PARENTING
Pola Asuh Ini Bisa Bikin Anak Bahagia dan Sukses, Ini Kata Studi
ZAHARA ARRAHMA | HaiBunda
Jumat, 06 Dec 2024 18:50 WIBPola asuh merupakan cara yang digunakan orang tua dalam membimbing atau mendisiplinkan anak. Tentunya, setiap orang tua memiliki jenis pola asuh anak yang berbeda satu sama lain.
Namun, harus diingat bahwa pola asuh memberikan dampak yang besar bagi perkembangan karakter anak. Untuk itu, Ayah dan Bunda perlu menerapkan gaya parenting yang tepat supaya Si Kecil tumbuh bahagia dan sukses di masa depan.
Lantas apakah ada pola asuh terbaik yang wajib orang tua terapkan? Simak penjelasan dari berbagai studi berikut ini, Bun!
Jenis-jenis pola asuh anak
Melansir dari Mayo Clinic, ada empat jenis utama pola asuh yang dapat diterapkan orang tua dalam keluarga.
1. Otoritatif
Pola asuh otoritatif seringkali disebut sebagai gaya parenting yang paling ideal dalam membimbing anak. Otoritatif merupakan gaya pengasuhan yang menggabungkan kebebasan dan batasan.
Orang tua otoritatif memberikan harapan atau ekspektasi yang cukup tinggi terhadap pencapaian anak. Meskipun begitu, mereka juga menyediakan ruang komunikasi dan dukungan terhadap apa yang diperlukan oleh anak.
Berikut contoh perilaku orang tua dan anak yang hidup di lingkungan otoritatif:
- Memberikan daftar pekerjaan rumah dan anak memilih yang sekiranya ingin dijadikan tanggung jawabnya
- Mendukung minat anak dengan memenuhi kebutuhannya
- Menanggapi sikap anak dengan adil dan konsisten apabila terjadi pelanggaran aturan atau ekspektasi yang tidak terpenuhi.
Nah, biasanya anak yang dibimbing di bawah asuhan otoritatif akan terbentuk menjadi karakter yang ceria, percaya diri, pintar bersosialiasi, dan pandai mengontrol emosi. Selain itu, mereka juga tumbuh dengan daya kreativitas dan kemampuan problem solving yang relatif tinggi.
2. Permisif
Pola asuh permisif biasanya menerapkan gaya pengasuhan yang menghasilkan anak yang bersifat manja, Bunda. Hal ini dikarenakan orang tua permisif mengedepankan kenyamanan anak layaknya teman. Mereka senantiasa menuruti kemauan anak tanpa memberi batasan yang tegas.
Menurut Psikolog Anak dan Remaja, Belinda Agustya, S.Psi., M.Psi., Psikolog, anak yang diasuh dengan parenting ini cenderung tumbuh sebagai anak yang sulit dikontrol. Apabila orang tua tidak memenuhi keinginannya, anak akan mudah tantrum dan sulit sekali menerima kekecewaan.
Berikut contoh perilaku orang tua yang menerapkan pola asuh permisif:
- Seringkali mengabulkan permintaan anak demi membuatnya senang
- Jarang menegur dan memberikan pengertian terhadap kesalahan yang diperbuat anak
- Tidak atau rendah dalam memberikan tuntutan kepada anak
Alhasil, anak yang lahir dalam keluarga permisif akan tumbuh menjadi sosok kurang bertanggung jawab, sulit mengelola emosi, dan tidak peka terhadap situasi sekitar.
3. Otoriter
Gaya pengasuhan otoriter merupakan pola didik yang ditandai dengan orang tua yang penuh tuntutan tetapi tidak memberikan daya tanggap pada anaknya. Orang tua otoriter bahkan tidak memiliki fleksibilitas terhadap kesalahan anak.
Sikap keras dari gaya pengasuhan satu ini bahkan seringkali berujung dengan bentakan dan hukuman fisik. Akibatnya, anak di bawah asuhan otoriter akan tumbuh dengan rasa takut terhadap hukuman. Mereka bahkan akan tidak percaya diri dan kesulitan untuk bisa membuat keputusan sendiri.
Orang tua yang menerapkan pola asuh otoriter biasanya akan bersikap:
- Membatasi kebebasan berpendapat anak
- Hanya melakukan komunikasi satu arah
- Seringkali memberikan hukuman untuk mendisiplinkan anak
4. Neglectful
Gaya pengasuhan neglectful merupakan pola asuh yang paling tidak ideal untuk diterapkan. Metode didik satu ini ditandai dengan tidak adanya batasan bahkan kasih sayang dari orang tua pada anak.
Penerapan gaya asuh ini seringkali terjadi karena adanya kekurangan dalam aspek ekonomi atau psikologis orang tua. Mereka kerap abai dalam memenuhkan apa yang anak butuhkan, bahkan enggan untuk terlibat dalam kehidupan anak.
Pola asuh neglectful memengaruhi sikap anak tumbuh menjadi pribadi yang tidak mudah percaya dengan orang lain. Mereka juga cenderung mengalami keterlambatan kognitif dan sulit bersosialisasi dengan teman sebayanya.
Studi ungkap suportif adalah kunci pola asuh jadikan anak bahagia
Untuk mengetahui pola asuh mana sajakah yang baik untuk anak, sekelompok profesor melakukan penelitian terhadap 5000 perempuan dan laki-laki Jepang. Melalui survey, penelitian ini menanyakan responden terkait kenangan masa kecil dan hubungan sehari-hari mereka dengan orang tuanya.
