HaiBunda

PARENTING

Pendidikan Ayah dan Bunda Bisa Beri Petunjuk soal Kecerdasan Anak, Simak Faktanya

Annisa Karnesyia   |   HaiBunda

Jumat, 23 Oct 2026 16:00 WIB
Pendidikan Ayah dan Bunda Bisa Beri Petunjuk soal Kecerdasan Anak/ Foto: Getty Images/iStockphoto/Sunan Wongsa-nga
Jakarta -

Keberhasilan akademis dan kecerdasan anak dapat dipengaruhi oleh berbagai faktor, Bunda. Salah satunya adalah tingkat pendidikan orang tua dan keterlibatan orang tua dalam pendidikan anak-anaknya.

Pada tahun 2022, National Center for Education Statistics (NCES) melakukan penelitian untuk mempelajari karakteristik keluarga dan faktor-faktor yang memengaruhi prestasi akademik anak-anak. Penelitian ini menemukan 58 persen anak-anak tinggal di rumah tangga di mana setidaknya ada satu orang dewasa yang memiliki hubungan keluarga telah memperoleh gelar diploma atau lebih tinggi.

Sementara itu, 42 persen anak-anak di bawah usia 18 tahun yang tinggal di rumah tangga di mana tidak ada orang dewasa yang memiliki hubungan keluarga dapat memperoleh gelar sarjana. Demikian seperti melansir dari laman Lamar University.


Sebuah studi tahun 2024 yang diterbitkan dalam International Journal of Arts, Science and Humanities juga meneliti pengaruh tingkat pendidikan orang tua terhadap keberhasilan akademik anak-anak mereka. Peneliti menemukan bahwa latar belakang pendidikan orang tua muncul sebagai penentu penting yang memengaruhi prestasi akademik anak-anak mereka.

Hal ini lantaran orang tua adalah guru pertama anak. Mereka tak hanya membentuk perspektif anak-anak, tapi juga menanamkan nilai-nilai, dan meletakkan dasar bagi jalur pendidikan anak mereka.

Studi tersebut juga menemukan bahwa siswa dengan orang tua yang berpendidikan tinggi memperoleh nilai dan peringkat yang lebih tinggi daripada siswa yang orang tuanya kurang berpendidikan.

Selain itu, tingkat keterlibatan orang tua dalam pendidikan juga dapat berpengaruh secara signifikan. Semakin terlibat orang tua dalam studi anak mereka, maka semakin baik prestasi akademik anak tersebut.

Studi tersebut menekankan bahwa prestasi pendidikan siswa tidak dapat semata-mata dikaitkan dengan tingkat pendidikan orang tua mereka. Keterlibatan orang tua, status sosial ekonomi, pengalaman sosial dan budaya, dan banyak faktor lainnya juga berperan penting dalam keberhasilan pendidikan seorang anak.

Temuan serupa juga pernah dipublikasikan di European Journal of Public Health tahun 2022. Studi ini mengungkap bahwa tingkat pendidikan orang tua bisa memengaruhi prestasi anak-anaknya.

"Pendidikan orang tua adalah salah satu prediktor terbaik prestasi sekolah anak. Pendidikan orang tua yang lebih tinggi tidak hanya dikaitkan dengan kecerdasan anak yang lebih tinggi, tetapi prestasi lebih baik di sekolah yang berhubungan juga dengan faktor-faktor terkait keluarga lainnya," demikian hasil studi.

Pendidikan orang tua tidak hanya menjadi prediktor yang konsisten terhadap prestasi sekolah anak, tetapi juga sangat memengaruhi kesehatan fisik, kesehatan mental, dan kemampuan kognitif anak-anak mereka. Orang tua dengan tingkat pendidikan yang lebih tinggi cenderung tinggal di lingkungan yang berkualitas lebih tinggi. Mereka lebih cenderung menanamkan harapan pendidikan pada anak-anak mereka dan menyediakan sumber daya sosial dan material yang mendorong prestasi sekolah lebih tinggi.

