PARENTING
Wujudkan Generasi Bebas Anemia, Yuk Kenali Pentingnya Zat Besi untuk Si Kecil
Nadhifa Fitrina | HaiBunda
Senin, 03 Nov 2025 22:50 WIBAnemia defisiensi besi masih menjadi masalah serius yang banyak dialami anak-anak di Indonesia, Bunda. Kondisi ini bisa berpengaruh pada kesehatan fisik sekaligus kemampuan belajar Si Kecil.
Banyak orang yang belum menyadari betapa pentingnya zat besi untuk tumbuh kembang anak. Kekurangan zat besi bisa membuat anak mudah lelah dan sulit untuk berkonsentrasi.
Menurut seorang dokter spesialis anak, dr. I Gusti Ayu Nyoman Partiwi, Sp.A, MARS, defisiensi zat besi kerap kali luput dari perhatian, padahal efeknya bisa terasa dalam jangka panjang. Anak yang kekurangan zat besi bisa berisiko mengalami gangguan perkembangannya.
"Masih banyak masyarakat yang tidak menyadari bahwa defisiensi zat besi merupakan silent condition yang bisa berdampak besar pada performa dan masa depan anak," ujar dr. Partiwi, dalam sesi program IdeaTalks yang bertajuk Fueling the Future: Fighting Iron Deficiency Anemia, Empowering the Next Generation.
"Terlebih lagi Indonesia masih menduduki posisi ke-4 sebagai negara dengan prevalensi anemia tertinggi di Asia Tenggara, di mana 1 dari 3 anak dan perempuan usia produktif di Indonesia masih mengalami defisiensi zat besi," tuturnya.
Pentingnya zat besi untuk perkembangan otak anak
Kekurangan zat besi pada Si Kecil bisa memengaruhi kesehatan fisik sekaligus kepintaran mereka, Bunda. Bahkan, sebuah survei menunjukkan bahwa 50% orang tua banyak yang tidak tahu bahwa kekurangan zat besi bisa berdampak pada perkembangan kognitif anak.
"Kondisi ini harus menjadi perhatian kita semua, apalagi kondisi kekurangan zat besi sejak dini dapat berdampak pada gangguan perkembangan kognitif atau kecerdasan anak," kata dr. Nyoman Partiwi.
Lebih lanjut, zat besi sangat penting karena membantu darah mengangkut oksigen dan nutrisi ke seluruh tubuh, termasuk ke otak Si Kecil, Bunda. Tanpa cukup zat besi, tubuh dan otak anak tidak bisa bekerja secara maksimal.
Nah, ketika asupan zat besi tidak tercukupi, tubuh akan kehilangan kemampuannya dalam memproduksi darah yang cukup. Akibatnya, otak kekurangan oksigen, sehingga kemampuan belajar dan konsentrasi Si Kecil dapat terganggu.
"Karena zat besi merupakan zat gizi mikro penting untuk mendukung kemampuan belajar seseorang. Jika kondisi tersebut dibiarkan akan berdampak jangka panjang hingga dewasa," ujarnya.
Dampak kekurangan zat besi pada anak
Setelah Bunda memahami betapa pentingnya zat besi untuk perkembangan Si Kecil, perlu diingat juga bahwa kekurangan zat besi bisa berpengaruh pada kemampuan berpikir dan prestasi belajar anak.
Karena itu, dr. Nyoman Partiwi menyarankan Bunda untuk memastikan asupan zat besi Si Kecil selalu tercukupi. Salah satunya bisa diperoleh dari protein hewani seperti daging merah, hati ayam, telur, atau ikan.
"Agar asupan Zat Besi bisa terpenuhi dengan optimal guna mencegah defisiensi zat besi, penting untuk memastikan asupan gizi lengkap dan seimbang yang kaya zat besi terutama protein hewani (zat besi heme) seperti daging merah, hati ayam, telur, ikan atau dari sumber nabati (zat besi non-heme) seperti kacang-kacangan dan bayam," jelasnya.
Nah, jika asupan zat besi dari makanan sehari-hari masih kurang, bisa dilengkapi juga dengan makanan atau minuman yang mengandung zat besi dan vitamin C, Bunda.
