PARENTING
Berapa Jam Tidur Bayi 4 Bulan? Ketahui Pola Tidur yang Normal & Cara Mengaturnya
Asri Ediyati | HaiBunda
Jumat, 12 Jun 2026 20:20 WIBPada usia empat bulan, bayi siap untuk mengalami lompatan perkembangan besar pertama dari sekian banyak lompatan yang akan datang. Sebagai orang tua, kita pasti menantikan perkembangan ini. Namun, perubahan ini membuat pergeseran pola tidur mereka dapat mengganggu jadwal tidur yang telah mereka tetapkan.
Biasanya mereka tidur sesuai waktu yang diharapkan, namun mengalami pergeseran jadwal. Tiba-tiba jam tidurnya mulai lebih sedikit, tidak sepanjang ketika mereka baru lahir.
Tetapi Bunda jangan khawatir, hal yang disebut dengan regresi tidur ini merupakan hal yang normal dan sementara. Kita dapat mengambil langkah-langkah untuk membuat bayi kembali tidur nyenyak.
"Bayi sering mengalami periode pertumbuhan pesat yang singkat yang disebut 'lonjakan pertumbuhan,' tetapi hal itu tidak selalu berkaitan dengan regresi tidur usia 4 bulan," kata Liz Donner, M.D., seorang dokter spesialis anak dan anggota Dewan Penasihat BabyCenter.
"Saya memandang regresi tidur usia 4 bulan sebagai efek samping dari perkembangan otak yang normal," ungkapnya dikutip dari BabyCenter.
Berapa jam durasi tidur bayi 4 bulan yang normal?
Bayi usia empat bulan membutuhkan 12–16 jam tidur per hari, termasuk tidur siang. Di usia empat bulan ini, otak dan tubuh bayi berkembang pesat, dan proses pembentukan serta penghubungan berbagai area otak dan sistem saraf dapat menyebabkan ketidakstabilan pola tidur.
Dilansir Sleep Foundation, hal ini mulai berubah sekitar usia 3 hingga 4 bulan ketika pola tidur bayi mulai stabil, artinya mereka mulai tidur lebih lama dalam satu waktu. Meskipun tidur siang beberapa kali masih menjadi hal yang biasa, mereka mungkin memiliki sesi tidur malam yang lebih lama dan total jam tidur yang lebih sedikit.
Pola Tidur Bayi Usia 4 Bulan
Jadwal tidur bayi yang berusia 4 bulan akan bergantung pada sejumlah faktor. Apakah Bunda menyusui atau memberi susu formula adalah salah satu faktor terbesar, dan mungkin termasuk dua hingga tiga kali tidur siang sepanjang hari. Tidur siang tidak selalu sama pada tahap ini, jadi durasinya dapat berkisar antara 30 menit hingga 2 jam.
Berikut adalah contoh pola tidur Si Kecil yang berusia 4 bulan, meskipun ini akan bervariasi tergantung masing-masing bayi:
- Jam 6 pagi: Bangun
- Jam 09.00 - 10.30: Waktu tidur siang
- Jam 12.00 - 14.00: Waktu tidur siang
- Jam 16.00 - 17.00: Waktu tidur siang
- Jam 20.00: Waktu tidur malam.
Perlu diingat bahwa jadwal tidur malam biasanya termasuk bangun untuk makan kira-kira setiap 3-4 jam, sebagian besar bayi tidak tidur sepanjang malam sampai mereka berusia enam bulan.
4 Cara mengatur jam tidur bayi
Untuk mengatur jam tidur bayi, ada beberapa cara yang dapat Bunda upayakan agar tidur mereka lebih teratur dan cukup. Berikut caranya:
1. Buat rutinitas
Menetapkan rutinitas yang berbeda selama jam bangun dan tidur dapat membantu menyesuaikan jam internal bayi dan mendorong tidur malam. Pada siang hari, jaga agar bayi tetap aktif dengan waktu bermain dan berikan akses ke cahaya alami.
Pada malam hari, biarkan anak tertidur nyenyak di tempat tidur, bukan tertidur di tempat lain dan kemudian ditidurkan di tempat tidur. Ini dapat membantu mereka membiasakan tidur di tempatnya sendiri, yang berguna menenangkan diri mereka sendiri saat terbangun di malam hari.
Memastikan bayi sudah benar-benar kenyang, juga akan membuat mereka tidur lebih lama sebelum waktu menyusui berikutnya.
