PARENTING
7 Kesalahan Orang Tua saat Merawat Anak 1 Tahun Menurut Dokter
Mutiara Putri | HaiBunda
Minggu, 19 Jan 2025 09:00 WIBMengasuh anak usia satu tahun memang bukan hal yang mudah untuk dilalui. Tanpa sadar, Bunda dan Ayah pun melakukan berbagai kesalahan yang seharusnya bisa dihindari.
Ketika memasuki usia satu tahun, anak mulai aktif dalam bergerak dan bereksplorasi. Mereka juga mulai belajar berjalan dan mengucapkan berbagai kata-kata pertamanya.
Selain itu, di usia ini anak akan banyak berinteraksi dengan orang-orang sekitarnya. Oleh karena itu, Bunda dan Ayah perlu memberikan dukungan yang tepat agar anak merasa aman dan nyaman.
Beberapa orang tua mungkin menganggap mengasuh anak di usia satu tahun sangat menyenangkan. Namun, tidak sedikit yang merasa kewalahan dan mendapat banyak kesulitan.
Tanpa disadari, Bunda dan Ayah pun melakukan berbagai kesalahan saat merawan anak yang berusia satu tahun. Padahal, hal ini bisa saja dihindari sehingga Si Kecil tumbuh dan berkembang secara optimal.
Kesalahan orang tua saat merawat anak satu tahun
Ada beberapa kesalahan orang tua saat merawat anak usia satu tahun, Bunda. Berikut ini deretannya menurut dokter spesialis anak:
1. Menggunakan kata-kata yang kasar
Dokter spesialis anak dari RS UNS, dr. Aisya Fikritama, Sp.A, mengatakan bahwa anak-anak adalah seorang peniru yang ulung. Oleh karena itu, mereka akan mencontoh apa pun yang orang tua lakukan maupun katakan.
"Jadi, masa kanak-kanak itu mereka peniru yang ulung, jadi sangat suka mengimitasi apa saja yang dilihatnya dari orang dewasa, terutama dari orang tuanya. Nah, Si Kecil juga sudah mulai bisa bicara di usia tersebut, sehingga akan sering melakukan gaya dan kata-kata yang diucapkan orang tua," kata dr. Aisya pada HaiBunda, Rabu (15/1/2025).
"Jadi, jangan memberi contoh yang buruk, terlebih menggunakan kekerasan saat menghukum walaupun hanya untuk melampiaskan kesalahan pada Si Kecil. Itu juga bisa dihindari karena itu berdampak buruk pada kesehatannya," sambungnya.
2. Sering menggunakan kata larangan
Bunda sering mengatakan "berhenti" atau "jangan" ketika anak menangis atau marah? Menurut dr. Aisya, kalimat yang mengandung kata-kata larangan akan membuat Si Kecil semakin menantang.
Daripada melarang anak untuk melakukan sesuatu, Bunda bisa memvalidasi perasaannya. Tanyakan apa yang membuat mereka merasa kesal.
"Penelitian itu menunjukkan kalau kebanyakan larangan untuk anak malah bisa memengaruhi sikapnya di kemudian hari. Jadi, kata 'jangan' juga membuat anak malas untuk mendengarkan kata-kata orang tuanya. Jadi, gunakanlah kalimat yang positif," ungkapnya.
3. Terlalu memanjakan anak
Ketika Bunda terlalu sering memanjakan Si Kecil, mereka tidak akan tumbuh menjadi anak yang mandiri. Selain itu, anak juga akan kesulitan dalam menentukan keputusannya.
"Kalau misalnya terlalu dimanja, dia enggak akan bisa mandiri di masa depan. Dia akan sulit menentukan keputusannya sendiri dan bisa mengakibatkan menjadi orang yang harus selalu bergantung pada orang lain," ucap dr. Aisya.
"Kalau memanjakan anak itu juga bisa membuatnya memiliki emosi yang tidak terkontrol, mudah marah, dan harus mengikuti semua keinginannya. Dia akan marah kalau enggak dituruti," imbuhnya.
4. Sering menakut-nakuti anak
Bunda atau Ayah mungkin pernah menakuti anak agar tidak melakukan sesuatu yang tidak baik. Meski hal ini ampuh di awal, nyatanya terlalu sering menakuti anak akan membuat mereka tumbuh menjadi penakut.
"Misalnya dilarang main ke tempat gelap karena ada hantu, dilarang nakal agar tidak disuntik sama dokter, itu sebenarnya enggak baik. Jadi anaknya akan jadi penakut dari kecil, jadi takut untuk melakukan berbagai hal padahal itu waktunya untuk eksplorasi," jelas dr. Aisya.
5. Memberikan screen time
Beberapa orang tua memberikan screen time pada anak agar mereka menjadi anak yang anteng dan tidak rewel. Padahal, para ahli serta Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) tidak merekomendasikan penggunaan gadget untuk anak yang berusia di bawah dua tahun.
