sign up SIGN UP search

parenting

Ada Cuti Khusus untuk Bunda Bekerja Jika Anak Disunat, Berapa Hari?

Mutiara Putri   |   Haibunda Minggu, 21 May 2023 20:50 WIB
Ilustrasi Cuti untuk Sunat Anak caption
Jakarta -

Bunda yang anak laki-lakinya sudah cukup usia akan segera disunat, ya? Kalau begitu, Bunda dan Ayah bisa menggunakan cuti khusus yang telah diatur dalam Undang-undang, nih.

Sunat atau khitan merupakan operasi pengangkatan kulit yang menutupi ujung penis. Prosedur ini biasanya dilakukan pada anak laki-laki dalam usia yang berbeda-beda. Hal ini bertujuan untuk membersihkan, merawat, serta menjaga kesehatan seseorang.

Melansir dari laman Mayo Clinic, sunat juga bisa dilakukan sebagai salah satu kebutuhan medis. Misalnya saja seperti kulup terlalu kencang untuk ditarik ke belakang melewati kelenjar.


Dalam kasus lain, terutama di beberapa wilayah bagian Afrika, sunat direkomendasikan untuk anak laki-laki atau laki-laki dewasa. Kegiatan ini dilakukan untuk mengurangi risiko infeksi menular seksual tertentu.

Cuti khusus untuk mengkhitankan anak

Bunda yang ingin mengkhitankan anak tidak perlu khawatir tidak bisa berada di samping mereka ketika prosedur dilakukan, ya. Pasalnya, Bunda bisa mengajukan cuti khusus, lho.

Mengutip dari UU No.13 Tahun 2003 yang dikeluarkan oleh Kementerian Perindustrian RI, cuti khusus jika anak disunat dijelaskan dalam Pasal 93 ayat 2 dan 4 yang bunyinya sebagai berikut:

Isi Pasal 93 ayat 2

Ketentuan sebagaimana dimaksud dalam ayat 1 (upah tidak dibayar apabila pekerja/buruh tidak melakukan pekerjaan) tidak beraku dan pengusaha wajib membayar upah apabila:

a. Pekerja/buruh sakit sehingga tidak dapat melakukan pekerjaan.
b. Pekerja/buruh perempuan yang sakit pada hari pertama dan kedua masa haidnya sehingga tidak dapat melakukan pekerjaan.
c. Pekerja/buruh tidak masuk bekerja karena pekerja/buruh menikah, menikahkan, mengkhitankan, membaptiskan anaknya, istri melahirkan atau keguguran kandungan, suami atau istri atau anak atau menantu atau orang tua atau mertua atau anggota keluarga dalam satu rumah meninggal dunia.
d. Pekerja/buruh tidak dapat melakukan pekerjaannya karena sedang menjalankan kewajiban terhadap negara.
e. Pekerja/buruh tidak dapat melakukan pekerjaannya yang telah dijanjikan tetapi pengusaha tidak mempekerjakannya, baik karena kesalahan sendiri maupun halangan yang seharusnya dapat dihindari pengusaha.
f. Pekerja/buruh bersedia melakukan pekerjaan yang telah dijanjikan tetapi pengusaha tidak mempekerjakannya, baik karena kesalahan sendiri maupun halangan yang seharusnya dapat dihindari pengusaha.
g. Pekerja/buruh melaksanakan hak istirahat.
h. Pekerja/buruh melaksanakan tugas serikat pekerja/serikat buruh atas persetujuan pengusaha.
i. Pekerja/buruh melaksanakan tugas pendidikan dari perusahaan.

Lantas, berapa lama cuti khusus yang bisa Bunda dapatkan? Lihat selengkapnya di laman berikutnya, yuk.

Bagi Bunda yang mau sharing soal parenting dan bisa dapat banyak giveaway, yuk join komunitas HaiBunda Squad. Daftar klik di SINI. Gratis!

Simak juga video serba-serbi pubertas dini pada anak berikut ini:

[Gambas:Video Haibunda]



JUMLAH CUTI KHUSUS KHITAN ANAK
BACA HALAMAN BERIKUTNYA
HALAMAN :
Share yuk, Bun!
BERSAMA DOKTER & AHLI
Bundapedia
Ensiklopedia A-Z istilah kesehatan terkait Bunda dan Si Kecil
Rekomendasi
Ayo sharing bersama HaiBunda Squad dan ikuti Live Chat langsung bersama pakar, Bun! Gabung sekarang di Aplikasi HaiBunda!
ARTIKEL TERBARU
  • Video
detiknetwork

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

Pantau terus tumbuh kembang Si Kecil setiap bulannya hanya di Aplikasi HaiBunda!