psikologi

Ekspresi Menggemaskan Jan Ethes Bertemu Rafathar Pertama Kali

Asri Ediyati Jumat, 08 Mar 2019 - 15.00 WIB
Ekspresi Menggemaskan Jan Ethes Bertemu Rafathar Pertama Kali/ Foto: (YouTube Rans) Ekspresi Menggemaskan Jan Ethes Bertemu Rafathar Pertama Kali/ Foto: (YouTube Rans)
Jakarta - Entah harus berapa lama menunggu jadwal presiden sedikit kosong, Raffi Ahmad akhirnya mempertemukan putranya, Rafathar dengan cucu Presiden Jokowi, Jan Ethes. Dalam suatu kesempatan khusus, Raffi dan Nagita Slavina bertemu dengan keluarga presiden di Istana Bogor.

Kali ini, Jokowi membawa empat anggota keluarganya, Iriana, putra sulungnya, Gibran Rakabuming, Selvi dan cucu pertamanya, Jan Ethes. Diceritakan Raffi, Rafathar bersemangat untuk bertemu Jokowi. Namun, begitu bertemu Rafathar langsung malu-malu.

Raffi membuka perbincangan hangatnya dengan memberi pertanyaan seputar keluarga dan tips menjaga keharmonisan. Begitu Jan Ethes duduk bersama Jokowi, seketika obrolan singkat Raffi langsung beralih ke Ethes. Raffi mengajak Ethes untuk bernyanyi lagu favoritnya yakni 'Kereta Api'. Lucunya, dengan percaya diri Ethes ikut bernyanyi bersama Raffi dan Mbah Owi (panggilan Jokowi dari Ethes).

Ekspresi Menggemaskan Jan Ethes Bertemu Rafathar Pertama KaliEkspresi Menggemaskan Jan Ethes Bertemu Rafathar Pertama Kali/ Foto: Instagram

Sementara Ethes tak malu bernyanyi, Rafathar kebalikannya nih, Bun. Ia masih malu-malu dan enggan ikut bernyanyi. Usai menyanyi, Ethes ditanya Raffi, Ethes lebih mirip Bapak atau Mbah.

"Ethes mirip siapa? Bapak atau Mbah?" tanya Raffi.

Ethes langsung menjawab, "Mbah". Mendapat jawaban puas dari sang cucu, Jokowi langsung berseloroh dan bangga. Pasalnya, Jokowi dibilang Iriana memirip-miripkan dirinya dengan Ethes, Bun. He-he-he.

Giliran Rafathar ditanya, ia memilih untuk bisa seperti ayahnya ketika sudah dewasa. Meski jawabnya juga sambil malu-malu, Bun. Kalau dilihat di acara-acara, Rafathar bisa dibilang agak malu-malu jika bertemu orang baru. Sedangkan Jan Ethes, cuek dan tak malu. Adakah anak Bunda yang memiliki sifat seperti Rafathar atau Jan Ethes?

Tenang, Bun, keduanya itu normal. Menurut dr.Tjhin Wiguna, Sp.KJ(K), pada dasarnya ada tiga temperamen pada anak. Anak yang satu dengan yang lain, bisa jadi punya temperamen berbeda. Nah, mengenali dan memahami jenis temperamen anak penting bagi orang tua agar bisa saling mengerti dan mempererat hubungan.

Mengutip klasifikasi dari Thomas dan Stella Chess, dr Tjhin menjelaskan temperamen anak ada tiga jenisnya, yaitu easy children, difficult children, dan slow to warm up children. Dengan mengenali jenis temperamen ini, dr Thjin berharap akan membentuk pola kedekatan antara orang tua dan anaknya.

"Easy children, hampir 70 persen anak lahir dengan temperamen ini, yaitu mudah diasuh dan mudah berelasi dengan yang mengasuhnya. Anak bisa terima dan mau mencoba hal baru seperti makanan dan lingkungan baru, kalau enggak suka ya menolak," sambung dr Thjin dikutip dari detikcom.

"Kalau difficult children biasanya fungsi biologisnya tidak teratur, malam-malam bangun, ketemu orang baru nangis, diajak ke tempat baru nangis. Anak ini butuh waktu lebih lama menerima kondisi baru, anak seperti ini biasanya juga memiliki masalah dengan pola makannya," sambung dr Tjhin.

Sementara slow to warm up children adalah anak yang membutuhkan waktu lebih lama untuk menyesuaikan diri pada kondisi baru. Anak ini memiliki temperamen seperti difficult namun lebih ringan.

"Nah orang tua atau pengasuh perlu mengenali jenis temperamen ini kalau tidak mengenali bagaimana bisa menjalin relasi pada anak, padahal ini kuncinya," imbuh dr Tjhin.

[Gambas:Video 20detik]

(aci/rap)
Share yuk, Bun!
Rekomendasi