PARENTING
Anak Terlahir Albino, Apa Penyebabnya? Ciri, Risiko Komplikasi, dan Perawatan
Meita Fajriana | HaiBunda
Senin, 05 Jun 2023 22:05 WIBAlbinisme adalah kelainan genetik langka di mana anak dilahirkan dengan jumlah pigmen melanin yang tidak biasa. Melanin adalah zat kimia dalam tubuh yang menentukan warna kulit, rambut, dan mata.
Kondisi ini menyebabkan kurangnya pigmen pada kulit, rambut, dan mata, sehingga terkadang disertai gangguan penglihatan. Albinisme ini biasanya disebabkan oleh berbagai mutasi gen.
Melansir dari laman Cleveland Clinic, kata albino sendiri berasal dari kata Latin "albus", yang berarti putih. Orang dengan albinisme juga disebut albino. Albinisme dapat mempengaruhi orang-orang dari semua ras dan semua kelompok etnis Bunda. Kebanyakan anak albino memiliki kulit, rambut, dan mata yang sangat pucat Bunda.
Mereka rentan terhadap sengatan matahari dan kanker kulit. Melanin juga terlibat dalam perkembangan saraf optik, sehingga anak yang terlahir albino memiliki risiko masalah penglihatan.
"Albinisme adalah kondisi genetik langka yang disebabkan oleh mutasi gen tertentu yang memengaruhi jumlah melanin yang diproduksi tubuh. Melanin mengontrol pigmentasi atau warna kulit, mata, dan rambut Anda. Orang dengan albinisme memiliki kulit, mata, dan rambut yang sangat pucat. Mereka berada pada peningkatan risiko masalah penglihatan, kulit dan sosial," kata Susan Bard dokter spesialis kulit yang berbasis di Amerika Serikat dikutip dari laman Healthline beberapa waktu lalu.
Ciri-ciri albino
Gejala albinisme biasanya terlihat pada warna kulit, rambut, dan mata seseorang, tetapi terkadang perbedaannya kecil. Orang dengan albinisme juga sensitif terhadap efek sinar matahari, sehingga berisiko lebih tinggi terkena kanker kulit.
Meskipun tidak ada obat untuk albinisme, orang dengan gangguan tersebut dapat mengambil langkah-langkah untuk melindungi kulit dan mata mereka serta mendapatkan perawatan mata dan kulit yang tepat.
Gejala albinisme melibatkan warna kulit, rambut dan mata, serta penglihatan. Berikut penjelasannya yang dilansir dari laman Healthline.
1. Kulit
Ciri atau gejala albinisme yang paling mudah terlihat adalah kulit berwarna sangat terang dibandingkan dengan saudara kandung atau kerabat darah lainnya. Hal ini dipengaruhi oleh pigmentasi sehingga kulit terlihat lebih putih.
Orang keturunan Afrika yang memiliki albinisme lebih mungkin memiliki kulit berwarna coklat muda atau merah coklat dan memiliki bintik-bintik. Bagi sebagian orang lainnya, warna kulit mungkin hampir sama dengan orang tua atau saudara kandung tanpa albinisme.
Setelah terkena paparan sinar matahari, beberapa anak albino mungkin mengalami kondisi kulit seperti berikut ini Bunda:
- Bintik-bintik hitam di kulit
- Tahi lalat, dengan atau tanpa warna, yang terkadang berwarna merah muda.
- Bintik-bintik besar di kulit yang disebut solar lentigin
- Terbakar sinar matahari akibat ketidakmampuan kulit untuk berjemur di bawah sinar matahari.
Bagi sebagian orang dengan albinisme, warna kulit tidak bisa berubah. Bagi yang lain, produksi melanin dapat dimulai atau meningkat selama masa kanak-kanak dan remaja, mengakibatkan sedikit perubahan warna saat mereka dewasa
2. Warna Rambut
Warna rambut anak albino bisa berkisar dari sangat putih hingga coklat. Orang keturunan Afrika atau Asia yang memiliki albinisme mungkin memiliki warna rambut kuning, merah, atau coklat. Warna rambut juga bisa menjadi gelap pada awal masa dewasa mereka.
