Terpopuler
Aktifkan notifikasi untuk dapat info terkini, Bun!
Bunda dapat menonaktifkan kapanpun melalui pengaturan browser.
Nanti saja
Aktifkan

parenting

Tes Pendengaran Bisa Deteksi Autisme pada Bayi, Ini Kata Dokter

Indah Ramadhani   |   HaiBunda

Minggu, 11 Jan 2026 13:10 WIB

Tes pendengaran bayi
Tes pendengaran bayi/ Foto: Getty Images/Maica
Daftar Isi

Tahukah Bunda bahwa baru-baru ini peneliti menemukan bahwa autisme pada bayi dapat dideteksi melalui tes pendengaran. Berdasarkan hasil studi, dikatakan bahwa autisme sangat erat kaitannya dengan gangguan pendengaran, Bunda.

Gangguan Spektrum Autisme (ASD) atau yang dikenal sebagai autisme merupakan suatu kondisi dimana perkembangan saraf otak yang mempengaruhi cara seseorang berkomunikasi dan bersosialisasi terdapat kelainan. 

Hal inilah yang juga dijadikan acuan oleh para peneliti studi dalam memutuskan tes pendengaran untuk mendiagnosa autisme sejak lahir. Mereka menemukan bahwa anak dengan ASD cenderung lebih lambat dalam merespon suara karena terdapat gangguan pada batang otaknya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT


Dalam data tersebut tercatat bahwa bayi yang terdiagnosa autisme memiliki jeda menerima suara sebesar 1,76 milidetik. Jarak ini menjadi catatan penting terkait perbedaan yang bisa dibandingkan dengan bayi baru lahir dengan kondisi yang normal.

Bagaimana tes pendengaran tersebut bekerja?

Dilaporkan tim penelitian Rutgers, langkah pertama yang mereka ambil adalah menyamakan data gelombang otak untuk menghilangkan perbedaan anatomi, seperti lingkar kepala. Ini bertujuan agar data yang diperoleh benar-benar sebanding dan adil.

Kemudian mereka membandingkan data gelombang otak untuk dilakukan analisis dan ditentukan mana yang didiagnosa mengidap autisme berdasarkan ciri-ciri yang sudah ditentukan. Pada tahap ini, semua data yang diterima sangatlah vital karena menentukan hasil akhir.

Para peneliti dari tim Rutgers pun berhasil mendeteksi perbedaan tersebut sejak dini. Berdasarkan temuan tersebut, mereka akhirnya melakukan semacam terapi yang bisa membuat anak dengan diagnosa autisme memproses rangsangan sensorik yang sama seperti anak normal.

Apakah tes pendengaran benar-benar membuktikan anak terdiagnosa autisme?

Sebagian pendapat lain mengungkapkan bahwa tes pendengaran tersebut tidak sepenuhnya menunjukkan tanda autisme pada bayi. Mungkin saja jeda yang terdapat pada saat bayi merespon suara dipengaruhi oleh hal lain.

Peneliti studi, Kulesza, mengonfirmasi akan hal tersebut. Memang bahwa tidak semua bayi yang memiliki masalah pendengaran mengidap autisme. Namun, menurutnya tidak ada salahnya untuk melakukan deteksi dini karena hal tersebut juga menguntungkan.

“Di awal kehidupan, otak masih sangat mudah dibentuk. Artinya jika sejak dini diberikan penanganan atau bantuan yang tepat, maka kekurangan yang ada bisa dilatih dan diperbaiki,” jelas Kluesza.

Dilansir laman The Bump, Kluesza juga menambahkan, bahwa tes tersebut lebih baik dikembangkan dan diuji lebih lanjut. Ia berharap, perkembangan dari tes pendengaran tersebut dapat mengukur sensitivitas dan waktu respons terhadap berbagai frekuensi.

Apa yang dirasakan pengidap autisme terhadap kepekaan suara?

Sebagai tambahan informasi, peneliti membagikan sudut pandang penderita autisme terhadap kepekaan suara. Hal ini sangat berbeda dengan apa yang kita bayangkan, lho, Bunda.

Menurut ahli, sering kali orang yang mengidap autisme akan menderita hipersensitivitas. Hipersensitivitas merupakan suatu kondisi di mana orang merasakan sensitivitas berlebih dibandingkan orang yang normal.

Hipersensitivitas ini juga mempengaruhi sistem pendengaran, Bunda. Mereka akan merasakan kebisingan yang luar biasa, padahal suara asli yang didengarkan merupakan suara yang relatif tenang.

Berdasarkan hasil penelitian, tes pendengaran ini merupakan sebuah inovasi dan terobosan baru yang sangat potensial. Meskipun ditemukan hubungan yang jelas antara autisme dengan gangguan pendengaran, tes ini akan semakin efektif bila penelitian terus dilanjutkan dan dikembangkan.

Demikian informasi yang dapat disampaikan. Semoga informasi ini bisa menambah pengetahuan Bunda dalam mengetahui inovasi apa saja yang dibuat untuk mengenali tanda-tanda autisme pada anak sejak dini.

Bagi Bunda yang mau sharing soal parenting dan bisa dapat banyak giveaway, yuk join komunitas HaiBunda Squad. Daftar klik di SINI. Gratis!

(rap/rap)

TOPIK TERKAIT

HIGHLIGHT

Temukan lebih banyak tentang
Fase Bunda