sign up SIGN UP search


trending

Info Penting Nih Bunda, Kemenkes Tetapkan Tarif Rapid Test Maksimal Rp150 Ribu

Asri Ediyati Rabu, 08 Jul 2020 13:17 WIB
Satu orang reaktif hasil rapid test UTBK-SBMPTN UPI caption
Jakarta -

Rapid test menjadi salah satu cara yang digunakan untuk mendeteksi terinfeksi COVID-19 dalam tubuh manusia. Pemeriksaan rapid test hanya merupakan penapisan awal. Selanjutnya, hasil pemeriksaan harus tetap dikonfirmasi melalui pemeriksaan PCR.

Nah, seperti Bunda tahu, harga yang bervariasi untuk melakukan pemeriksaan rapid test menimbulkan kebingungan di masyarakat. Namun, kabar baiknya Kementerian Kesehatan RI melalui Direktorat Jenderal Pelayanan Kesehatan menetapkan batasan tarif pemeriksaan rapid test sebesar Rp150 ribu.

Penetapan tarif tersebut berlaku mulai tanggal 6 Juli 2020, Bunda. Hal ini disampaikan dalam surat edaran kepada seluruh kepala dinas kesehatan kabupaten/kota dan provinsi, serta ketua organisasi bidang kesehatan di seluruh Indonesia.


Dalam surat edaran tersebut diinstruksikan kepada fasilitas pelayanan kesehatan yang melaksanakan pemeriksaan rapid test untuk membatasi tarif pemeriksaan maksimal Rp150 ribu.

Lalu, poin penting lainnya adalah Direktur Jenderal Pelayanan Kesehatan dr. Bambang Wibowo mengatakan besaran tarif tersebut berlaku untuk masyarakat yang melakukan pemeriksaan rapid test atas permintaan sendiri. Selain itu pemeriksaan harus dilakukan oleh tenaga kesehatan

"Pemeriksaan rapid test harus dilaksanakan oleh tenaga kesehatan yang memiliki kompetensi dan berasal dari fasilitas pelayanan kesehatan," katanya, dikutip dari laman resmi Kemenkes RI, Rabu (8/7/2020).

Simak juga video soal asupan alami peningkat imunitas tubuh di kala pandemi Corona:

[Gambas:Video Haibunda]



(aci/som)
Share yuk, Bun!

Rekomendasi