PARENTING
Cerita dr Richard Lee Punya Anak Alami Autisme, Usia 4 Th Belum Bisa Bicara
ANNISAAFANI | HaiBunda
Rabu, 07 Jun 2023 19:31 WIBSelama ini, dr. Richard Lee cukup tertutup terkait anak-anaknya, Bunda. Namun beberapa waktu yang lalu, pria berusia 37 tahun ini mengaku memiliki anak dengan kondisi autis.
Kisah ini ia bagikan saat ngobrol dengan Inge Anugrah di kanal YouTubenya. Dalam konten tersebut, dokter spesialis kecantikan ini menyebut bahwa anak ketiganyalah yang mengalami kondisi tersebut.
"Aku enggak pernah spill. Anak ketiga aku autism," ujarnya.
Membesarkan anak dengan kondisi tersebut memang enggak mudah. Meski begitu, ia tetap optimistis dan yakin bahwa orang tua yang dikaruniai anak dengan kondisi tersebut termasuk yang luar biasa.
"Dan menurutku, orang tuanya diberikan anak berkebutuhan khusus itu, orang yang luar biasa," ujarnya.
Lebih lanjut, alumni Universitas Sriwijaya ini juga menjelaskan kondisi sang putra. Katanya, anak bungsunya yang kini sudah berusia 4 tahun, masih belum bisa berbicara dengan baik.
"Sampai sekarang, anak aku umur 4 tahun belum bisa bicara," katanya.
"Speech delay, beberapa dokter kasih diagnosanya itu."
Gangguan autisme
Gangguan spektrum autisme menjadi hal yang perlu diperhatikan, Bunda. Ini merupakan kondisi yang berkaitan dengan perkembangan otak anak, sehingga dapat mengganggu cara anak berkomunikasi, berinteraksi, dan bersosialisasi dengan orang lain.
Anak yang mengalami kondisi autis sulit menjalin hubungan timbal balik. Mereka juga kurang mengekspresikan emosi dan menunjukkan respon ketika diajak bicara.
Hubungan autisme dengan kemampuan bahasa anak
Anak yang mengalami autisme memiliki tanda telat bicara atau speech delay. Sementara itu, biasanya anak mulai berkomunikasi dengan orang-orang di sekitarnya pada usia 2 tahun.
Bahkan, ada anak-anak yang berkomunikasi di usia lebih cepat. Beberapa anak sudah bisa berbicara padahal usianya belum genap 2 tahun.
Bagi bunda yang anaknya mengalami telat bicara, sebaiknya segera lakukan pemeriksaan lebih lanjut untuk mengetahui kemungkinan apakah ada tanda-tanda autis lainnya atau tidak. Pelajari lebih jauh ciri-ciri autisme di bawah ini.
Ciri anak autis
Ada beberapa ciri anak autis berdasarkan perilakunya dan fisiknya Bunda. Misalnya saja sebagai berikut:
1. Memiliki minat terbatas
Anak dengan kondisi autisme memiliki minat yang terbatas dan hanya menyukai hal-hal tertentu. Jadi, mereka kurang bereksplorasi dengan lingkungan sekitarnya.
Misalnya, jika anak-anak lainnya senang bermain dan mendorong mobil agar mobil berjalan, anak autis justru hanya tertarik pada hal tertentu seperti roda mobil. Contoh lainnya ketika anak lain diberikan mainan balok dan bisa menyusunnya, anak autis tidak mengerti cara kerja mainan balok tersebut.
2. Membuat gerakan berulang
Biasanya anak dengan kondisi autis kerap melakukan gerakan yang berulang. Terkadang mereka suka memutar-mutar tangan, atau menggerak-gerakkan tangan dengan cara lainnya.
3. Gangguan persepsi sensorik
Anak autis juga memiliki masalah pada persepsi sensoriknya. Bisa saja mereka mengalami hipersensitif atau hiposensitif. Artinya, anak autis kerap merasa takut dan tidak menyukai suara-suara tertentu.
4. Tidak bisa mengontrol emosi
Terkadang anak autis mengalami gangguan pada emosinya. Mereka tidak bisa berbagi dan memberitahu apa yang mereka rasakan.
5. Tidak memiliki kontak mata
Anak autis memiliki wajah seperti anak-anak pada umumnya karena mereka mengalami gangguan pada interaksi sosialnya. Namun, anak autis tidak melakukan kontak mata, Bunda.
Ketika anak autis berbicara dengan seseorang, mereka tidak menatap lawan bicaranya. Meskipun berbicara dengan orang tuanya, mereka tidak pernah melakukan kontak mata.
