HaiBunda

PARENTING

Cara Membuat Bayi Aktif agar Dapat Tidur Lebih Nyenyak Tidur di Malam Hari

Indah Ramadhani   |   HaiBunda

Selasa, 20 Jan 2026 20:20 WIB
Membuat tidur bayi lebih nyenyak/ Foto: Getty Images/mdphoto16

Pernahkah Bunda merasa Si Kecil sulit untuk tidur nyenyak di malam hari? Mungkin jika diingat kembali, apakah Bunda membuatnya tertidur saat di siang hari? Bisa jadi, itulah penyebab mengapa Si Kecil mengalami kesulitan tidur di malam hari.

Sebagai orang tua, wajar bila Bunda berpikir bayi berusia enam bulan harus mendapatkan tidur yang cukup di siang dan malam hari. Tapi terkadang, waktu tidur yang cukup di siang hari tidak menjamin bayi akan tidur nyenyak di malam hari, Bunda.

Hal ini terbukti secara ilmiah melalui sebuah studi yang menganalisis pola tidur bayi berusia enam bulan di siang dan malam hari. Hasilnya, dari 22 bayi, ditemukan beberapa yang sering menyusu dan sedikit tidur di malam hari karena mereka tidak terlalu aktif di siang hari.


Apa yang seharusnya dilakukan orang tua agar anak tidur nyenyak di malam hari?

Jika Bunda juga merasakan hal tersebut dan bingung harus melakukan apa agar bayi lebih produktif di siang hari, Bunda bisa mencoba melatih bayi untuk tummy time atau posisi tengkurap. Menurut para ahli, tummy time merupakan cara yang sempurna dan memiliki banyak manfaat.

Posisi tengkurap memberikan manfaat untuk bayi mengembangkan keterampilan motoriknya. Selain itu, bayi yang aktif di siang hari cenderung memiliki peluang yang lebih rendah untuk terkena risiko obesitas atau berat badan berlebih. 

Sederhananya, bayi membutuhkan aktivitas fisik seperti halnya orang dewasa. Ketika kita banyak bergerak dan melepaskan energi di siang hari, maka tubuh kita akan membutuhkan waktu istirahat yang lebih banyak sehingga membuat tidur di malam hari menjadi lebih nyenyak.

“Jadi, orang tua yang merasa bayinya kurang tidur, bisa mengajaknya tummy time atau posisi tengkurap di siang hari untuk meningkatkan tingkat aktivitas fisik bayi mereka,” ujar peneliti studi dari Michigan State University, Janet Hauck, dilansir dari laman The Bump.

Waktu dan cara yang tepat untuk tummy time

Seruan untuk mengajak bayi tummy time di siang hari sukses menekan angka risiko Sindrom Kematian Mendadak pada Bayi (SIDS). Selain itu, tummy time dapat memperkuat otot inti dan lengan bayi apabila dilakukan dengan benar dan sesuai dengan waktu yang ditentukan.

Terkadang beberapa bayi juga menolak untuk diajak berada dalam posisi tengkurap. Asosiasi Terapi Okupasi Amerika (AOTA) menyarankan untuk membuat tummy time menjadi lebih interaktif, seperti menyesuaikan tinggi dengan berjongkok, berbicara, dan menunjukkan mainan kepada bayi.

Tummy time bisa dilakukan secara bertahap. Bunda bisa memulainya dengan singkat, hanya dengan beberapa menit dalam sehari. Kemudian, setelah dirasa otot bayi semakin kuat, Bunda bisa menambahkan durasinya sedikit lebih panjang, dan begitupun seterusnya.

Selain itu, tak lupa untuk melakukan kontak mata serta melatih bayi untuk bergerak ke segala arah dengan meletakkan mainan yang mengelilingi tubuhnya. Cara ini dinilai membuat bayi lebih antusias dan memperkuat otot-ototnya.