"Jika dibutuhkan untuk pemenuhan zat besi selain dari makanan harian sesuai dengan rekomendasi tenaga kesehatan, juga dapat dilengkapi dengan jenis makanan atau minuman yang difortifikasi kombinasi Zat Besi dan Vitamin C untuk mengoptimalkan penyerapan zat besi hingga 2x lipat," sambungnya.
Demikian ulasan mengenai pentingnya asupan zat besi untuk Si Kecil. Semoga informasi ini dapat bermanfaat dan bisa membantu Bunda dalam mendukung tumbuh kembangnya secara optimal.
Bagi Bunda yang mau sharing soal parenting dan bisa dapat banyak giveaway, yuk join komunitas HaiBunda Squad. Daftar klik di SINI. Gratis!
(ndf/pri)Simak video di bawah ini, Bun:
Mulai Usia Berapa Bayi Disebut Balita? Ini Penjelasannya, Bun
TOPIK TERKAIT
ARTIKEL TERKAIT
10 Rekomendasi Merek Suplemen Zat Besi Anak & Waktu Tepat Memberikannya
11 Ciri Anak Kekurangan Zat Besi dan Cara Mengatasinya
10 Makanan Kaya Zat Besi untuk Cegah Anemia & Jaga Kecerdasan Anak
Kekurangan Zat Besi Berisiko Turunkan IQ Anak, Bisakah Diperbaiki?
TERPOPULER
Ciri Kepribadian Orang EQ Tinggi yang Terlihat dari Reaksi Emosional
Cara Mengenali Orang yang Tidak Suka Jadi Pusat Perhatian dari Kebiasaan Sehari-hari
7 Tantangan yang Bisa Dialami Bunda saat Menyusui di Usia 35+ dan Cara Mengatasinya
Ternyata Kepribadian Bisa Memengaruhi Pengalaman Melahirkan, Bunda Termasuk yang Mana?
Terpopuler: Potret Rumah Baru Poppy Sovia
REKOMENDASI PRODUK
7 Ide Hiasan 17 Agustus 2026 Kemerdekaan yang Unik dan Menarik
Annisa KarnesyiaREKOMENDASI PRODUK
5 Wajan & Panci untuk Kompor Listrik Induksi, Awet & Anti Lengket
Amira SalsabilaREKOMENDASI PRODUK
7 Rekomendasi Susu UHT untuk Ibu Hamil
Amrikh PalupiREKOMENDASI PRODUK
7 Aksesori Anak untuk Karnaval Kemerdekaan 17 Agustus, Bikin Makin Gemas
Annisa KarnesyiaREKOMENDASI PRODUK
7 Panci MPASI yang Bagus & Aman untuk Bayi
Amira SalsabilaTERBARU DARI HAIBUNDA
Ciri Kepribadian Orang EQ Tinggi yang Terlihat dari Reaksi Emosional
Bangga! Potret Hengky Kurniawan & Sonya Fatmala Dampingi Sang Putra Menang Lomba Matematika
7 Ide Hiasan 17 Agustus 2026 Kemerdekaan yang Unik dan Menarik
7 Tantangan yang Bisa Dialami Bunda saat Menyusui di Usia 35+ dan Cara Mengatasinya
7 Drama Korea Cha Woo Min Terbaik Rating Tertinggi, Ada 'My Bias, My Boss'
FOTO
VIDEO
DETIK NETWORK
-
Rekomendit
Review Hair Steamer Ozone: Efektif Perbaiki Rambut Rusak?
-
Beautynesia
Sneakers, Heels, atau Boots? Ternyata Pilihan Sepatu Bisa Ungkap Kepribadian
-
Female Daily
Ini 4 Tips Memaksimalkan Setiap Sudut Rumah yang Bisa Kamu Tiru!
-
CXO
Turnamen Voli SBY Cup 2026 di Magelang 13-17 Mei, Ada LavAni-Samator
-
Wolipop
Putri Matt Damon Dikontrak IMG Models, Gabung dengan Para 'Nepo Baby'
-
Mommies Daily
10 Cara Mengajarkan Literasi Keuangan kepada Anak Remaja Menurut Ahli, Bijak Mengelola Uang