"Kesalahan orang tua ketika anak usia satu tahun adalah mereka terlalu banyak terpapar gadget," ujar dokter spesialis anak, dr. Dian Sulistya Ekaputri, Sp.A, dalam wawancara berbeda bersama HaiBunda, beberapa waktu lalu.
6. Kurang memberikan stimulasi
Ketika anak berusia satu tahun, mereka harus diberikan berbagai macam stimulasi, Bunda. Stimulasi ini nantinya akan membantu mereka mengembangkan kemampuan motorik dan kognitif.
"Orang tua mungkin kurang memberikan stimulasi untuk motorik dan kognitif anak," kata dr. Dian.
7. Kesalahan pola makan
Menurut dr. Dian, kesalahan lain yang dilakukan oleh orang tua ketika mengasuh anak usia satu tahun terletak saat mempersiapkan makanan. Banyak Bunda dan Ayah yang belum memahami nutrisi serta gizi seimbang sehingga terlalu banyak memberikan makanan tinggi gula dan garam.
"Kesalahan orang tua adalah memberikan makanan tinggi gula atau garam di usia yang terlalu dini," tuturnya.
Bagi Bunda yang mau sharing soal parenting dan bisa dapat banyak giveaway, yuk join komunitas HaiBunda Squad. Daftar klik di SINI. Gratis!
(mua/fir)Simak video di bawah ini, Bun:
Milestone Bayi 1 Tahun, Sudah Bisa Apa Saja?
TOPIK TERKAIT
ARTIKEL TERKAIT
10 Film Kartun Terbaik untuk Anak yang Mendidik
5 Manfaat Bersepeda bagi Tumbuh Kembang Anak
5 Cara Sederhana Beri Contoh Baik pada Anak
Doa Penuntun Tidur Anak agar Jauh dari Mimpi Buruk dan Gelisah
TERPOPULER
Cantiknya Jenaka Mahila Anak Bungsu Tora Sudiro yang Beranjak Gadis, Intip Potretnya
Jelang Persalinan, Apakah Ibu Hamil Masih Boleh Berpuasa? Simak Anjuran Dokter
30 Ucapan Selamat Menunaikan Ibadah Puasa Ramadhan 2026 yang Penuh Makna
7 Ciri Orang Memiliki Energi Positif, Bikin Nyaman Orang Sekitar
Potret Tingkah Anak Artis saat Sahur Ramadhan 2026, Ada yang Masih Tidur di Meja Makan
REKOMENDASI PRODUK
Review Beras Porang Fukumi & Tropicana Slim, Praktis Tinggal Seduh
Firli NabilaREKOMENDASI PRODUK
12 Obat Diare untuk Ibu Hamil yang Aman dan Efektif
Dwi Indah NurcahyaniREKOMENDASI PRODUK
10 Keju untuk MPASI Bayi yang Enak & Aman untuk Tambahan Lemak, Pilih yang Paling Bagus Bun!
Nadhifa FitrinaREKOMENDASI PRODUK
16 Pelumas yang Aman & Bagus untuk Berhubungan Intim
Dwi Indah NurcahyaniREKOMENDASI PRODUK
10 Rekomendasi Merek Lulur untuk Ibu Hamil yang Aman & Bagus
Dwi Indah NurcahyaniTERBARU DARI HAIBUNDA
Studi: Menyusui Minimal 4 Bulan, Kunci Lindungi Anak dari Risiko Asma
Jelang Persalinan, Apakah Ibu Hamil Masih Boleh Berpuasa? Simak Anjuran Dokter
5 Drama China Romantis seperti 'Shine on Me'
30 Ucapan Selamat Menunaikan Ibadah Puasa Ramadhan 2026 yang Penuh Makna
Cantiknya Jenaka Mahila Anak Bungsu Tora Sudiro yang Beranjak Gadis, Intip Potretnya
FOTO
VIDEO
DETIK NETWORK
-
Insertlive
James Cameron Tolak Rencana Akuisisi Raksasa Studio, Netflix Beri Respons Tegas
-
Beautynesia
Ha Jung Woo Hadapi Krisis sebagai Pemilik Properti di Drakor Mad Concrete Dreams
-
Female Daily
Planet Sports Run Resmi Buka Tahun 2026 bersama 8.000 Peserta #UnlockYourBestTogether!
-
CXO
GOT7 Rilis Album Baru, Persiapan Harus Lewat Video Call Karena Hal Ini
-
Wolipop
Tanpa Sewa Ruko, Viral Pria Buka Usaha Laundry di Kamar Sempit Jadi Cuan
-
Mommies Daily
Inspiring Working Mom: Cyndi Simanjuntak, School Nurse yang Teguh Merawat, Lembut Menguatkan.