PARENTING
Mengapa Bayi Baru Lahir Harus Segera Diberi Imunisasi Vitamin K? Penting Diketahui!
Indah Ramadhani | HaiBunda
Selasa, 05 May 2026 15:10 WIBBayi baru lahir tidak memiliki cadangan vitamin K yang cukup dalam tubuh. Di beberapa kasus, kekurangan vitamin K dapat membawa Si Kecil pada kondisi yang lebih serius.
Vitamin K dalam tubuh diproduksi oleh mikrobioma usus. Produksinya akan berkembang seiring pertumbuhan dan semakin beragamnya asupan makanan anak. Namun, pada bayi yang baru lahir, kadar vitamin K masih sangat rendah.
Penelitian terbaru menemukan sebuah langkah untuk mencegah kekurangan kadar vitamin K dalam tubuh. Disampaikan dalam Yale Medicine, pemberian imunisasi vitamin K dipercaya membantu menghindari risiko pendarahan pada bayi yang baru lahir.
Mengenal vitamin K
Vitamin K merupakan nutrisi yang penting untuk pembekuan darah dan kesehatan tulang. Tanpa vitamin K, tubuh tidak mampu menghentikan pendarahan, mulai dari luka ringan hingga kasus yang lebih serius seperti pendarahan di otak.
Vitamin K umumnya bisa didapatkan anak-anak dan orang dewasa melalui konsumsi sayuran hijau, produk susu, telur, dan daging. Selain itu, bakteri sehat di usus juga memproduksi vitamin K.
Sementara itu, pada bayi yang baru lahir, mereka belum mampu mengonsumsi makanan tersebut. Bahkan, selama di dalam kandungan, vitamin K tidak mampu menembus plasenta sehingga bayi tidak memiliki cukup vitamin untuk memenuhi kebutuhan pembekuan darah.
Bagi bagi yang diberi susu formula, mereka sedikit lebih beruntung karena susu formula diperkaya dengan vitamin K. Akan tetapi jumlah vitamin K tersebut juga terbatas dan hanya mendukung sebagian kebutuhannya.
Maka dari itu, bayi diharapkan mendapatkan kebutuhan vitamin K sesegera mungkin, sebelum terjadi hal-hal yang tidak diinginkan. Imunisasi vitamin K ini menjadi standar perawatan untuk semua bayi yang baru lahir terlepas dari metode pemberian makannya.
Mengapa imunisasi vitamin K begitu penting?
Seperti yang disampaikan sebelumnya, minimnya vitamin K membuat darah pada tubuh sulit membeku atau terjadi pendarahan. Hal ini berkaitan dengan kondisi defisiensi vitamin K atau VKDB (Vitamin K Deficiency Bleeding).
VKDB adalah kondisi yang langka namun serius, di mana darah bayi yang baru lahir tidak dapat membeku dengan benar. Pendarahan ini dapat terjadi di beberapa bagian tubuh, seperti otak, yang menyebabkan cedera permanen atau kondisi yang lebih fatal.
Terdapat 3 jenis VKDB yang dikelompokkan berdasarkan waktu terjadinya:
- VKDB onset dini: Muncul dalam 24 jam pertama setelah kelahiran. Biasanya diakibatkan oleh ibu yang mengonsumsi obat-obatan tertentu yang mengganggu vitamin K, seperti antikejang dan pengencer darah.
- VKDB klasik: Terjadi antara 2 hari hingga 1 minggu setelah kelahiran. Kasus VKDB klasik ini terjadi sekitar 1 dari 60 hingga 1 dari 250 bayi baru lahir yang tidak menerima vaksinasi.
- VKDB onset terlambat: Terjadi antara 1 minggu hingga 6 bulan setelah lahir dan memengaruhi sekitar 1 dari 14.000 hingga 1 dari 2.000 bayi yang tidak menerima vaksinasi. VKDB jenis ini yang paling berbahaya karena memungkinkan untuk pendarahan otak.
Gejalanya bervariasi, mulai dari bayi yang mudah memar, pendarahan dari hidung dan area tali pusar, hingga pendarahan dalam yang parah. Bayi dengan VKDB yang parah kemungkinan besar harus menerima perawatan intensif.
Sementara itu, bayi yang tidak mendapatkan imunisasi vitamin K juga memiliki kemungkinan 81 kali lebih besar mengembangkan degenerasi kromosom Vitamin K, yang muncul di kemudian hari dibandingkan dengan bayi yang menerima imunisasi.
Kapan imunisasi vitamin K diberikan kepada anak?
Melansir aman resmi Yale University, pemberian suntikan atau imunisasi vitamin K diutamakan saat bayi belum melakukan kontak kulit ke kulit dengan orang tua, atau lebih spesifiknya satu jam pertama setelah lahir. Sebab periode tersebut merupakan periode emas bagi keduanya.
