HaiBunda

TRENDING

Varian Baru Virus Corona Cepat Menyebar, Inggris Lockdown Lagi Bun

Yuni Ayu Amida   |   HaiBunda

Rabu, 06 Jan 2021 12:40 WIB
Varian Baru Virus Corona Cepat Menyebar, Inggris Lockdown Lagi Bun/ Foto: Chris J Ratcliffe/Getty Images
Jakarta -

Perdana Menteri Boris Johnson kembali memberlakukan penguncian nasional atau lockdown yang ketat pada hari Senin di Inggris. Hal ini lantaran adanya varian virus Corona baru yang menyebar sangat cepat.

Setelah beberapa hari jumlah kasus Corona meningkat sangat tinggi, Johnson memerintahkan sekolah dan perguruan tinggi di Inggris untuk menutup pintu mereka dan beralih ke pembelajaran jarak jauh. Dia juga mengimbau seluruh warga Inggris untuk tinggal di rumah. Mereka hanya boleh keluar untuk beberapa tujuan yang diperlukan, termasuk pekerjaan penting dan membeli makanan dan obat-obatan.

Pembatasan nasional ini diperkirakan akan tetap berlaku hingga setidaknya pertengahan Februari.


Keputusan tersebut nampaknya menjadi kemunduran bagi Inggris dalam menghadapi pandemi COVID-19. Terlebih sebelumnya Inggris sudah meluncurkan dua vaksin hasil pengembangan AstraZeneca dan University of Oxford. Namun saat ini mereka harus kembali lockdown seperti bulan-bulan sebelumnya.

Dalam beberapa pekan terakhir, dilaporkan varian virus baru yang sangat mudah menular telah terjadi di London dan tenggara Inggris. Hal ini mendorong lonjakan jumlah kasus yang mengkhawatirkan, mendekati 60.000 per hari, dan membuat rumah sakit berada di bawah tekanan akut.

Pemerintah Inggris juga telah meningkatkan kewaspadaan COVID-19 ke level tertinggi untuk pertama kalinya. Pada hari Senin, ada lebih dari 26.000 pasien COVID-19 di rumah sakit, meningkat 30 persen dari minggu sebelumnya.

Sementara itu pengumuman pertama dari lockdown skala penuh tidak datang dari Inggris tetapi dari Skotlandia. Menteri Nicola Sturgeon secara konsisten bergerak lebih jauh dan lebih cepat untuk mencoba menjinakkan pandemi.

Sturgeon mengatakan bahwa orang-orang di daratan Skotlandia akan diminta untuk tinggal di rumah dan bekerja dari sana jika memungkinkan. Sementara tempat ibadah akan ditutup dan sebagian besar sekolah akan beroperasi dengan pembelajaran jarak jauh.

Setelah pengumuman tersebut, Johnson mengikuti pada Senin malam untuk mengumumkan lockdown di Inggris yang sebenarnya telah diprediksi banyak orang tidak dapat dihindari. Johnson juga mengakui bahwa kontrol saat ini pada kehidupan sehari-hari tidak cukup.

"Jelas bahwa kita perlu berbuat lebih banyak bersama untuk mengendalikan varian baru ini sementara vaksin kita diluncurkan," kata Johnson.

Klik halaman selanjutnya

Simak juga alasan COVID-19 mungkin tidak hilang dalam waktu dekat dalam video ini:



(yun/kuy)
Varian Baru Virus Corona Cepat Menyebar, Inggris Lockdown Lagi Bun

Varian Baru Virus Corona Cepat Menyebar, Inggris Lockdown Lagi Bun

Halaman Selanjutnya

TOPIK TERKAIT

ARTIKEL TERKAIT

TERPOPULER

Ciri Kepribadian EQ Tinggi yang Membedakannya dari Kebanyakan Orang Menurut Psikologi

Mom's Life Annisa Karnesyia

7 Cara Mengenali Atasan dengan EQ Tinggi dari Sikapnya di Tempat Kerja

Mom's Life Arina Yulistara

5 Potret Menggemaskan Arya Anak Anggika Bolsterli yang Baru Ultah Pertama

Parenting Annisa Karnesyia

Mengenal Apa Itu Gummy Bear Mom, Pola Asuh yang Tidak Batasi Makanan Anak Secara Ketat

Parenting Kinan

200 Pertanyaan Lomba Cerdas Cermat seputar Kemerdekaan 17 Agustus 2026, Soal Tingkat SD-SMP

Parenting Annisa Karnesyia

REKOMENDASI
PRODUK

TERBARU DARI HAIBUNDA

Ciri Kepribadian EQ Tinggi yang Membedakannya dari Kebanyakan Orang Menurut Psikologi

Mengenal Apa Itu Gummy Bear Mom, Pola Asuh yang Tidak Batasi Makanan Anak Secara Ketat

5 Potret Menggemaskan Arya Anak Anggika Bolsterli yang Baru Ultah Pertama

7 Cara Mengenali Atasan dengan EQ Tinggi dari Sikapnya di Tempat Kerja

5 Kebiasaan Ini Bisa Melatih Kecerdasan EQ di Tempat Kerja

FOTO

VIDEO

DETIK NETWORK