PARENTING
Ciri-Ciri Anak Terkena Asma yang Jarang Disadari Orang Tua
Asri Ediyati | HaiBunda
Rabu, 06 May 2026 09:30 WIBAsma adalah penyakit kronik yang sering dialami anak-anak. Asma terjadi di saluran udara, tabung pernapasan yang membawa udara dari hidung ke paru-paru.
Hal ini menyebabkan otot-otot di dalam tabung menjadi tegang dan bagian dalamnya membengkak serta menghasilkan lendir kental. Akibatnya, tabung menjadi sempit dan sulit bernapas.
Dikutip dari laman Direktorat Jenderal Kesehatan Lanjutan Kementerian Kesehatan, asma pada anak mempunyai berbagai aspek khusus yang berkaitan dengan proses tumbuh kembang anak, baik pada masa bayi, balita maupun anak-anak. Asma sering terjadi pada anak di bawah lima tahun dan masih berlanjut pada usia anak-anak di atasnya.
Umumnya asma pada anak-anak diklasifikasikan menjadi asma ringan, asma sedang, dan asma berat. Klasifikasi ini didasarkan pada frekuensi, lamanya, dan aktifitas di luar serangan asma.
Penyebab asma pada anak
Tidak diketahui alasan pasti penyebab anak terkena asma. Anak-anak lebih mungkin terkena asma jika mereka:
- Memiliki anggota keluarga yang menderita asma atau alergi.
- Lahir prematur atau dengan berat badan lahir rendah.
- Berada di sekitar polusi udara seperti kebakaran hutan, jamur, atau asap rokok bekas.
Mengutip laman Divisi Pulmonologi Anak, Departemen Pediatri di Fakultas Kedokteran University of Florida Health, tanda-tanda peringatan dini asma adalah perubahan fisik dan emosional yang terjadi sebelum anak mulai mengalami kesulitan bernapas.
Ini adalah tanda-tanda awal asma dan terjadi sebelum orang tua dapat mendengar anak mengi atau batuk. Tanda-tanda peringatan dini tidak sama untuk setiap anak, dan bahkan anak yang sama mungkin tidak selalu menunjukkan tanda-tanda yang sama.
Dengan mempelajari tanda-tanda peringatan dini, anak-anak dengan asma dan keluarga mereka belajar untuk menyadari pesan apa yang diberikan tubuh. Mengenali dan menindaklanjuti tanda-tanda peringatan dini asma, merupakan bagian penting dari pengendalian asma.
Ciri-ciri anak terkena asma yang jarang disadari orang tua
Ada beberapa ciri anak terkena asma yang jarang disadari orang tua. Apa aja? Simak selengkapnya berikut ini.
1. Batuk yang terus menerus atau berulang
Batuk yang berlangsung selama berminggu-minggu, kemudian memburuk di malam hari, muncul setelah berolahraga atau tertawa
dapat menjadi salah satu tanda awal asma pada anak-anak. Dokter spesialis anak konsultan dr. Mahesh Katre, mengatakan bahwa banyak orang tua mengira ini adalah pilek yang berkepanjangan.
"Tetapi batuk yang berhubungan dengan asma sering terjadi tanpa demam atau gejala infeksi lainnya," tulis Katre yang berpraktik NMC Royal Hospital Dubai.
2. Sesak napas atau pernapasan cepat
Anak-anak mungkin bernapas lebih cepat dari biasanya. Mereka kesulitan menyelesaikan kalimat, berhenti bermain lebih awal dari anak-anak lain.
Anak-anak kecil mungkin tidak menjelaskan sesak napas dengan jelas, tetapi tanda-tanda seperti lubang hidung yang melebar atau usaha yang terlihat saat bernapas adalah tanda bahaya.
3. Mengi atau suara bersiul saat bernapas
Mengi adalah suara bersiul bernada tinggi, biasanya terdengar saat anak menghembuskan napas. Mengi sesekali selama pilek mungkin tidak selalu berarti asma, tetapi episode berulang atau mengi tanpa infeksi tidak boleh diabaikan. Ini sering menunjukkan penyempitan saluran napas yang perlu dievaluasi.
4. Sesak atau ketidaknyamanan di dada
Anak yang lebih besar mungkin menggambarkan perasaan sesak, tekanan, atau nyeri di dada. Anak yang lebih kecil mungkin memegangi dada mereka atau mengeluh bahwa "sakit saat bernapas". Sesak dada adalah gejala klasik penyempitan saluran napas dan harus selalu ditanggapi dengan serius.
5. Kelelahan dan penurunan tingkat aktivitas
Anak-anak dengan asma yang tidak terkontrol dengan baik mungkin tampak sangat lelah atau menghindari aktivitas fisik. Mereka mungkin tidak ikut berolahraga atau mengeluh merasa lebih cepat lelah daripada teman-teman sebayanya.
Hal ini sering diabaikan tetapi dapat menandakan kesulitan bernapas yang berkelanjutan.
Apa saja pengobatan untuk asma pada anak-anak?
