PARENTING
Kenali Ciri-ciri Mata Minus pada Bayi dan Cara Mengatasinya
Mutiara Putri | HaiBunda
Jumat, 11 Oct 2024 04:00 WIBRabun jauh (miopia) atau yang biasa disebut mata minus umumnya terjadi pada anak sekitar usia tujuh sampai 13 tahun, Bunda. Meski begitu, bayi juga memiliki risiko untuk mengalami kondisi ini.
Dokter Spesialis Mata, dr. Dian Estu, SpM, mengungkapkan penyebab yang paling banyak dari mata minus ini adalah keturunan. Namun, kondisi ini juga bisa terjadi karena adanya aktivitas jarak dekat seperti penggunaan gadget.
"Kalau di bawah usia sekolah, pasti ada faktor keturunan atau bawaan dari orang tuanya. Lalu dari kecil mungkin dia sudah diperkenalkan dengan gadget atau kegiatan jarak dekat yang monoton tanpa break (istirahat)," kata dr. Dian Estu, dalam wawancara HaiBunda x ASUS OLED, belum lama ini.
Jika Si Kecil dicurigai memiliki mata minus, sebaiknya segera periksa ke dokter sebelum mereka memasuki usia sekolah, ya. Pemeriksaan pun tetap bisa dilakukan meski anak belum bisa membaca.
"Jadi kalau kita punya orang tua yang minus, enggak usah dipikirin minus berapa, itu lebih baik di bawa ke dokter mata kalau usia anak sudah masuk preschool untuk dilakukan pengecekan mata," ungkap dr. Dian.
Mata minus juga bisa menyerang bayi, Bunda. Untuk mengetahui kondisinya, Bunda perlu berkonsultasi terlebih dahulu dengan dokter spesialis.
Nantinya, bayi akan mendapatkan pemeriksaan retinoskopi. Dengan begitu, Si Kecil bisa mendapatkan kacamata sesuai dengan ukurannya.
"Itu enggak perlu menunggu anaknya baca. Kalau mau dari bayi, itu ada pemeriksaan retinoskopi untuk melihat ukuran kacamata, cuma ini infasif karena perlu ditetes," ujar Dian.
Ciri mata minus pada bayi
Menilik dari laman Healthy Children, ada beberapa ciri mata minus pada bayi yang bisa Bunda perhatikan. Berikut ini deretannya:
- Bayi memegang benda dekat dengan wajahnya
- Bayi menunjukkan sedikit minat atau pengenalan objek di kejauhan
- Bayi menyipitkan mata atau menutup satu matanya untuk bisa melihat
- Bayi sering menggosok matanya
- Bayi berkedip berlebih
- Mata bayi berair
Cara mengatasi mata minus pada bayi
Dilansir dari laman My Kids Vision, ada beberapa cara yang bisa dilakukan untuk mengatasi mata minus pada Si Kecil. Misalnya saja sebagai berikut:
1. Penggunaan kacamata
Lantaran mata anak masih tumbuh dan berkembang, miopia yang mereka idap juga akan berkembang dengan cepat. Jadi, diagnosis dan penatalaksanaan yang tepat waktu penting untuk memperlambat perkembangan kondisi ini.
Bayi dengan mata minus biasanya akan diberi resep kacamata karena pemasangan lensa kontak tidak memungkinkan untuk mereka. Selain itu, perkembangan visual serta kesehatan matanya akan terus dipantau.
2. Mengembangkan visual normal anak
Tidak semua dokter mata akan langsung meresepkan kacamata untuk bayi yang mengidap mata minus. Beberapa mungkin akan memastikan perkembangan visual normal anak terlebih dahulu.
3. Tetes mata
Tetes mata atropin telah terbukti efektif dalam memperlambat perkembangan mata minus pada anak-anak yang masih berusia di bawah lima tahun. Ini adalah obat tetes yang dioleskan pada mata setiap hari sekali pada malam hari sebelum tidur.
