parenting

Ciri Autisme pada Bayi yang Mudah Dikenali Sejak Dini

Yuni Ayu Amida Jumat, 13 Sep 2019 12:59 WIB
Ciri Autisme pada Bayi yang Mudah Dikenali Sejak Dini
Jakarta - Melihat tumbuh kembang si buah hati adalah pengalaman tidak terlupakan bagi Ayah dan Bunda. Namun bagi orang tua yang anaknya mengidap gangguan spektrum autisme (ASD), tentu butuh perjuangan lebih saat membesarkan sang anak.

Autisme adalah kecacatan perkembangan kompleks yang memengaruhi keterampilan sosial seperti bermain, belajar, dan berkomunikasi, demikian disampaikan Thomas Frazier, Ph.D, seorang psikolog klinis yang juga peneliti autisme. Kasus autisme sendiri memiliki tingkatan dari ringan sampai parah.

"Beberapa orang tua mengenali tanda-tanda ketika bayi mereka berusia sekitar 6 - 12 bulan, dan mungkin bahkan lebih awal," tutur Frazier, dilansir Parents.


Selain itu, Frazier menerangkan bahwa dokter biasanya tidak tahu persis apa yang menyebabkan autisme, tetapi diyakini sebagai kombinasi faktor lingkungan dan genetik. Keadaan tertentu juga meningkatkan peluang anak mengidap autisme.

"Misalnya, jika Anda memiliki saudara kandung dengan autisme, risiko pada Anda meningkat menjadi sekitar rata-rata 20 persen," terangnya.

Frazier juga menyatakan bahwa faktor risiko lain termasuk di antaranya kelahiran prematur, berat badan lahir rendah, komplikasi persalinan, dan orang tua yang hamil di usia lanjut.

Ciri Autisme pada Bayi yang Mudah Dikenali Sejak DiniFoto: instagram


Sebenarnya, beberapa orang tua bisa mengenali tanda-tanda autisme pada anaknya. Namun, tergantung pada gejala dan tingkatannya. Bayi dengan autisme terkadang gagal berkomunikasi melalui suara atau gerak tubuh, dan mungkin tidak merespons stimulasi sosial.

"Perhatikan apakah bayi bereaksi terhadap informasi sosial dan lingkungan. Dalam tahun pertama kehidupan, bayi mulai mengoceh dan menggunakan gerakan seperti menunjuk," jelas Frazier.

Selain itu, Frazier menjabarkan beberapa ciri bayi yang mengidap autisme, yang bisa orang tua kenali sejak dini. Di antaranya si kecil tidak menanggapi suara keras, tidak menangkap dan memegang benda, tidak tersenyum pada orang. Dia juga tidak mengoceh dan memperhatikan wajah-wajah baru yang ditemuinya.

Dikatakan dr.Kresno Mulyadi, Sp.KJ, psikiater dari RS Omni Hospital Alam Sutera Jakarta, orang tua perlu memahami tanda-tanda anak mengidap autisme. Sejak bayi berusia setahun, periksa kondisi sosial dan emosionalnya.

"Umumnya, bayi 6 bulan sudah bisa tersenyum ketika diajak bercanda. Namun, ada kalanya bayi tidak tersenyum karena memiliki keterlambatan perkembangan. Nah, gangguan seperti ini baiknya dideteksi sejak dini," ucap Kresno, dilansir detikcom.


Selain itu, ciri lain bayi autisme yang bisa dikenali sejak usia dini adalah: di usia 2 sampai 3 bulan, bayi jarang melakukan kontak mata ketika diajak berkomunikasi. Saat usia 6 bulan, bayi tidak tertawa atau membuat ekspresi gembira lainnya.

Sedangkan di usia sekitar 8 bulan, bayi tidak mengikuti pandangan mata ketika orang yang menatapnya memalingkan muka ke benda lain. Lalu saat usia 9 bulan, bayi belum mulai mengoceh. Dan usia setahun, bayi tidak merespons atau menoleh ketika namanya dipanggil.

Jadi, Bunda perlu waspada ya kalau si kecil menunjukkan ciri-ciri autisme di atas.

Simak pula tayangan atlit autisme ini, Bun.

[Gambas:Video 20detik]

(yun/muf)
Share yuk, Bun!
Artikel Terkait

Rekomendasi