Perilaku orang tua dengan pendidikan tinggi pada anaknya

Orang tua dengan pendidikan yang lebih tinggi biasanya mau terlibat dalam pendidikan anak-anak mereka dan berkontribusi pada perkembangan dan kesejahteraan. Menurut survei, siswa yang orang tuanya tetap terlibat di sekolah memiliki kehadiran, perilaku, nilai, keterampilan sosial yang lebih baik, dan mampu beradaptasi lebih baik di sekolah.

Para orang tua ini juga biasanya memiliki pola pengasuhan yang 'terjadwal'. Mereka menerapkan waktu makan dan tidur teratur, memiliki kegiatan keluarga bersama, serta kegiatan individu seperti waktu mengerjakan PR.

Praktik pola asuh tersebut menjadi rutinitas yang memberikan rasa memiliki dan struktur dalam kehidupan anak. Selain itu, lingkungan ini membantu dapat menumbuhkan perkembangan yang sehat.

Sebaliknya, di rumah-rumah di mana orang tua memiliki tingkat pendidikan yang lebih rendah, cenderung ditemukan struktur rutinitas keluarga dan disiplin yang lebih keras, di mana dapat menyebabkan masalah perilaku pada anak serta prestasi akademik yang buruk.

Kepercayaan diri anak dan dukungan orang tua

Selain tingkat pendidikan orang tua, keterlibatan Bunda dan Ayah pada pendidikan anak juga bisa meningkatkan rasa percaya diri Si Kecil. Melansir dari laman Cyboard School, ketika seorang anak tahu bahwa orang tua benar-benar peduli dengan pendidikannya, sesuatu berubah di dalam dirinya.

Kepercayaan diri anak tumbuh bukan hanya secara akademis, tetapi juga dalam cara mereka memandang diri sendiri sebagai individu yang mampu dan berharga. Mereka lebih berani mengangkat tangan di kelas, mencoba memecahkan masalah yang sulit, dan bangkit kembali dari kegagalan tanpa merasa putus asa.

Studi juga menunjukkan bahwa dukungan orang tua yang kuat dapat membantu anak-anak mengatasi stres dengan lebih baik, mengelola kekecewaan, mengatur emosi, dan mengurangi risiko kecemasan, depresi, serta tantangan emosional lainnya yang dapat memengaruhi kinerja Si Kecil di rumah, di sekolah, dan dalam kehidupan sehari-hari.

Demikian penjelasan terkait kaitan tingkat pendidikan orang tua dan kecerdasan anak. Semoga informasi ini bermanfaat ya, Bunda.

Bagi Bunda yang mau sharing soal parenting dan bisa dapat banyak giveaway, yuk join komunitas HaiBunda Squad. Daftar klik di SINI. Gratis!

(ank/rap)

Simak video di bawah ini, Bun:

Bayi Lahir Kecil, Benarkah Pengaruhi Kecerdasan Anak?

TOPIK TERKAIT

ARTIKEL TERKAIT

TERPOPULER

Genap 5 Th Menikah, Vincent Verhaag Sukses Bikin Jessica Iskandar Terkejut dan Haru

Mom's Life Amira Salsabila

Potret Hunian Miliaran Rupiah Milik Juragan Bakso di Kampung Elite Wonogiri

Mom's Life Amira Salsabila

Orang Kaya China Ramai-ramai Pindahkan Uang ke AS, Ternyata Ini Alasannya

Mom's Life Amira Salsabila

Segera Hadir! The Next Sobat Cermat 6 Under 6 Frisian Flag Nutribrain Omega

Parenting Tim HaiBunda

Bolehkah Menyusui Saat Terkena Kanker Payudara?

Menyusui Tiara Jasmine & Fauzan Julian Kurnia

REKOMENDASI
PRODUK

TERBARU DARI HAIBUNDA

5 Penyebab Overstimulasi pada Bayi, Benarkah Selalu Karena Lingkungan Ramai?

Beban Kerja Makin Berat, 61% Pekerja Harus Kerjakan Tugas di Luar Job Desc

Genap 5 Th Menikah, Vincent Verhaag Sukses Bikin Jessica Iskandar Terkejut dan Haru

Pendidikan Ayah dan Bunda Bisa Beri Petunjuk soal Kecerdasan Anak, Simak Faktanya

Segera Hadir! The Next Sobat Cermat 6 Under 6 Frisian Flag Nutribrain Omega

FOTO

VIDEO

DETIK NETWORK