psikologi

Cerita Megan Fox tentang Rambut Anaknya yang Dinyinyiri

Radian Nyi Sukmasari 16 Mei 2018
Cerita Megan Fox tentang Rambut Anaknya yang Dinyinyiri/ Foto: dok. Getty Images Cerita Megan Fox tentang Rambut Anaknya yang Dinyinyiri/ Foto: dok. Getty Images
Los Angeles - Jadi seorang ibu, segala sesuatu tentang anak kita bisa aja jadi nyinyiran orang lain. Termasuk penampilan si kecil, bisa banget jadi bahan nyinyiran orang. Seperti yang dialami Megan Fox nih. Simak yuk gimana ceritanya.

Aktris 32 tahun ini dinyinyiri karena dua anak laki-lakinya berambut panjang, Bun. Di halaman Instagram-nya, Megan mengunggah foto dua anaknya Noah (5) dan Bodhi (4). Dua bocah itu lagi duduk di tepi pantai memakai baju renang. Memang sih, rambut Noah dan Bodhi yang berwarna pirang cukup panjang.

"Babes," tulis Megan Fox di keterangan foto. Kelihatan banget Noah dan Bodhi happy banget, Bun. Melihat foto menggemaskan Noah dan Bodhi ada warganet yang kagum dengan penampilan dua bocah ini tapi ada juga yang nyinyir. Mereka beranggapan nggak pantas anak laki-laki berambut panjang.

"Aduh, kasihan banget sih melihatnya. Kalian kayak anak perempuan. Harusnya anak perempuan kayak anak perempuan dan anak laki-laki kayak anak laki-laki," kata salah satu warganet. Yang lainnya ada juga yang berkomentar kalau dia yakin Megan Fox memang sengaja mendandani anak laki-lakinya seperti anak perempuan.



Dikutip dari Allure, ada juga warganet yang menanggapi nyinyiran tersebut. Salah satu pengguna berkomentar anak-anak itu kelihatan happy dan menikmati hidupnya. Kemudian, sebetulanya adalah hak Megan Fox sebagai ibu kalau berbicara anak laki-lakinya akan seperti apa.

"Harusnya kalian senang melihat foto ini. Dua anak sedang bahagia bermain di pantai. Siapa yang peduli seberapa panjang rambut mereka selama mereka senang? Saya pikir sebagai masyarakat kita udah lupa gimana jadi bahagia. Biarkanlah ibu yang satu ini (Megan Fox). Dia punya tiga anak yang bahagia dan mencintai dia," tulis akun @alyapaint91.

Memang, Megan sendiri nggak menulis balasan terkait komentar netizen, Bun. Nah, soal anak laki-laki berambut panjang, sebenarnya ini kembali lagi pada nilai di keluarga dan kebiasaan di tempat tinggal kita ya, Bun. Bisa aja di suatu daerah anak laki-laki berambut panjang adalah hal yang biasa. Kalau selama ini perempuan identik dengan rambut panjang dan rambut pendek kepunyaan laki-laki, kata profesor psikologi di Michigan State University Linda A Jackson rambut pada dasarnya bisa jadi pembeda laki-laki dan perempuan, setidaknya dari belakang.

[Gambas:Instagram]

"Meskipun makin ke sini, kalau dilihat dari perspektif evolusi cukup banyak pria yang juga memiliki rambut panjang. Walau rambut panjang identik dengan perempuan tapi ini kembali lagi pada nilai di masing-masing keluarga," kata Linda dikutip dari The New York Times.

Terkait penampilan memang ini bisa jadi perhatian anak. Misalnya saat anak laki-laki pakai baju warna pink yang identik dengan perempuan. Menanggapi ini, psikolog anak dari Tiga Generasi, Chitra Annisya, bilang ini kembali lagi ke penilaian keluarga. Soalnya, banyak juga keluarga yang nggak terlalu mengedepankan nilai warna pink identik dengan anak perempuan.

"Kalau kayak gitu biasanya boleh aja siapapun pakai pink walaupun memang biasanya pink disukai perempuan karena warnanya lembut. Sedangkan cowok warnanya macho. Anak nanya lagi macho itu apa? Jawab aja macho tuh kayak jagoan misal superman kan mereka sukanya pakai warna bukan pink, bukan warna yang lembut," tambah Chitra.

Penjelasan ini menurut Chitra bisa dikasih ke anak usia sekolah, 8-9 tahunan. Kalau untuk anak pra sekolah, soal warna pink buat cowok cukup dibilang karena warna pink umumnya dipakai anak perempuan. Apalagi menurut Chitra warna juga kan nggak membedakan gender dan soal warna pada anak laki-laki dan perempuan dipengaruhi kultur di keluarga juga.


(rdn/vit)
Share yuk, Bun!
Rekomendasi