parenting
Berat Badan Normal Bayi Usia 7-12 Bulan, Bunda Perlu Tahu
HaiBunda
Selasa, 27 Jan 2026 15:20 WIB
Daftar Isi
Berat badan adalah indikator penting dalam pertumbuhan bayi. Pertambahan berat badan yang adekuat menandakan pertumbuhan Si Kecil baik, Bunda. Selama beberapa hari pertama kehidupan, memang sebagian besar bayi kehilangan berat badan. Namun, dalam beberapa minggu mereka kembali ke berat badan saat lahir.
Hingga usia tiga bulan, bayi biasanya bertambah berat sekitar 28 gram setiap hari. Pada usia empat bulan, sebagian besar bayi telah menggandakan berat badan saat lahir. Kemudian, pada usia 1 tahun, sebagian besar telah mencapai tiga kali berat badan lahirnya.Â
Dikutip dari BabyCenter, satu hal yang perlu Bunda pahami adalah bahwa bayi dan anak-anak mengalami percepatan pertumbuhan, yang berarti bahwa pertumbuhan tidak selalu merupakan proses yang bertahap dan dapat diprediksi.
Anak-anak tumbuh dengan kecepatan yang berbeda, dan normal jika berat dan tinggi badan bervariasi secara signifikan antara anak-anak seusia. Lebih penting adalah anak tumbuh secara stabil.
Artikel kali ini akan membahas tentang berat badan bayi normal pada usia 7 hingga 12 bulan. Simak selengkapnya pada informasi berikut ini.
Berat badan normal bayi perempuan usia 7 - 12 bulan
Angka-angka berikut ini mengacu pada tabel WHO yang sudah disederhanakan, Bunda. Status gizi bayi perempuan dikatakan normal berdasarkan z-score apabila nilainya berkisar dari -2 SD sampai +2 SD.
- 7 bulan: 6 kg - 9,8 kg
- 8 bulan: 6,3 kg - 10,2 kg
- 9 bulan: 6,5 kg - 10,5 kg
- 10 bulan: 6,7 kg - 10,9 kg
- 11 bulan: 6,9 kg - 11,2 kg
- 12 bulan: 7 kg - 11,5 kg
- Berat badan normal bayi laki-laki usia 7 - 12 bulan
Sama dengan bayi perempuan, status gizi bayi laki-laki dikatakan normal berdasarkan z-score apabila nilainya berkisar dari -2 SD sampai +2 SD.
- 7 bulan: 6,7 kg - 10,3 kg
- 8 bulan: 6,9 kg - 10,7 kg
- 9 bulan: 7,1 kg - 11 kg
- 10 bulan: 7,4 kg - 11,4 kg
- 11 bulan: 7,6 kg - 11,7 kg
- 12 bulan: 7,7 kg - 12 kg
Apa yang memengaruhi berat badan bayi?
Penting untuk tidak hanya fokus pada berat badan sebagai satu-satunya indikator perkembangan fisik. Pengukuran perkembangan lainnya termasuk panjang dan lingkar kepala bayi, Bunda.
Mempertimbangkan ketiga pengukuran tersebut memberi dokter gambaran tentang bagaimana bayi tumbuh, dibandingkan dengan bayi lain seusia dan berjenis kelamin sama.
Sementara itu, penting juga untuk mempertimbangkan tonggak perkembangan lainnya. Berbagai daftar tonggak perkembangan berdasarkan usia tersedia, misalnya dari buku Kesehatan Ibu dan Anak yang berwarna pink atau dari laman Ikatan Dokter Anak Indonesia.
Bagi siapa pun yang mencari informasi lebih lanjut tentang apa yang memengaruhi berat badan bayi, beberapa faktor dapat berperan, termasuk yang berikut ini:
Jenis kelamin
Dilansir Medical News Today, bayi laki-laki cenderung lebih besar daripada bayi perempuan dan biasanya mengalami peningkatan berat badan sedikit lebih cepat selama masa bayi.
Nutrisi
Peningkatan berat badan dan laju pertumbuhan juga dapat bergantung pada apakah bayi mengonsumsi ASI atau susu formula. Bayi yang disusui ASI atau susu formula mengalami peningkatan berat badan dan pertumbuhan yang lebih lambat dibandingkan bayi yang diberi susu formula selama tahun pertama.Â
Namun, pertumbuhan umumnya mengikuti tren yang serupa untuk bayi yang disusui ASI atau susu formula. Berat badan terus berfluktuasi bahkan setelah bayi mulai mengonsumsi makanan lain.
Kondisi medis
Masalah kesehatan yang mendasari dapat menyebabkan bayi mengalami peningkatan berat badan yang lebih lambat. Misalnya, bayi dengan kelainan jantung bawaan mungkin mengalami peningkatan berat badan yang lebih lambat dibandingkan bayi tanpa kondisi ini.
Masalah kesehatan yang memengaruhi penyerapan nutrisi atau pencernaan, seperti alergi atau autoimun, juga dapat menyebabkan peningkatan berat badan yang lambat.
Lahir prematur
Bayi yang lahir prematur mungkin tumbuh dan mengalami peningkatan berat badan yang lebih lambat selama tahun pertama mereka dibandingkan bayi yang lahir cukup bulan.
Namun, banyak bayi prematur mengalami peningkatan berat badan dengan cepat dan mengejar ketertinggalan sekitar ulang tahun pertama mereka.
Demikian ulasan mengenai berat badan normal bayi 7-12 bulan yang sebaiknya Bunda pahami. Segera lakukan pemeriksaan rutin untuk memastikan tumbuh kembang bayi 7-12 bulan berjalan sesuai standar kesehatan.
Bagi Bunda yang mau sharing soal parenting dan bisa dapat banyak giveaway, yuk join komunitas HaiBunda Squad. Daftar klik di SINI. Gratis!
(rap/rap)ARTIKEL TERKAIT
Parenting
Berat Badan Bayi Kurang, Haruskah Pakai Selang NGT? Ini Penjelasan Dokter
Parenting
Penyebab Berat Badan Bayi Susah Naik saat MPASI, Simak Cara Mencegah & Mengatasinya
Parenting
Pertambahan Berat Badan Bayi Normal Setiap Bulan Sesuai dengan Usianya
Parenting
Menghitung Berat Badan Ideal Bayi di Tahun Pertama, Apakah Si Kecil Sesuai?
Parenting
6 Cara Menjaga Berat Badan Bayi Tetap Ideal dan Sehat
7 Foto
Parenting
7 Potret Djiwa Anggara Anak Nadine Chandrawinata yang Kini Berusia 7 Bulan
HIGHLIGHT
HAIBUNDA STORIES
REKOMENDASI PRODUK
INFOGRAFIS
KOMIK BUNDA
FOTO
Fase Bunda
3 Kebutuhan Vitamin Penambah Berat Badan Bayi 6-12 Bulan
Penyebab Berat Badan Bayi Usia 3 Bulan ke Atas Tidak Bertambah
9 Resep MPASI BB Booster untuk Bayi Usia 11 Bulan ke Atas