Obat ini diresepkan pada konsentrasi rendah untuk mengontrol mata minus. Selain itu, akan mengurangi efek samping sehingga aman digunakan pada anak dalam jangka panjang.
Demikian informasi seputar mata minus pada bayi, Bunda. Semoga bisa memberikan manfaat, ya.
Bagi Bunda yang mau sharing soal parenting dan bisa dapat banyak giveaway, yuk join komunitas HaiBunda Squad. Daftar klik di SINI. Gratis!
(mua/fir)Simak video di bawah ini, Bun:
Catat Bun, Ini Prosedur Periksa Mata Minus pada Anak di Puskesmas dan Dokter
TOPIK TERKAIT
ARTIKEL TERKAIT
Kacamata Anti-Radiasi untuk Cegah Mata Minus Anak, Benarkah Efektif?
Ukuran Mata Minus Anak Bisa Berkurang Sebelum Usia 18 Tahun, Mitos atau Fakta?
Anak Kebanyakan Main Gadget? Coba Rumus 20:20:20 untuk Cegah Rabun Jauh
Tanda dan Penyebab Mata Anak Minus, Bunda Perlu Kenali Sejak Dini
TERPOPULER
Hamidah Rachmayanti Bagikan Potret Putrinya Bersama K-Pop Idol Suho EXO: Enggak Nyangka Kan?
Ini Perbedaan Busana ke Kantor antara Gen Z, Millennial, Gen X, & Boomers
Diet Anti-Inflamasi untuk Perut Rata Ramai di Medsos, Ahli Gizi Beri Peringatan
Momen Romantis Ayushita & Musisi Gerald Situmorang Usai Menikah, Intip Potretnya
Curi Perhatian, Potret Raqeema Anak Nabila Syakieb yang Jago Berkuda Seperti Sang Bunda
REKOMENDASI PRODUK
5 Rekomendasi Pashmina Viscose yang Bagus, Adem, dan Nyaman Dipakai Seharian
Amira SalsabilaREKOMENDASI PRODUK
9 Rak Panci Terbaik dari Kayu, Besi hingga Gantung
Amira SalsabilaREKOMENDASI PRODUK
9 Makanan Kucing yang Bagus Lengkap dengan Kandungan Nutrisinya
Amira SalsabilaREKOMENDASI PRODUK
9 Bantal Hamil Terbaik yang Bagus & Nyaman
Annisa KarnesyiaREKOMENDASI PRODUK
9 Kimono dan Jubah Melahirkan Terbaik yang Nyaman untuk Dipakai selama Persalinan
Annisa KarnesyiaTERBARU DARI HAIBUNDA
Pusing Tanda Hamil Seperti Apa? Kenali Ciri-ciri dan Penyebabnya
Hamidah Rachmayanti Bagikan Potret Putrinya Bersama K-Pop Idol Suho EXO: Enggak Nyangka Kan?
Diet Anti-Inflamasi untuk Perut Rata Ramai di Medsos, Ahli Gizi Beri Peringatan
Ini Perbedaan Busana ke Kantor antara Gen Z, Millennial, Gen X, & Boomers
Terpopuler: Potret Pernikahan Intimate Alex Abbad
FOTO
VIDEO
DETIK NETWORK
-
Insertlive
Keberuntungan Datang, 5 Shio Ini Diprediksi Paling Bahagia pada 11 Juni 2026
-
Beautynesia
Jangan Abaikan, Ini 7 Gejala Fisik yang Menandakan Kamu Sedang Stres
-
Female Daily
Setelah Resign dari NCT dan SM Entertainment, Kini Mark Lee Mendirikan Agensi Sendiri!
-
CXO
GOT7 Rilis Album Baru, Persiapan Harus Lewat Video Call Karena Hal Ini
-
Wolipop
Gaya Mewah Syahrini Pakai Aksesori Rp 44,5 M, Netizen: Istri CEO Sesungguhnya
-
Mommies Daily
9 Kegiatan Bonding Ayah dan Anak Perempuan yang Seru dan Berkesan