PARENTING
Anak Demam saat Pulang Mudik, Ketahui Pertolongan Pertamanya
Kinan | HaiBunda
Kamis, 11 Apr 2024 12:50 WIBSetelah melewati perjalanan mudik yang melelahkan, anak jadi rentan sakit dan salah satu gejalanya yakni demam. Bagaimana pertolongan pertama anak demam saat pulang mudik?
Dikutip dari Johns Hopkins Medicine, demam terjadi ketika suhu tubuh anak mengalami kenaikan hingga mencapai di atas 38 derajat Celcius.
National Health Service (NHS) UK juga menyebut bahwa suhu tinggi sebenarnya merupakan respons alami tubuh untuk melawan infeksi, termasuk infeksi virus seperti batuk dan pilek.
Selain itu, demam juga bisa menjadi salah satu pertanda bahwa tubuh sedang aktif membuat antibodi alami. Nantinya antibodi ini akan mengenali infeksi saat mencoba menyerang lagi.
Penyebab anak demam setelah mudik
Ada beberapa faktor yang bisa menjadi penyebab mengapa anak sakit atau bergejala demam setelah pulang mudik. Salah satunya karena kelelahan, yang kemudian membuat sistem imunnya melemah.
Akibatnya, paparan virus dan bakteri rentan menyerang dan menimbulkan infeksi, yang kemudian direspons tubuh dengan demam. Kurang tidur dan perubahan pola makan juga bisa menjadi penyebab anak sakit bergejala demam setelah mudik.
Pastikan anak mengonsumsi makanan yang sehat dan cukup tidur setelah pulang perjalanan mudik. Ini akan membantu tubuh anak beristirahat dan imunnya pun dapat bekerja dengan baik kembali.
Pertolongan pertama anak demam
Jika anak sudah terlanjur demam setelah pulang mudik, lalu pertolongan pertama apa yang dapat dilakukan orang tua? Berikut ulasannya seperti dilansir berbagai sumber:
1. Perbanyak asupan cairan
Saat suhu tubuh sedang naik, anak rentan mengalami dehidrasi. Untuk mencegah hal tersebut terjadi dan membantu menurunkan suhu tubuh anak, jangan lupa pastikan kebutuhan cairan hariannya terpenuhi.
Selain dengan minum air putih sesuai kebutuhan, pemenuhan kebutuhan cairan juga bisa didapat dari asupan buah-buahan, kuah sup dan sayuran.
2. Berendam air hangat
Ketika anak sedang demam, hindari memandikan dengan air dingin karena dapat membuatnya menggigil dan merasa sangat tidak nyaman. Biarkan ia berendam air hangat, lalu pastikan untuk langsung menyeka kering tubuhnya setelah selesai.
3. Berikan makanan bergizi dan bertekstur lembut
Sering kali saat demam anak jadi tidak nafsu makan, jadi untuk membantu memenuhi kebutuhan nutrisi Bunda bisa memberikan makanan hangat dan bertekstur lembut. Misalnya seperti sup kuah atau sup krim.
4. Tidur cukup
Agar anak bisa istirahat dengan lebih nyaman, pastikan kamar tidurnya cukup nyaman, suhu ruangan cukup sejuk, lampu tidak terlalu terang, dan suasana kamar tidak berisik.
5. Kompres hangat
Apabila mandi atau berendam air hangat terasa sulit bagi anak saat demam, Bunda bisa memberikan kompres hangat sebagai langkah alternatif.
Kompres bagian lipatan-lipatan tubuh anak seperti ketiak, lipatan lutut, dan selangkangan. Langkah ini dipercaya dapat membantu menurunkan suhu tubuh karena banyak pembuluh darah yang terdapat di sekitar permukaan kulit.
6. Sedia camilan bergizi
Untuk membantu memenuhi kebutuhan nutrisi dan pertolongan pertama anak demam, berikan anak camilan sehat dan kaya nutrisi. Misalnya seperti buah-buahan potong.
Pilihlah buah-buahan yang kaya akan antioksidan, vitamin serta memiliki kadar air tinggi, sehingga mampu membantu tubuh anak dalam melawan infeksi penyebab demam. Contohnya seperti jeruk, jambu biji, apel, atau semangka.
