parenting
10 Peran Nenek & Kakek yang Diam-diam Membentuk Kepribadian Anak saat Dewasa
HaiBunda
Senin, 06 Apr 2026 21:00 WIB
Daftar Isi
- Mengapa keterlibatan nenek dan kakek penting bagi anak?
-
10 peran nenek dan kakek dalam mendidik anak
- 1. Menjadi tempat anak bercerita
- 2. Mengajarkan makna bertambahnya usia
- 3. Mendisiplinkan dengan cara yang berbeda
- 4. Mengajarkan kesabaran
- 5. Mengajarkan untuk akrab dengan rasa bosan
- 6. Menjadi penenang di tengah kesulitan
- 7. Menerima anak apa adanya
- 8. Menunjukkan kasih sayang secara terbuka
- 9. Pengenal sejarah keluarga
- 10. Memberikan perhatian yang penuh
Beberapa keluarga melibatkan peran nenek dan kakek dalam mendidik anak, terutama pada keluarga yang sibuk. Pola pengasuhan yang diterapkan kakek dan nenek ini, ternyata dapat membentuk kepribadian anak saat tumbuh dewasa, lho.
Temuan ini diungkap dalam sebuah survei nasional yang dilakukan Universitas Oxford dalam meneliti hubungan anak dengan nenek dan kakeknya. Dari sana ditemukan bahwa kehadiran mereka berpengaruh besar terhadap kebahagiaan anak-anak, Bunda.
Penelitian tersebut juga menemukan adanya reaksi positif pada kehidupan sosial anak remaja. Salah satunya adalah anak yang menjadi lebih senang menjalin relasi dengan lintas generasi, serta lebih mudah beradaptasi saat kakek dan nenek mereka sering menemaninya
Lebih dari itu, peran nenek dan kakek tentunya sangat berharga bagi keluarga. Nah, untuk mengetahuinya lebih lanjut, simak penjelasan selengkapnya berikut ini.
Mengapa keterlibatan nenek dan kakek penting bagi anak?
Salah satu hal yang membekas bagi anak adalah ketika nenek dan kakek mereka ikut terlibat dalam hobi dan aktivitasnya, Bunda. Mereka akan merasa ada yang menemani dan mendukungnya selain orang tua.
Keterlibatan ini dapat membantu mengurangi masalah emosional, sosial, hingga perilaku anak. Begitupun kata peneliti senior dari Universitas Oxford, Ann Buchanan, yang menilai bahwa anak merasa lebih terdorong secara emosional saat menghabiskan waktu bersama keluarga.
“Kakek-nenek yang terlibat aktif dan melakukan berbagai hal bersama cucu mereka adalah mereka yang memberikan manfaat emosional paling besar,” jelasnya yang dikutip dari laman The Times.
Selain itu, bagi anak yang mulai beranjak remaja, nenek dan kakek sering menjadi sosok yang nyaman untuk diajak curhat, termasuk soal rencana masa depan. Dukungan yang diberikan membuat anak lebih percaya diri, bahkan memberikan rasa aman padanya.
10 peran nenek dan kakek dalam mendidik anak
Seperti yang telah disampaikan sebelumnya bahwa dampak tersebut bukan hanya dari rasa sayang semata, Bunda. Keterlibatan langsung nenek dan kakek, seperti menemaninya belajar, memberi nasihat, serta menjadi teman baginya turut menjadi kunci.
Berikut ini terdapat beberapa peran nenek dan kakek dalam mendukung tumbuh kembang anak yang dilansir dari laman Yahoo!life.
1. Menjadi tempat anak bercerita
Bunda perlu tahu, ada kalanya anak merasa tidak nyaman untuk bercerita kepada orang tua. Nah, di saat seperti ini nenek dan kakek berperan sebagai tempat yang aman bagi anak untuk bercerita tanpa takut merasa dihakimi.
2. Mengajarkan makna bertambahnya usia
Anak-anak yang sering bersama nenek dan kakek biasanya akan lebih familiar dengan proses penuaan. Mereka akan mengetahui dari nenek dan kakeknya bahwa setiap manusia akan bertambah usia, menua, dan kembali ke Tuhan, karenanya setiap orang itu berharga.