“Setelah proses pengikatan awal itu, kami biasanya membawa bayi ke inkubator atau keranjang bayi untuk diperiksa oleh perawat atau dokter dan dapat memberikan suntikan saat itu juga, biasanya bersamaan dengan salep mata untuk mencegah konjungtivitis bakteri neonatal,” kata dokter spesialis Rumah Sakit Yale, Jaspreet Loyal, MD, MS.
Melansir Children's Hospital of Philadelphia, pemberian imunisasi ini sangatlah aman, Bunda. Namun, tetap ada beberapa efek samping yang terjadi, seperti memar ringan, nyeri singkat, atau sedikit pembengkakan di tempat suntikan.
Suntikan umumnya diberikan di paha dan nantinya vitamin tersebut akan tersimpan di hati bayi. Vitamin ini sangat penting untuk pertumbuhan dan perkembangan mereka, terutama untuk mencegah pendarahan.
Demikian penjelasan mengenai imunisasi vitamin K yang sangat penting bagi bayi baru lahir. Semoga informasi ini bermanfaat, Bunda.
Bagi Bunda yang mau sharing soal parenting dan bisa dapat banyak giveaway, yuk join komunitas HaiBunda Squad. Daftar klik di SINI. Gratis!
(rap/rap)Simak video di bawah ini, Bun:
Jangan Terlewat Bun, 5 Daftar Imunisasi Gratis dari Pemerintah untuk Bayi 0-6 Bulan
TOPIK TERKAIT
ARTIKEL TERKAIT
5 Daftar Imunisasi Gratis dari Pemerintah untuk Bayi 0-6 Bulan, Catat Bun!
Dampak Menunda Imunisasi Bayi Saat Pandemi, Bunda Perlu Tahu
Bunda, Yuk Intip Jadwal Imunisasi Dasar untuk si Kecil di Masa Pandemi
Haruskah Imunisasi Bayi Ditunda Saat Pandemi Corona? Simak Saran Dokter
TERPOPULER
Ciri-Ciri Orang Punya IQ Tinggi dari Kebiasaan yang Sering Dikira Egois
Intip Potret Kehamilan Irish Bella, Semakin Hangat Bareng Suami dan Empat Anak
Voting Pilihan Bunda Awards 2026, Yuk!
5 Ciri Kepribadian yang Menunjukkan Kecemasan Seseorang di Tempat Kerja
DDTK Bayi dan Balita: Aturan Usia, Manfaat Beserta Cara Mendeteksinya
REKOMENDASI PRODUK
9 Rekomendasi Reed Diffuser Lokal yang Wanginya Enak & Tahan Lama
Amira SalsabilaREKOMENDASI PRODUK
5 Pasta Gigi Bayi 1 Tahun ke Atas yang Aman Jika Tak Sengaja Tertelan, Pilih Terbaik Cegah Karies
Annisa KarnesyiaREKOMENDASI PRODUK
10 Rekomendasi Selang Gas yang Bagus dan Aman, Miliki 3 Lapis Pengaman
Amira SalsabilaREKOMENDASI PRODUK
5 Rekomendasi Scalp Serum untuk Mengatasi Ketombe dan Rambut Rontok
Amira SalsabilaREKOMENDASI PRODUK
7 Ide Hiasan 17 Agustus 2026 Kemerdekaan yang Unik dan Menarik
Annisa KarnesyiaTERBARU DARI HAIBUNDA
DDTK Bayi dan Balita: Aturan Usia, Manfaat Beserta Cara Mendeteksinya
Voting Pilihan Bunda Awards 2026, Yuk!
5 Ciri Kepribadian yang Menunjukkan Kecemasan Seseorang di Tempat Kerja
Intip Potret Kehamilan Irish Bella, Semakin Hangat Bareng Suami dan Empat Anak
Bukan Sekadar Lomba 17 Agustus, Ini Cara Sekolah Global Mandiri Bangun Kolaborasi Siswa & Orang Tua
FOTO
VIDEO
DETIK NETWORK
-
Rekomendit
Lomba 17 Agustusan Makin Meriah, Sudah Siapkan Peralatannya?
-
Beautynesia
Sejarah Lagu Indonesia Raya dan Fakta Menariknya yang Wajib Diketahui
-
Female Daily
6 Kebiasaan Cuci Muka yang Diam-Diam Bisa Merusak Skin Barrier
-
CXO
Turnamen Voli SBY Cup 2026 di Magelang 13-17 Mei, Ada LavAni-Samator
-
Wolipop
Rumor Kolaborasi dengan Zara Beredar, JW Anderson Buka Suara
-
Mommies Daily
Tanggal Tua? Ini 10 Ide Menu Keluarga Murah yang Nggak Bikin Bosan