus Nominasi Grammy Awards
-
Beautynesia
Simak Cerita Lee Sung Kyung Tentang Perannya sebagai Desainer di In Your Radiant Season
-
Female Daily
6 Cheongsam dari Brand Lokal untuk Rayakan Imlek Tahun Ini
-
CXO
GOT7 Rilis Album Baru, Persiapan Harus Lewat Video Call Karena Hal Ini
-
Wolipop
8 Foto Rose BLACKPINK Jadi Model Levi's Tuai Komentar Body Shaming
-
Mommies Daily
Puasa di Usia 40 Tahun ke Atas, Begini Cara Tetap Fit dari Ahli Gizi