3. Mendisiplinkan dengan cara yang berbeda
Teguran dari nenek dan kakek biasanya lebih lembut, dibandingkan dengan orang tua. Dengan begitu, anak akan belajar bahwa nasihat atau teguran dapat datang dari cara yang lembut dan penuh rasa sayang, bukan hanya sekadar hukuman.
4. Mengajarkan kesabaran
Biasanya, nenek dan kakek cenderung lebih sabar dalam menghadapi cucu. Mereka tidak terburu-buru untuk menegur, justru memberikan waktu untuk berbicara dan menikmati prosesnya. Hal ini yang membuat anak merasa dihargai.
5. Mengajarkan untuk akrab dengan rasa bosan
Tidak seperti bersama orang lain atau yang lebih muda, rutinitas dan waktu yang dilalui nenek dan kakek cenderung lebih santai. Dari sini anak akan belajar menikmati rasa bosan, mencari kesenangan sendiri, dan berimajinasi.
6. Menjadi penenang di tengah kesulitan
Tak dapat dipungkiri bahwa kehidupan rumah tangga pasti ada saja konflik yang datang, Bunda. Nah, ketika situasi keluarga sedang sulit atau tidak menyenangkan, nenek dan kakek dapat menjadi tempat yang memberi rasa aman dan menenangkan bagi cucu.
7. Menerima anak apa adanya
Berbeda dengan orang tua yang cenderung sangat memikirkan keputusan dan masa depan anak, nenek dan kakek justru cenderung menerima segala keputusan dan kondisi sang cucu apa adanya. Hal ini membantu anak lebih percaya diri dalam mengenal dirinya.
8. Menunjukkan kasih sayang secara terbuka
Nenek dan kakek biasanya selalu terus terang dalam menunjukkan cinta dan kasih sayangnya yang begitu hangat. Untuk mendapatkan cintanya pun tidak banyak syarat, sehingga anak belajar bahwa kasih sayang dapat hadir tanpa tekanan atau tuntutan.
9. Pengenal sejarah keluarga
Melalui berbagai cerita dan pengalaman, nenek dan kakek dapat membantu anak memahami silsilah atau asal-usul keluarga. Hal ini membuat anak merasa menjadi bagian dari sesuatu yang berharga.
10. Memberikan perhatian yang penuh
Nenek dan kakek mampu memberikan perhatian yang penuh tanpa terbagi, sesuatu yang kadang sulit dilakukan oleh orang tua karena kesibukan. Meskipun sederhana, perhatian yang diberikan dapat menjadi kenangan yang berharga bagi anak hingga dewasa.
Demikian penjelasan mengenai peran nenek dan kakek dalam mendidik anak serta bagaimana pola pengasuhan yang dilakukannya. Semoga informasi ini bermanfaat, Bunda.
Bagi Bunda yang mau sharing soal parenting dan bisa dapat banyak giveaway, yuk join komunitas HaiBunda Squad. Daftar klik di SINI. Gratis!
(rap/rap)ARTIKEL TERKAIT
Parenting
Alasan Gaya Parenting Type C, Dianggap sebagai Pola Pengasuhan Paling Keren
Parenting
Psikolog Ungkap Anak Perfeksionis Lebih Rentan Cemas, Ini Cara Orang Tua Membantunya
Parenting
Kenali 5 Tanda Anak Merasa Kesepian, Segera Atasi Demi Masa Depannya
Parenting
Kebutuhan Energi Anak Usia 6 Tahun yang Baru Masuk Sekolah
Parenting
9 Tips Lindungi Mata Anak Gatal Akibat Gadget, Berkedip Salah Satunya
5 Foto
Parenting
Potret Fajar Alamri Bocah 5 Tahun Jadi Peserta Termuda di Kompetisi Biliar Internasional
HIGHLIGHT
REKOMENDASI PRODUK
INFOGRAFIS
KOMIK BUNDA
FOTO
Fase Bunda
9 Dampak Psikologis Anak Diasuh Nenek dan Kakeknya
10 Cara Menghadapi Mertua yang Ikut Campur Masalah Cucu
7 Kalimat 'Kuno' Orang Tua yang Masih Digunakan Sampai Sekarang Menurut Psikolog