Sign Up search


trending

Semasa Hidup, Ibunda Jokowi Selalu Baca Al Ikhlas 100 Kali Setiap Hari

Jujuk Ernawati Rabu, 25 Mar 2020 19:24 WIB
Semasa Hidup, Ibunda Jokowi Selalu Baca Al Ikhlas 100 Kali Setiap Hari caption
Jakarta - Ibunda Presiden Joko Widodo (Jokowi), Sudjiatmi Notomiharjo, tutup usia pada usia 77 tahun Rabu sore (25/03/2020). Sudjiatmi meninggal dunia di Solo pada pukul 16.45 WIB.

Kepergiannya meninggalkan duka mendalam bagi keluarga dan orang-orang terdekat. Duka yang sama juga dirasakan Ustaz Yusuf Mansur. Dia yang mengaku sedih tak bisa melakukan takziah karena kondisi pandemi Corona saat ini.


Baginya, almarhumah sudah seperti ibunya. Bahkan, almarhumah yang semasa hidup akrab dipanggil Eyang Noto itu telah menganggap Yusuf Mansur seperti anak bungsunya.


Yusuf Mansur mengaku bahwa Eyang Noto semasa hidup banyak memberikan nasehat. Tidak hanya kepadanya tapi juga ke semua orang.

Selain itu, almarhumah juga sering zikir untuk anak-anaknya yang rutin dibaca setiap hari dan setiap malam. Ibunda Jokowi juga rajin membaca Surat Al Ikhlas 100 kali untuk keempat buah hatinya.

"Banyak nasihat dari beliau. Beliau zikir untuk anak kita yang rutin dibaca setiap hari, setiap malam. Eyang selalu baca 100 Qul Hu (Qul huwallahu ahad/Surat Al Ikhlas) untuk Jokowi dan adik-adiknya, mulai dari dahulu, sudah lama," tuturnya kepada HaiBunda, Rabu (25/03/2020).

Semasa Hidup, Ibunda Jokowi Selalu Baca Al Ikhlas 100 Kali Setiap HariJokowi dan ibunda/Foto: dok. detikcom


Selain itu, Eyang Noto juga berpesan kepadanya untuk selalu mendoakan anak-anak. Di samping itu, juga berpesan kepada Yusuf Mansur supaya selalu sabar.

"Eyang bilang harus sering mendoakan anak dan saya juga langsung terima dari beliau disuruh sabar jangan ada batasnya, banyak nerima, tenang saja kalau diomongin orang, kalau dicurigain orang, kalau ditulis jelek sama orang. Itu langsung saya terima dari beliau," imbuhnya.

Dan hal yang tidak bisa dilupakan Yusuf Mansur adalah jika bertemu dengannya, Eyang Noto selalu menganggapnya sebagai anak bungsu.

"Yang tidak saya bisa lupakan kalau ketemu, saya dianggap anak bontot. La ilaaha ilallah dalam keadaan begini tidak bisa bisa nengokin, enggak bisa takziah," ujarnya, dengan nada bergetar.

Dia pun mengatakan akan salat gaib. Selain itu, mengirim surat Al Fatihah dan Yasin, membaca doa serta zikir untuknya.

Bunda simak juga belajar tegar dari Adila Indra Bekti saat kehilangan anak di video ini:

[Gambas:Video Haibunda]




(jue/jue)
Share yuk, Bun!
Artikel Terkait

Rekomendasi