sign up SIGN UP search


trending

Terungkap, Nakes Ini Meninggal Bukan karena Vaksin COVID-19 Pfizer Bun

Asri Ediyati Sabtu, 09 Jan 2021 14:55 WIB
Penyebab kematian nakes ternyata bukan dari vaksin
Vaccine and syringe injection It use for prevention, immunization and treatment from COVID-19 caption

Kendati demikian menurut Kementerian Kehakiman Portugal membantah bahwa kematian Acevedo bukanlah efek dari vaksin COVID-19 selama 48 jam. Setelah melakukan otopsi pada jenazahnya, wanita itu dinyatakan bukan meninggal karena vaksin tersebut.

"Diberitahukan, tanpa merujuk pada penyebab kematian yang ditutupi oleh kerahasiaan keadilan, bahwa data awal hasil autopsi medis-legal yang dilakukan hari ini (5 Januari) tidak menunjukkan adanya hubungan antara kematian dan vaksin yang menjadi sasarannya," demikian bunyi pernyataan dari Kementerian Kehakiman Portugal.

Menurut laporan yang diterbitkan oleh Jornal de Notícias, Avecedo yang menjabat sebagai asisten operasional IPO itu memang yang divaksinasi COVID-19 pada 30 Desember itu telah meninggal mendadak pada 1 Januari 2021.


"Tak tercatat adanya reaksi negatif terhadap vaksin tersebut," tulis laporan tersebut.

Sebelumnya, di pertengahan Desember, dua nakes asal Amerika Serikat mengalami reaksi serius usai divaksin Corona produksi Pfizer. Kedua nakes tersebut mengalami reaksi alergi yang berbeda.

Petugas pertama mengalami ruam di wajah dan tubuhnya, sesak napas dan detak jantung meningkat. Petugas kedua mengalami mata bengkak, pusing dan tenggorokan gatal 10 menit setelah suntikan.

Para ahli mengatakan perkembangan tersebut mungkin mendorong seruan untuk pedoman yang lebih ketat untuk memastikan bahwa penerima dimonitor dengan cermat untuk reaksi yang merugikan.

Dr. Paul A. Offit, seorang ahli vaksin dan anggota panel penasihat luar yang merekomendasikan Food and Drug Administration (FDA) mengesahkan vaksin Corona buatan Pfizer untuk penggunaan darurat.

Ia mengatakan tindakan pencegahan yang sesuai telah diterapkan. Misalnya, persyaratan bahwa penerima tetap di tempat selama 15 menit setelah mendapatkan vaksin membantu memastikan wanita itu segera dirawat.

(aci/som)
Share yuk, Bun!

Rekomendasi