Hal ini karena rambut berkontak dengan mineral dalam air dan lingkungan, membuat rambut tampak lebih gelap seiring bertambahnya usia.
3. Warna mata
Pada anak yang terlahir albino, bulu mata dan alis seringkali berwarna pucat. Warna mata dapat berkisar dari biru muda hingga coklat dan dapat berubah seiring bertambahnya usia.
Pada anak albino, bagian mata yang berwarna, yang disebut iris, biasanya tidak memiliki cukup pigmen. Sehingga ini memungkinkan cahaya melalui iris dan membuat mata sangat sensitif terhadap cahaya terang.
4. Penglihatan
Masalah penglihatan adalah ciri utama dari semua jenis albinisme. Masalah mata dan penglihatan biasanya dialami anak albino adalah sebagai berikut:
- Gerakan bolak-balik mata yang cepat dan tidak dapat dikontrol, disebut nistagmus.
- Posisi kepala atau postur kepala yang tidak biasa, seperti memiringkan kepala untuk mencoba mengurangi gerakan mata dan melihat lebih baik.
- Mata yang tidak dapat melihat ke arah yang sama pada waktu yang sama atau terlihat juling, yaitu suatu kondisi yang disebut strabismus.
- Masalah melihat benda dekat atau benda jauh, yang disebut rabun dekat atau rabun jauh.
- Sensitivitas ekstrim terhadap cahaya, yang disebut fotofobia.
- Perbedaan lekukan permukaan depan mata atau lensa di dalam mata, disebut astigmatisme, yang menyebabkan penglihatan kabur.
- Perbedaan perkembangan lapisan tipis jaringan di bagian dalam dinding belakang mata, yang disebut retina. Perbedaan ini mengakibatkan berkurangnya penglihatan.
- Sinyal saraf dari retina ke otak yang tidak mengikuti jalur saraf biasa di mata. Ini disebut misrouting saraf optik.
- Persepsi kedalaman yang buruk, yang berarti tidak dapat melihat sesuatu dalam tiga dimensi dan menilai seberapa jauh suatu objek.
- Kebutaan sebagian yaitu penglihatan kurang dari 20 atau 200 meter atau kebutaan total.
Perawatan albino
Apakah ada pengobatan untuk anak albino? Jawabannya tidak ada obat untuk meneyembuhkan albinisme. Tetapi perawatan yang baik dapat membantu meringankan gejala dan mencegah kerusakan akibat sinar matahari Bunda. Perawatan ini dapat berupa sebagai berikut:
- Menggunakan kacamata hitam untuk melindungi mata dari sinar ultraviolet (UV) matahari
- Gunakan pakaian pelindung dan tabir surya untuk melindungi kulit dari sinar UV
- Kacamata resep untuk memperbaiki masalah penglihatan
- Operasi pada otot mata untuk memperbaiki gerakan mata yang tidak normal
- Hasil dari uji klinis kecil yang dilansir dari Mayoclinic, menunjukkan bahwa obat nitisinone dapat membantu meningkatkan melanin pada kulit dan rambut penderita albino. Diperlukan lebih banyak penelitian untuk ini.
Bagaimana keadaan jangka panjang anak albino?
Sebagian besar bentuk albinisme tidak memengaruhi harapan hidup seseorang. Beberapa sindrom seperti Sindrom Hermansky-Pudlak, sindrom Chediak-Higashi, dan sindrom Griscelli memang memengaruhi harapan hidup.
Ini karena masalah kesehatan yang terkait dengan sindrom tersebut. Semua sindrom ini sangat jarang terjadi. Jika begitu, anak albino harus membatasi aktivitas di luar ruangan karena kulit dan matanya sensitif terhadap sinar matahari. Karena sinar UV dari matahari dapat menyebabkan kanker kulit dan kehilangan penglihatan pada beberapa anak albino Bunda.
