PARENTING
Benarkah Vaksin Influenza pada Anak Bisa Cegah Pneumonia?
Mutiara Putri | HaiBunda
Rabu, 12 Feb 2025 16:20 WIBPneuomonia menjadi salah satu kondisi yang tak bisa dianggap sepele, Bunda. Tidak hanya dapat terjadi pada orang dewasa, kondisi ini juga bisa menyerang anak-anak.
Setidaknya, pneumonia menyebabkan sekitar empat juta anak meninggal dunia setiap tahunnya. Sepertiga dari jumlah ini terjadi pada anak-anak yang berada di negara berkembang.
Menurut Dokter Spesialis Anak dan Konselor Laktasi, dr. Yulia Lukita Dewanti, M.Ked(Ped), SpA, pneumonia adalah inflamasi yang menyerang parenkim paru. Penyakit sistem pernapasan ini merupakan bagian dari infeksi respiratori bawah akut.
"Salah satu definisi klinis klasik pneumonia adalah penyakit respiratorik yang ditandai dengan batuk, sesak napas, demam, bunyi napas ronki basah, dengan gambaran infiltrat pada foto rontgen toraks," katanya pada HaiBunda beberapa waktu lalu.
Sementara itu, menilik dari situs resmi ayosehat.kemkes.go.id, pneumonia atau yang sering disebut dengan paru-paru basah, diartikan sebagai kondisi peradangan yang terjadi pada jaringan paru-paru, Bunda.
Peradangan ini mengakibatkan kantong udara terisi oleh cairan, sehingga paru-paru tidak bisa berfungsi dengan baik. Pada beberapa kasus, anak dengan sistem kekebalan tubuh yang rendah bisa mengalami komplikasi berupa penyebaran bakteri dalam aliran darah.
Kondisi ini berisiko menyebabkan kegagalan fungsi organ yang ditandai dengan abses paru hingga terdapatnya nanah. Tidak hanya itu, peradangan yang tidak segera diobati ini pun akan menyebabkan terbentuknya cairan peradangan yang kemudian bisa mengumpul pada lapisan pelindung paru. Jika ini terjadi, cairan perlu dikeluarkan oleh dokter melalui metode yang telah disediakan.
Penyebab pneumonia
Menurut dr. Yulia, pneumonia disebabkan oleh virus, bakteri, serta jamur. Virusnya pun beragam mulai dari rhinovirus, respiratory syncytial virus (RSV) hingga virus influenza.
"Sedangkan bakteri yang menjadi penyebab umum pneumonia adalah pneumokokus (Streptococcus pneumonia), HiB (Haemophilus influenzae type b), dan stafilokokus (Staphylococcus aureus)," jelasnya.
Tidak hanya itu, pneumonia pada anak juga bisa disebabkan karena adanya faktor risiko, Berikut ini Bubun bagikan deretannya:
- Sistem kekebalan tubuh anak lemah
- Tidak mendapatkan ASI
- Malnutrisi atau kurang gizi
- Terkena infeksi tertentu, seperti HIV dan campak
- Imunisasi tidak lengkap atau tidak mendapatkan vaksin pneumonia
- Bayi prematur
- Anak dengan masalah kesehatan kronis, seperti asma atau fibrosis kistik
- Masalah pada organ paru-paru atau sistem pernapasan
Benarkah vaksin influenza bisa mencegah pneumonia?
Dikutip dari dari ayosehat.kemkes.go.id, pneumonia pada anak bisa dicegah dengan pemberian vaksinasi, Bunda. Vaksinasi yang bisa membantu adalah vaksin influenza serta vaksin pneumokokus.
Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) menjelaskan bahwa vaksin influenza bekerja dengan cara membangun antibodi dalam tubuh untuk melawan virus influenza. Vaksin ini pun membutuhkan waktu hingga dua minggu untuk bekerja menciptakan antibodi dalam tubuh anak.
Tujuan dari pemberian vaksin ini adalah untuk menjauhkan anak dari penularan influenza, meringankan gejala flu, serta mencegah penyebaran virus dari anak yang menderita ke orang-orang sekitarnya.