2. Menciptakan lingkungan tidur yang nyaman
Kamar tidur bayi harus gelap, tenang, dan damai sehingga meminimalisir sumber stimulasi, gangguan, atau kekacauan. Dikutip dari laman Kementerian Kesehatan RI, jaga suhu ruangan agar tetap nyaman.
Pilih pakaian tidur sesuai kondisi ruangan. Misalnya, pada suhu 18-22°C anak bisa menggunakan pakaian lengan panjang. Jika menggunakan kipas angin, jangan arahkan langsung kepada tubuh anak.
Usahakan lingkungan tidak terlalu berisik, karena anak menghabiskan banyak waktu tidurnya dalam tahap light sleep yang mudah terganggu. Bayi di bawah empat bulan juga masih memiliki refleks kaget yang membuat mereka lebih mudah terbangun. Suasana yang tenang dan nyaman membantu anak tidur lebih lama dan berkualitas, Bunda.
3. Bantu bayi mengantuk
Aktivitas yang menenangkan seperti memeluk atau mengayun dapat meningkatkan rasa kantuk. Cobalah untuk mengidentifikasi tanda-tanda seperti rewel atau menggosok mata yang dapat menunjukkan bahwa bayi lelah. Ini bisa menjadi isyarat untuk memulai rutinitas tidur sehingga Bunda dapat menidurkannya saat masih mengantuk.
4. Dorong bayi untuk kembali tidur dengan lembut
Jika bayi terbangun di malam hari, penting untuk mendorongnya kembali tidur dengan lembut. Bunda mungkin ingin menunggu sebentar sebelum menenangkannya, untuk melihat apakah ia mampu menenangkan diri sendiri dan kembali tidur.
Jika kita perlu memberi makan bayi di malam hari, cobalah untuk melakukannya secepat mungkin, sambil menjaga ruangan tetap gelap dan tenang. Segera setelah diberi makan, hindari bermain dengannya atau merangsangnya dan kembalikan ke tempat tidurnya agar ia kembali tidur.
Penyebab utama bayi 4 bulan susah tidur
Regresi tidur pada bayi usia empat bulan, dapat terjadi karena sedang dalam berada dalam transisi besar dari pola tidur bayi baru lahir ke usia yang lebih besar. Transisi tersebut tidak selalu mulus, mungkin bisa mengalami stagnasi atau kemunduran seperti regresi tidur.
Biasanya tidak ada satu penyebab tunggal untuk regresi tidur pada bayi usia empat bulan, tetapi beberapa faktor yang berkontribusi mungkin termasuk:
- Kecemasan perpisahan (separation anxiety)
- Kesadaran yang lebih besar terhadap lingkungan sekitar mereka, yang dapat mengakibatkan stimulasi berlebihan
- Transisi yang tidak merata ke tidur yang terkonsolidasi
- Gangguan di lingkungan tidur bayi.
Cara mengatasi bayi 4 bulan susah tidur
Selain mempraktikkan cara untuk mengatur jam tidur mereka, jika Bunda masih kesulitan, berikut cara mengatasi bayi empat bulan yang susah tidur:
- Tetap konsisten, meskipun tidak berjalan dengan baik. Tetap melanjutkan rutinitas adalah salah satu hal paling bermanfaat yang dapat dilakukan untuk tidur bayi selama mereka susah tidur.
- Hentikan pemberian ASI/susu formula di malam hari. Sebagian besar bayi yang berada di usia 4-6 bulan, sudah mendapatkan cukup kalori di siang hari dan dapat tidur sepanjang malam tanpa makan. Jika merasa bayi sudah siap, bicarakan dengan dokter anak dan cobalah untuk menghentikan pemberian ASI di malam hari selama sekitar dua minggu.
- Pantau pemberian makan. Meskipun bayi mungkin sudah siap mengembangkan kemampuannya untuk tidur sepanjang malam tanpa makan, pertama-tama pastikan mereka cukup makan di siang hari agar hal itu berhasil. Jika kita merasa bayi mungkin terbangun karena lapar, catat kapan dan berapa banyak mereka makan, dan lakukan penyesuaian untuk memastikan mereka mendapatkan cukup kalori di siang hari. Cari tahu berapa banyak ASI dan susu formula yang dibutuhkan bayi usia empat bulan.
- Mintalah bantuan. Regresi tidur bisa sama melelahkannya bagi orang tua, seperti halnya bagi bayi. Jangan ragu untuk meminta bantuan dari pasangan atau orang terkasih lainnya. Pastikan juga Bunda mendapatkan beberapa jam tidur berturut-turut, cukup makan, dan meluangkan waktu untuk diri sendiri untuk memulihkan tubuh dan otak.