Bagi Bunda yang mau sharing soal parenting dan bisa dapat banyak giveaway, yuk join komunitas HaiBunda Squad. Daftar klik di SINI. Gratis!
Simak video di bawah ini, Bun:
Catat Bun, Ini 5 Tips Mengatasi Anak yang Susah Tidur Saat Sakit
TOPIK TERKAIT
ARTIKEL TERKAIT
7 Ciri Sindrom Turner, Kelainan Genetik yang Bahayakan Anak Perempuan
Bayi Perempuan Lahir Tanpa Tangan & Kaki, Dokter dan Keluarga Bingung
Tubuh Gadis Cilik Membatu Setelah Alami Kulit Bersisik dan Melepuh Parah
Mengenal Hiperplasia Adrenal Kongenital
TERPOPULER
38 Nama Bayi Ini Dilarang di New Zealand, Termasuk Favorit Keluarga Kim Kardashian
Potret Cantik Hesti Purwadinata dan Ayu Ting Ting Kenakan Busana ala Dracin
5 Cara Mengatur Keuangan Rumah Tangga dan Alokasinya di Tengah Kondisi Ekonomi saat Ini
Makanan Ultraproses (UPF) Terbukti Ganggu Kesuburan dan Pertumbuhan Embrio
11 Ciri Gumoh yang Berbahaya pada Bayi ASI dan Cara Mengatasinya
REKOMENDASI PRODUK
3 Rekomendasi Baju Anak Perempuan yang Terinspirasi dari Para Pemeran Na Willa
Nadhifa FitrinaREKOMENDASI PRODUK
5 Rekomendasi Kompor Listrik yang Awet dan Cocok untuk Dapur Modern
Amira SalsabilaREKOMENDASI PRODUK
5 Rekomendasi Sunscreen untuk Kulit Berminyak, Sudah Coba Bunda?
Amira SalsabilaREKOMENDASI PRODUK
9 Rekomendasi Obat Lambung untuk Ibu Hamil yang Aman Tersedia di Apotek
Annisa KarnesyiaREKOMENDASI PRODUK
26 Rekomendasi Merek Sepatu Terkenal Branded Asal Indonesia & Luar Negeri, Bagus & Awet
Natasha ArdiahTERBARU DARI HAIBUNDA
Potret Rumah Eross & Sarah Chandra di Yogyakarta, Bergaya Vintage Estetik
Manfaat Bone Broth untuk Anak, Benarkah Baik untuk Berat Badan dan Daya Tahan Tubuh?
38 Nama Bayi Ini Dilarang di New Zealand, Termasuk Favorit Keluarga Kim Kardashian
5 Cara Mengatur Keuangan Rumah Tangga dan Alokasinya di Tengah Kondisi Ekonomi saat Ini
11 Ciri Gumoh yang Berbahaya pada Bayi ASI dan Cara Mengatasinya
FOTO
VIDEO
DETIK NETWORK
-
Insertlive
Video: Baca Nota Pembelaan, Ammar Zoni Berharap Dihukum Sewajarnya
-
Beautynesia
Kontrak Berakhir, Mark Hengkang dari SM Entertainment dan NCT
-
Female Daily
Ju Ji Hoon dan Ha Ji Won Terjebak Intrik Politik di Dunia Hiburan dalam ‘Climax’!
-
CXO
GOT7 Rilis Album Baru, Persiapan Harus Lewat Video Call Karena Hal Ini
-
Wolipop
Sudah Tidur Lama Tapi Masih Capek? Ternyata Tubuh Butuh 7 Jenis Istirahat Ini
-
Mommies Daily
Kuis: Siapa Suami Virtual Kamu di Boyfriend on Demand? Cari Tahu Tipe Ideal Kamu!