Dikutip dari situs resmi IDAI, idai.or.id, vaksin influenza diberikan dengan sosis yang sesuai dengan usia anak. Pada usia enam sampai 35 bulan, pemberiannya cukup 0,25 ml. Sementara itu, anak dengan usia lebih dari tiga tahun diberikan 0,5 ml.
Pada anak usia kurang dari delapan tahun, untuk pemberian pertama kali diperlukan dua dosis dengan interval minimal empat sampai enam minggu. Sedangkan anak yang berusia di atas delapan tahun dosis pertama cukup satu dosis saja.
Bagi Bunda yang mau sharing soal parenting dan bisa dapat banyak giveaway, yuk join komunitas HaiBunda Squad. Daftar klik di SINI. Gratis!
(mua/fir)Simak video di bawah ini, Bun:
Faktor Risiko, Gejala, dan Pengobatan Pneumonia pada Anak
TOPIK TERKAIT
ARTIKEL TERKAIT
5 Ciri-ciri Infeksi Paru-paru pada Bayi dan Cara Penanganannya
Apakah Pneumonia Bayi Bisa Sembuh Sendiri? Simak Penanganan yang Tepat
Penyebab Radang Paru pada Bayi, Cara Mengobati, dan Waktu Penyembuhannya
Pneumonia pada Anak: Penyebab, Cara Mengatasi, dan Pantangan Makanan
TERPOPULER
7 Kebiasaan Baik untuk Mengurangi Stres dan Cemas
Berapa Kali Seminggu Hubungan Suami Istri yang Normal agar Hamil?
Na Daehoon Tulis Pesan Manis di Hari Ultah Anak, Intip 5 Potret Perayaannya
9 Cerita Dongeng untuk Anak TK dan Paud yang Mendidik Sebelum Tidur
150 Ucapan Happy Wedding yang Menyentuh dalam Bahasa Inggris hingga Arab
REKOMENDASI PRODUK
5 Rekomendasi Muted Eyeshadow untuk Look Lembut dan Tidak Mencolok
Amira SalsabilaREKOMENDASI PRODUK
10 Lotion Anti Nyamuk untuk Bayi yang Aman dan Melindungi Kulit Si Kecil
Nadhifa FitrinaREKOMENDASI PRODUK
9 Sepatu Karet Perempuan Waterproof yang Nyaman saat Hujan, Cocok untuk Kerja
Amira SalsabilaREKOMENDASI PRODUK
9 Underpad Bayi untuk Perlindungan Maksimal, Pilih yang Aman dan Bagus Bun!
Nadhifa FitrinaREKOMENDASI PRODUK
5 Rekomendasi Bidet Portable yang Bisa Dibawa Ibu Hamil saat Bepergian & Liburan
Dwi Indah NurcahyaniTERBARU DARI HAIBUNDA
7 Kebiasaan Baik untuk Mengurangi Stres dan Cemas
Na Daehoon Tulis Pesan Manis di Hari Ultah Anak, Intip 5 Potret Perayaannya
Berapa Kali Seminggu Hubungan Suami Istri yang Normal agar Hamil?
9 Cerita Dongeng untuk Anak TK dan Paud yang Mendidik Sebelum Tidur
150 Ucapan Happy Wedding yang Menyentuh dalam Bahasa Inggris hingga Arab
FOTO
VIDEO
DETIK NETWORK
-
Insertlive
Minta Isu Cerai Disetop, Nia Ramadhani Sebut Anak-anaknya Terganggu
-
Beautynesia
Get The Look: Ide Gaya Kasual untuk Ngantor ala Cut Rizki, Mudah Disontek!
-
Female Daily
Levi’s® Rilis Koleksi Raya 2026, Andalkan Gaya Layering yang Modis dan Sopan!
-
CXO
GOT7 Rilis Album Baru, Persiapan Harus Lewat Video Call Karena Hal Ini
-
Wolipop
Kisah Cinta Kontroversial Woody Allen dan Istri, Kini Terseret Skandal Epstein
-
Mommies Daily
20 Acara di Februari 2026: Ada Konser, Teater, hingga Pameran!