sign up SIGN UP search


trending

Menilik Tradisi Wanita Muslim Fiji, Tak Ikut Salat Id di Masjid Saat Lebaran

Kurnia Yustiana Minggu, 24 May 2020 08:12 WIB
Medina, Saudi Arabia - April 16, 2011: Muslim pilgrims entering to Masjid al-Nabawi ( Prophet's Mosque ) for the noon prayer. As the final resting place of the Prophet Muhammad, it is considered the second holiest site in Islam by Muslims (the first being the Masjid al-Haram in Mecca). caption
Jakarta -

Fiji merupakan negara kepulauan di selatan Samudra Pasifik. Negara yang dikenal dengan keindahan alamnya ini dihuni masyarakat dari beragam suku, budaya dan agama.

Mayoritas penduduk Fiji beragama Kristen dan Hindu, tapi toleransi beragama dijunjung tinggi. Ada sekira 6 persen penduduk yang beragama Islam di Fiji.

Dilansir Amaliah, Minggu (24/5/2020), penduduk Muslim Fiji kebanyakan berasal dari India, yang datang ke negara kepulauan ini pada masa penjajahan Inggris abad ke-19.


Tapi sudah ada pula warga Fiji yang memeluk Islam kala itu. Seiring berjalannya waktu, di awal abad ke-20 populasi Muslim cukup melonjak setelah banyaknya pernikahan Muslim pendatang dengan penduduk asli.

Tempat ibadah agama Islam pun lebih banyak dibangun. Seperti diberitakan CNN Indonesia, pemerintah Fiji juga mempunyai kebijakan memberikan libur khusus bagi warga Muslim saat Lebaran, biasanya selama 3 hari.

Ilustrasi salat iedIlustrasi salat ied/ Foto: Yulida Medistiara/detikcom

Nah, perayaan Lebaran di Fiji ini mirip dengan Indonesia. Penduduk Muslim di sana mengenakan pakaian terbaik di hari raya, serta memasak aneka hidangan lezat untuk disantap bersama keluarga.

Para pria bergegas ke masjid untuk salat id di pagi hari. Namun wanita Muslim Fiji umumnya tidak pergi salat Idul Fitri di masjid, hanya laki-laki saja. Para perempuan tetap di rumah.

Setelah salat id, nantinya akan ada silaturahmi ke rumah tetangga maupun kerabat. Anak-anak juga mendapat uang saku yang lazim dibagikan saat Lebaran.

Namun karena saat ini masih pandemi, tampaknya perayaan Lebaran di Fiji juga akan berbeda dari biasanya. Seperti tertulis dalam situs Fiji Jamaat Ul Islam of America, masjid diperkirakan ditutup hingga Juni.

Salah Idul Fitri, seperti di Madjid Ul Jame, untuk sementara ditiadakan. Hal ini dilakukan demi mencegah penyebaran COVID-19.

Simak juga video membuat nastar ketupat dan bedug bareng si kecil:

[Gambas:Video Haibunda]



(kuy/rap)
Share yuk, Bun!

Rekomendasi