7. Gunakan pakaian tipis dan berbahan nyaman
Dikutip dari Healthy Children, menggunakan pakaian tipis dan nyaman bisa menjadi cara menurunkan panas anak. Dengan begitu, suhu panas di dalam tubuh anak akan 'keluar'.
Apabila Si Kecil justru dipakaikan pakaian yang terlalu tebal dan berlapis, dikhawatirkan panas tubuhnya justru jadi terperangkap.
Demikian ulasan tentang pertolongan pertama anak demam saat pulang mudik. Ingat, jika demam pada Si Kecil tak kunjung turun atau bahkan suhunya semakin naik lebih dari tiga hari, segera cek ke dokter. Semoga bermanfaat, Bunda.
Bagi Bunda yang mau sharing soal parenting dan bisa dapat banyak giveaway, yuk join komunitas HaiBunda Squad. Daftar klik di SINI. Gratis!
(fir/fir)Simak video di bawah ini, Bun:
Mengenal Gejala hingga Penyebab Flu Singapura pada Bayi, Waspada Bun
TOPIK TERKAIT
ARTIKEL TERKAIT
Kondisi Anak yang Perlu Diberi Obat Penurun Demam dari Dubur
7 Mitos Anak Demam yang Masih Sering Dipercaya
Kapan Anak yang Demam Perlu Dibawa ke Dokter?
Pertolongan Pertama Anak Demam
TERPOPULER
7 Zodiak yang Paling Cepat Bosan, Tidak Suka Hal Monoton
Jarang Tersorot, Intip Potret Blair Putri Randy Pangalila yang Berwajah Bule
Fenomena Coffee Badging Jadi Tren Baru di Dunia Kerja, Apa Itu?
7 Hal yang Harus Dihindari saat Menggunakan KB IUD
Ciri Kepribadian Orang yang Suka Warna Hijau Menurut Psikologi
REKOMENDASI PRODUK
10 Panci Presto Terbaik untuk Memasak Beragam Makanan Cepat & Mudah
Amira SalsabilaREKOMENDASI PRODUK
5 Rekomendasi Vacuum Cleaner Wet and Dry, Sedot Debu Sekaligus Mengepel Lantai
Amira SalsabilaREKOMENDASI PRODUK
10 Wajan Penggorengan Stainless Steel Bahan Tebal & Anti Lengket
Amira SalsabilaREKOMENDASI PRODUK
5 Rekomendasi Highlighter & Contour Stick Terbaik, Mudah Dipakai Cocok untuk Pemula
Amira SalsabilaREKOMENDASI PRODUK
9 Rekomendasi Buku untuk Ibu Hamil yang Berikan Banyak Tips Bermanfaat
Annisa KarnesyiaTERBARU DARI HAIBUNDA
7 Zodiak yang Paling Cepat Bosan, Tidak Suka Hal Monoton
Jarang Tersorot, Intip Potret Blair Putri Randy Pangalila yang Berwajah Bule
Fenomena Coffee Badging Jadi Tren Baru di Dunia Kerja, Apa Itu?
7 Hal yang Harus Dihindari saat Menggunakan KB IUD
Daftar Harga Sapi dan Kambing Kurban 2026 Beserta Tips Memilihnya
FOTO
VIDEO
DETIK NETWORK
-
Insertlive
Sarwendah Dituding Lakukan Pesugihan di Gunung Kawi, Kuasa Hukum Beri Bantahan
-
Beautynesia
4 Cara Membakar Lemak saat Tidur
-
Female Daily
Cobain Blush On Hack yang Viral di China. Bisa Menutupi Mata Panda?
-
CXO
GOT7 Rilis Album Baru, Persiapan Harus Lewat Video Call Karena Hal Ini
-
Wolipop
Gaya Maia Estianty & Ibunda Alyssa Daguise, Duo Nenek Momong Baby Soleil
-
Mommies Daily
Anak Terlihat Berprestasi, Tapi Diam-Diam Stres? Ini Tanda Ekspektasi Orang Tua Berlebihan