Kapan harus khawatir mengenai tidur bayi?
Regresi tidur empat bulan adalah perubahan biologis permanen dalam cara bayi memproses tidur. Biasanya berlangsung selama 2-4 minggu saat mereka beralih dari siklus tidur bayi baru lahir, ke pola yang lebih matang dan mirip orang dewasa. Hal ini sangat wajar dan normal. Namun, jika bayi susah tidur karena disebabkan oleh sakit, maka perlu konsultasikan ke dokter.
Demikian ulasan mengenai pola tidur bayi empat bulan, dan cara mengatasi anak-anak yang kesusahan tidur nyenyak. Semoga informasinya membantu!
Bagi Bunda yang mau sharing soal parenting dan bisa dapat banyak giveaway, yuk join komunitas HaiBunda Squad. Daftar klik di SINI. Gratis!
(rap/rap)Simak video di bawah ini, Bun:
7 Penyebab Anak Merasa Pusing saat Bangun Tidur
TOPIK TERKAIT
ARTIKEL TERKAIT
Durasi dan Jadwal Tidur Bayi Usia 0-6 Bulan untuk Tumbuh Kembang Maksimal
Si Kecil Sulit Tidur Teratur? Coba Terapkan Jadwal Tidur 2 3 4 Bun
Begini Pola Tidur Bayi 1 Bulan yang Perlu Bunda Ketahui
Bunda Perlu Tahu, Panduan Jam Tidur Bayi Usia 0 - 12 Bulan
TERPOPULER
9 Kebiasaan yang Sering Tidak Disadari Ternyata Mengganggu Orang Lain
Mengenang Sosok Putri Thailand Bajrakitiyabha Mahidol, Meninggal Dunia Usai 3 Tahun Koma
Potret Terbaru King Faaz Anak Fairuz A Rafiq Jadi Penghafal Al-Qur'an, Resmi Wisuda Juz 27
Ciri Orang yang Hanya Basa-basi, Sering Ucapkan 11 Kalimat Ini
Nex Carlos Umumkan Kehamilan Ketiga Istrinya Vienesca, Sempat Kaget & Anggap Ujian Besar
REKOMENDASI PRODUK
9 Label Nama Buku Aesthetic untuk Buku Pelajaran Anak
Nadhifa FitrinaREKOMENDASI PRODUK
7 Bantal Menyusui Multifungsi Terbaik yang Bagus & Nyaman untuk Ibu & Bayi
Annisa KarnesyiaREKOMENDASI PRODUK
9 Bumbu Masak Instan untuk Masakan Enak dan Praktis
Amira SalsabilaREKOMENDASI PRODUK
5 Rekomendasi Pashmina Viscose yang Bagus, Adem, dan Nyaman Dipakai Seharian
Amira SalsabilaREKOMENDASI PRODUK
9 Rak Panci Terbaik dari Kayu, Besi hingga Gantung
Amira SalsabilaTERBARU DARI HAIBUNDA
9 Kebiasaan yang Sering Tidak Disadari Ternyata Mengganggu Orang Lain
Potret Terbaru King Faaz Anak Fairuz A Rafiq Jadi Penghafal Al-Qur'an, Resmi Wisuda Juz 27
Kisah Dokter Tangani Anak 5 Th Alami Fetus in Fetu, Kelainan Langka Kembar Parasit
Berapa Jam Tidur Bayi 4 Bulan? Ketahui Pola Tidur yang Normal & Cara Mengaturnya
Ciri Orang yang Hanya Basa-basi, Sering Ucapkan 11 Kalimat Ini
FOTO
VIDEO
DETIK NETWORK
-
Insertlive
Begini Kronologi Bolot Dirawat di RS, Awalnya Alami Sesak Napas
-
Beautynesia
5 Ciri Kepribadian Orang yang Buka Medsos Setiap Hari Tapi Jarang Update Status
-
Female Daily
LG Electronics Hadirkan Budaya Housewarming ala Korea Selatan ke Asia Tenggara!
-
CXO
GOT7 Rilis Album Baru, Persiapan Harus Lewat Video Call Karena Hal Ini
-
Wolipop
5 Momen Nicole Kidman Pamer Rambut Asli, Lebih Sering Pakai Wig
-
Mommies Daily
Promo PRJ 2026: Panduan Belanja Hemat dan Banjir Promo ke Jakarta Fair Bareng Keluarga