Mengutip laporan di laman Inc., terdapat beberapa jenis pola asuh yang dipercayai dapat mendorong anak tumbuh bahagia dan sukses, lho Bunda.
Hasil studi menunjukkan bahwa orang-orang dengan pola asuh anak yang suportif atau otoritatif, mengaku tumbuh sebagai pekerja dengan gaji yang mumpuni, sukses secara akademis, dan tingkat kebahagiaan yang tinggi.
Dilansir Psychology Today, orang tua yang suportif memberi kesempatan kepada anak-anak mereka dengan cara mendorong mereka mengembangkan kepercayaan diri dan harga diri.
Di sisi lain, orang tua yang menggabungkan pola asuh ketat tetapi penuh perhatian positif, biasanya akan membentuk karakter anak yang tidak terlalu bahagia. Namun, mereka akan sukses secara akademik dan finansial.
Menurut Moms, untuk menjadi orang tua yang suportif, Ayah dan Bunda dapat menerapkan berikut:
- Memberikan kebebasan pada anak atas minat atau kegiatan yang ia sukai
- Menetapkan batasan yang tegas seputar keselamatan, kesehatan, dan nilai-nilai keluarga
- Membuka ruang komunikasi untuk anak menyuarakan pemikirannya
- Memberikan anak kesempatan untuk belajar dari kesalahan atau kekecewaan
Nah, itulah beberapa tips pola asuh yang dapat membentuk anak tumbuh bahagia dan sukses di kemudian hari, Bun. Semoga informasi ini membantu, ya!
Bagi Bunda yang mau sharing soal parenting dan bisa dapat banyak giveaway, yuk join komunitas HaiBunda Squad. Daftar klik di SINI. Gratis!
(rap/rap)Simak video di bawah ini, Bun:
Dampak Buruk Sering Ancam Anak Menurut Psikolog, Bisa Pengaruhi Karakternya Bun
TOPIK TERKAIT
ARTIKEL TERKAIT
Me Time Membuat Bunda Bisa Terapkan Pola Asuh Anak yang Lebih Sehat
Survei KPAI: Ibu Pelaku Kekerasan Terbanyak pada Anak Selama Pandemi Corona
Mengenal Impostor Syndrome, Gangguan pada Anak Akibat Pola Asuh Orang Tua
Cara Kim Kardashian Dapatkan Tips Seputar Pola Asuh Anak
TERPOPULER
Potret Pangeraan Mateen & Istri Umumkan Nama Anak Pertamanya, Curi Perhatian Netizen
5 Potret Reza SMASH Resmi Menikah di KUA & Pulang Naik Moge Curi Perhatian Netizen
Singkirkan 6 Benda Ini Jelang Imlek, Dianggap Pembawa Sial di Rumah
11 Barang yang Tidak Boleh Disimpan di Bawah Wastafel Dapur, Waspadai Bahayanya
Bunda Hamil/Promil, Apa Harus 'Buang' Kucing Peliharaan?Ini Penjelasan Dokter Hewan
REKOMENDASI PRODUK
5 Rekomendasi Muted Eyeshadow untuk Look Lembut dan Tidak Mencolok
Amira SalsabilaREKOMENDASI PRODUK
10 Lotion Anti Nyamuk untuk Bayi yang Aman dan Melindungi Kulit Si Kecil
Nadhifa FitrinaREKOMENDASI PRODUK
9 Sepatu Karet Perempuan Waterproof yang Nyaman saat Hujan, Cocok untuk Kerja
Amira SalsabilaREKOMENDASI PRODUK
9 Underpad Bayi untuk Perlindungan Maksimal, Pilih yang Aman dan Bagus Bun!
Nadhifa FitrinaREKOMENDASI PRODUK
5 Rekomendasi Bidet Portable yang Bisa Dibawa Ibu Hamil saat Bepergian & Liburan
Dwi Indah NurcahyaniTERBARU DARI HAIBUNDA
Kapan Jadwal Hari Pertama Puasa Ramadhan 2026? Simak Tanggalnya
Bukan Sembarangan, Ini Alasan Uang Kusam Tak Dipakai dalam Angpao Imlek
Mengenal Kanker Usus Besar, Penyakit yang Diidap James Van Der Beek Sebelum Meninggal
Bunda Hamil/Promil, Apa Harus 'Buang' Kucing Peliharaan?Ini Penjelasan Dokter Hewan
Potret Pangeraan Mateen & Istri Umumkan Nama Anak Pertamanya, Curi Perhatian Netizen
FOTO
VIDEO
DETIK NETWORK
-
Insertlive
Musim 5 Baru Selesai, 'Single's Inferno' Umumkan Lanjut Produski Musim Ke-6
-
Beautynesia
Deretan Potret Cantik Han Ji Min di Drakor Romantis Baru The Practical Guide To Love
-
Female Daily
Dari Uban Pertama sampai Eksplor Warna, Style Rambut Sekarang Bisa Ngikutin Trend dengan Hasil Tetap Lembut
-
CXO
GOT7 Rilis Album Baru, Persiapan Harus Lewat Video Call Karena Hal Ini
-
Wolipop
Ramadan Pret-A-Porter 2026: Modest Fashion Bazaar Hadir di PIK 2
-
Mommies Daily
Cara Menjelaskan Makna Puasa ke Anak Balita dan Usia SD Menurut Psikolog