Jika anak autis melakukan kontak mata, kontak yang diberikan sangat minim. Durasinya terlalu singkat dan tidak adi kuat.
Pengobatan anak autis
Ketika anak didiagnosa autis, bunda bisa memberikan beberapa terapi agar bisa berkomunikasi, berbicara, dan berinteraksi. Penanganan pertama, bawa Si Kecil ke dokter atau klinik tumbuh kembang untuk menegakkan diagnosis terkait gangguan spektrum yang dialaminya.
Dalam klinik tumbuh kembang, biasanya sudah terdapat dokter anak dan dokter rehabilitasi medis yang akan terus memantau dan melihat perkembangan anak.
Ketika anak dinyatakan autis, terapi dibutuhkan agar bisa berbicara seperti anak lainnya. Tak hanya itu, terapi ini juga dilakukan agar anak tumbuh lebih mandiri dan bisa menjalani kegiatan sehari-hari.
Selama diterapi, ciri-ciri anak autis akan terlihat lebih jelas karena pengamatan atau observasinya berjalan lebih panjang.
Teruskan membaca di halaman berikut ya, Bunda.
Bagi Bunda yang mau sharing soal parenting dan bisa dapat banyak giveaway, yuk join komunitas HaiBunda Squad. Daftar klik di SINI. Gratis!
Benarkah autisme bisa dideteksi dari perkembangan bahasa anak? Simak penjelasannya dalam video berikut, ya:
(AFN/pri)
JENIS TERAPI ANAK AUTIS
Halaman Selanjutnya
TOPIK TERKAIT
ARTIKEL TERKAIT
TERPOPULER
Cara Mengenali Orang dengan IQ Tinggi dari Kebiasaannya yang Lebih Suka di Rumah
15 Cafe yang Dilengkapi Playground di Jakarta Lengkap dengan Estimasi Harga Menu
Terlahir Tanpa Rahim, Bunda Ini Tak Menyerah & Kini Jalani Program IVF demi Punya Momongan
Anak Masih Susah Pegang Pensil dengan Benar? Ketahui Penyebab & Cara Mengatasinya
Pesona Artis Hamil Anak Pertama dalam Balutan Outfit Stylish, Shenina Cinnamon hingga Adinda Thomas
REKOMENDASI PRODUK
5 Panci Deep Fryer Kecil Multifungsi Stainless Steel Anti Lengket dan Tahan karat
Amira SalsabilaREKOMENDASI PRODUK
7 Rekomendasi Sampul Buku Lengkap dari Aesthetic, Plastik Bening, Cokelat, dan Warna
Nadhifa FitrinaREKOMENDASI PRODUK
7 Alat Pel Lantai yang Bagus dari Putar, Tanpa Bilas & Otomatis
Amira SalsabilaREKOMENDASI PRODUK
5 Rekomendasi Hair Tonic Bantu Atasi Rambut Rontok
Amira SalsabilaREKOMENDASI PRODUK
7 Lap Microfiber Terbaik untuk Membersihkan Rumah, Motor, dan Mobil
Amira SalsabilaTERBARU DARI HAIBUNDA
5 Kebiasaan Orang Kaya yang Membuatnya Hidup Semakin Sukses
Sarapan Sehat Jadi Bekal Penting Anak untuk Lebih Fokus Belajar, Energen Ajak Orang Tua Biasakan Sejak Dini
Anak Masih Susah Pegang Pensil dengan Benar? Ketahui Penyebab & Cara Mengatasinya
Terlahir Tanpa Rahim, Bunda Ini Tak Menyerah & Kini Jalani Program IVF demi Punya Momongan
15 Cafe yang Dilengkapi Playground di Jakarta Lengkap dengan Estimasi Harga Menu
FOTO
VIDEO
DETIK NETWORK
-
Insertlive
Insert Investigasi: Aksi Ibu-ibu Nekat Menumpang di Bagasi Bus hingga WNI Ditawan Perampok Somalia
-
Beautynesia
6 Cara Mengenali Orang yang Haus Validasi dalam Hubungan dari Kebiasaannya
-
Female Daily
MASSHIRO&Co. Rayakan 1 Dekade Lewat The Summer Capsule 2026!
-
CXO
GOT7 Rilis Album Baru, Persiapan Harus Lewat Video Call Karena Hal Ini
-
Wolipop
Foto Lamaran Asnawi Mangkualam-Yuriska Patricia, Serasi Berbusana Pink Pastel
-
Mommies Daily
7 Event Jakarta 29 Juni–5 Juli 2026, dari Jakarta X Beauty hingga Konser Seru