Tummy time tidak harus selalu menengkurapkan bayi di lantai, tetapi Bunda juga bisa melakukannya di atas pangkuan dengan posisi memanjang. Bunda harus menopangnya dengan tangan agar bayi tetap aman dan nyaman. Cara ini akan membuat leher, bahu, dan otot bayi lebih kuat.

Tips mengajak bayi tummy time

Asosiasi Terapi Okupasi Amerika memberikan beberapa tips agar tummy time menjadi lebih menyenangkan, efektif, dan memberikan manfaat yang semakin banyak. Berikut tips lain yang bisa diterapkan oleh Bunda.

Melibatkan panca indra bayi

Bunda bisa meletakkan cermin plastik agar bayi bisa melihat pantulan wajahnya dan memberikan refleks untuk mengangkat kepala. Selain itu, Bunda bisa berikan benda bertekstur untuk menstimulasi indra peraba bayi.

Melibatkan seluruh anggota keluarga

Biasanya, bayi yang melihat kehadiran anggota keluarga lain akan lebih bersemangat dan antusias. Tak jarang, bayi berusaha untuk bergerak lebih aktif dan menghampiri masing-masing anggota keluarga yang ada di hadapannya.

Membacakan buku saat tummy time

Bunda juga bisa melakukannya sambil bercerita ataupun menampilkan buku bergambar agar menstimulasi perkembangan bahasa serta visual. Cara ini juga membuat bonding antara ibu dan bayi semakin kuat dan erat.

Tummy time saat melakukan aktivitas lain

Tummy time juga bisa diterapkan saat bayi sedang mandi, dipakaikan popok dan lotion, serta saat sedang dikeringkan dengan handuk. Cara ini membuat tummy time bisa tercipta karena kebiasaan dan rutinitas sehari-hari yang konsisten.

Demikian informasi yang bisa disampaikan. Semoga informasi ini bisa memberikan manfaat dan menambah pengetahuan orang tua mengenai cara membantu bayi tidur lebih nyenyak di malam hari.

Bagi Bunda yang mau sharing soal parenting dan bisa dapat banyak giveaway, yuk join komunitas HaiBunda Squad. Daftar klik di SINI. Gratis!

(rap/rap)

Simak video di bawah ini, Bun:

Catat Bun, Ini Tips dan Waktu yang Tepat Sleep Training pada Bayi

TOPIK TERKAIT

ARTIKEL TERKAIT

TERPOPULER

Momen Kedekatan Prilly Latuconsina & Keluarga Gunawan Sudrajat, Kini Dianggap Anak 'Bungsu'

Mom's Life Amira Salsabila

Momen Amaira Anak Farah Quinn Jago Main Golf Sejak Usia 5 Tahun, Intip Potretnya

Parenting Nadhifa Fitrina

Atalia Praratya Ajak Warga Siapkan Tas Siaga Bencana, Intip Isinya yang Wajib Ada

Mom's Life Amira Salsabila

15 Tanaman Anti Nyamuk di Rumah dan Outdoor

Mom's Life Arina Yulistara

Cara Membuat Bayi Aktif agar Dapat Tidur Lebih Nyenyak Tidur di Malam Hari

Parenting Indah Ramadhani

REKOMENDASI
PRODUK

TERBARU DARI HAIBUNDA

Momen Kedekatan Prilly Latuconsina & Keluarga Gunawan Sudrajat, Kini Dianggap Anak 'Bungsu'

Momen Amaira Anak Farah Quinn Jago Main Golf Sejak Usia 5 Tahun, Intip Potretnya

15 Tanaman Anti Nyamuk di Rumah dan Outdoor

Cara Membuat Bayi Aktif agar Dapat Tidur Lebih Nyenyak Tidur di Malam Hari

7 Mitos Kesuburan yang Harus Berhenti Dipercaya, Penting saat Program Hamil

FOTO

VIDEO

DETIK NETWORK