Jika anak menderita asma, biasanya dokter akan memberikan petunjuk untuk mengelola gejala asma anak dan mencegah serangan asma, seperti:
- Strategi untuk menghindari pemicu. Misalnya, jika asap tembakau merupakan pemicu bagi anak, maka jangan mengizinkan siapa pun merokok di rumah atau mobil.
- Obat pereda jangka pendek, juga disebut obat pereda cepat. Obat ini membantu mencegah gejala atau meredakan gejala selama serangan asma. Termasuk inhaler yang harus selalu tersedia untuk anak. Mungkin juga termasuk jenis obat lain yang bekerja cepat untuk membantu membuka saluran napas anak.
- Obat pengendali. Obat ini bekerja dengan mengurangi peradangan saluran napas dan mencegah penyempitan saluran napas. Tidak semua anak akan mengonsumsi obat pengendali. Apakah anak membutuhkannya atau tidak tergantung pada seberapa parah asmanya dan seberapa sering anak mengalami gejala.
Demikian ciri-ciri asma pada anak yang sebaiknya disadari orang tua. Asma lebih sering terjadi pada anak-anak usia di bawah lima tahun. Sehingga penting memerhatikan ciri-ciri dan penanganan pertama saat Si Kecil sesak napas ketika asma kambuh. Semoga informasinya membantu!
Bagi Bunda yang mau sharing soal parenting dan bisa dapat banyak giveaway, yuk join komunitas HaiBunda Squad. Daftar klik di SINI. Gratis!
(rap/rap)Simak video di bawah ini, Bun:
Kenali Tanda Sumeng pada Si Kecil & Cara Mengatasinya
TOPIK TERKAIT
ARTIKEL TERKAIT
Asma pada Anak: Kenali Gejala, Penyebab, Cara Mengobati, dan Mencegahnya
3 Gejala Utama Anak Terkena Asma & Perawatan yang Bisa Dilakukan di Rumah
Kompor Gas Disebut Bisa Tingkatkan Risiko Anak Kena Asma, Bun
Kondisi Rumah Begini Bisa Bantu Cegah Asma Anak Kambuh
TERPOPULER
7 Ciri Kepribadian Orang yang Suka Warna Ungu, Terbuka dan Suka Hal Misterius
Momen Membanggakan Seraphina Anak Yasmine Wildblood Ikut Kejuaraan Gymnastik di China
10 Kandungan Skincare yang Aman untuk Ibu Hamil, Kenali Juga yang Berbahaya
7 Kalimat Sopan saat Menanggapi Perbedaan Pendapat dengan Orang Lain
Benarkah Menikah di Bulan Maulid Bisa Bawa Sial? Ini Penjelasannya
REKOMENDASI PRODUK
9 Rekomendasi Reed Diffuser Lokal yang Wanginya Enak & Tahan Lama
Amira SalsabilaREKOMENDASI PRODUK
5 Pasta Gigi Bayi 1 Tahun ke Atas yang Aman Jika Tak Sengaja Tertelan, Pilih Terbaik Cegah Karies
Annisa KarnesyiaREKOMENDASI PRODUK
10 Rekomendasi Selang Gas yang Bagus dan Aman, Miliki 3 Lapis Pengaman
Amira SalsabilaREKOMENDASI PRODUK
5 Rekomendasi Scalp Serum untuk Mengatasi Ketombe dan Rambut Rontok
Amira SalsabilaREKOMENDASI PRODUK
7 Ide Hiasan 17 Agustus 2026 Kemerdekaan yang Unik dan Menarik
Annisa KarnesyiaTERBARU DARI HAIBUNDA
7 Ciri Kepribadian Orang yang Suka Warna Ungu, Terbuka dan Suka Hal Misterius
10 Kandungan Skincare yang Aman untuk Ibu Hamil, Kenali Juga yang Berbahaya
Momen Membanggakan Seraphina Anak Yasmine Wildblood Ikut Kejuaraan Gymnastik di China
Benarkah Menikah di Bulan Maulid Bisa Bawa Sial? Ini Penjelasannya
7 Kalimat Sopan saat Menanggapi Perbedaan Pendapat dengan Orang Lain
FOTO
VIDEO
DETIK NETWORK
-
Rekomendit
Mau Ambil Video dari Atas Tanpa Ribet Remote? Drone Ini Jawabannya
-
Beautynesia
Tes Kepribadian: Anjing, Dua Perempuan, atau Wajah yang Pertama Kamu Lihat? Ini Artinya...
-
Female Daily
Ketiak Hitam Padahal Jarang Cukur? Ini 7 Penyebab yang Sering Nggak Disadari!
-
CXO
Turnamen Voli SBY Cup 2026 di Magelang 13-17 Mei, Ada LavAni-Samator
-
Wolipop
Video: Intip Gaya Nindy hingga Titi DJ di Fashion Show Ivan Gunawan
-
Mommies Daily
5 Acara 17-23 Agustus 2026: HUT RI, Konser iKON, hingga LaLaLa Fest