TRENDING
5 Fakta Penangkapan Eks Pangeran Andrew Putra Ketiga Ratu Elizabeth II
Annisa Karnesyia | HaiBunda
Jumat, 20 Feb 2026 16:15 WIBEks Pangeran Inggris, Andrew Mountbatten-Windsor, ditangkap polisi pada 19 Februari 2026. Putra ketiga mendiang Ratu Elizabeth II ini ditangkap di rumahnya yang berada di area di perkebunan pribadi milik Raja, di Sandringham, Norfolk, Inggris.
Penangkapan Andrew ini cukup mengejutkan publik, Bunda. Pasalnya, Andrew diamankan pihak berwajib tepat di hari ulang tahunnya ke-66 yang jatuh pada 19 Februari.
Fakta penangkapan eks Pangeran Andrew
Simak fakta terkait penangkapan Eks Pangeran Andrew berikut ini.
1. Ditangkap karena dicurigai melakukan pelanggaran dengan jabatannya
Andrew ditangkap polisi Inggris karena dicurigai melakukan pelanggaran dalam jabatan publik. Dilansir BBC, penangkapan terjadi setelah Kepolisian Thames Valley sedang menilai pengaduan atas dugaan pembagian materi bersifat rahasia dari Andrew ke mendiang pelaku kejahatan seksual Jeffrey Epstein.
Beberapa tuduhan yang dilaporkan sebelumnya ini termasuk soal Andrew yang dituding membagikan laporan dari kunjungan perdagangan, melakukan pengarahan yang bersifat rahasia tentang investasi di Afghanistan, dan meneruskan pengarahan tersebut ke kontak bisnis pribadinya.
"Harus ada asumsi bahwa sebagian dari ini adalah pertukaran dokumen dalam berkas Epstein, antara Andrew dan Jeffrey Epstein sendiri. Saat itulah Kepolisian Thames Valley terlibat," ujar koresponden BBC News Inggris dan urusan dalam negeri, Daniel Sandford.
Ini adalah kali pertama Andrew ditangkap. Sebelumnya, ia telah secara konsisten dan tegas membantah melakukan kesalahan apa pun terkait dengan Jeffrey Epstein.
2. Pihak istana tidak dikabarkan soal penangkapan Andrew
Penangkapan Andrew tampaknya tak hanya mengejutkan publik, Bunda. Pihak Kerajaan Inggris juga terkejut dengan penangkapan mantan suami Sarah Ferguson ini.
Istana mengonfirmasi kepada ABC News bahwa mereka tidak diberitahu tentang penangkapan Andrew sebelumnya. Andrew sendiri ditangkap di kediamannya tanpa perlawanan.
Saat itu, Kepolisian Thames Valley menyatakan dalam sebuah pernyataan bahwa mereka telah 'menangkap seorang pria berusia enam puluhan dari Norfolk atas dugaan pelanggaran jabatan publik dan sedang melakukan penggeledahan di beberapa alamat di Berkshire dan Norfolk'.
3. Komentar Raja Charless III
|
|
Setelah penangkapan Andrew, Raja Charless III memberikan pernyataan ke publik. Kakak Andrew ini mengaku prihatin dengan kabar penangkapan adiknya oleh pihak berwajib.
"Saya merasakan keprihatinan yang mendalam dari berita tentang Andrew Mountbatten-Windsor dan dugaan pelanggaran dalam jabatan publik. Selanjutnya yang akan dilakukan adalah proses yang lengkap, adil, dan tepat untuk menyelidiki masalah ini dengan cara yang sesuai dan oleh pihak berwenang," tulisnya.
Charles juga dengan tegas memberikan dukungan kepada pihak berwajib untuk menyelesaikan masalah hukum yang diduga dilakukan adiknya. Namun, di satu sisi ia tak mau berkomentar lebih lanjut soal masalah ini, Bunda.
"Dalam hal ini, seperti yang telah saya katakan sebelumnya, mereka (pihak berwajib) mendapat dukungan dan kerja sama penuh dari kami. Izinkan saya menyatakan dengan jelas: hukum harus ditegakkan," kata ayah dua anak ini.
"Selama proses ini berlangsung, tidak pantas bagi saya untuk berkomentar lebih lanjut tentang masalah ini. Sementara itu, saya dan keluarga saya akan terus menjalankan tugas dan pelayanan kami kepada kalian semua. Charles R," sambungnya.
4. Andrew telah dibebaskan setelah 11 jam jalani ditahan
Dikutip dari People, Andrew akhirnya dibebaskan oleh pihak berwajib setelah menghabiskan sekitar 11 jam dalam tahanan. Fotonya saat meninggalkan Kantor Polisi Aylsham di Norfolk beredar di media sosial. Mantan pangeran itu terlihat terkulai lemas di kursi belakang sebuah kendaraan.
Dalam pernyataan terbarunya, Kepolisian Thames Valley mengkonfirmasi bahwa Andrew telah dibebaskan dengan 'status penyelidikan'. Mereka menambahkan bahwa penggeledahan di Norfolk juga telah selesai dilakukan.
Dosen senior hukum di Loughborough University, Dr. Tom Frost, mengatakan bahwa meski Andrew ditangkap, itu tidak berarti dia akan menghadapi tuntutan atau hadir di pengadilan. Namun, penangkapan Andrew bisa membantu pihak berwajib mencari bukti yang terkait dengan tuduhan, Bunda.
"Penangkapan ini memungkinkan kepolisian untuk menginterogasinya dengan hati-hati, dan juga memungkinkan mereka untuk menggeledah propertinya untuk mencari bukti yang berkaitan dengan penyelidikan," kata Frost.
5. Ada peran tak langsung Ratu Elizabeth II
Sudah menjadi rahasia umum, Andrew adalah anak kesayangan mendiang Ratu Elizabeth II. Namanya yang telah lama dikaitkan dengan Jeffrey Epstein seakan tenggelam karena berlindung di bawah kekuasaan Ratu.
Para kritikus sebelumnya mengatakan bahwa mendiang Ratu tidak bertindak cukup cepat untuk meminta pertanggungjawaban dari sang putra atas dampak dari persahabatannya dengan Jeffrey Epstein. Sebelum sang Ratu meninggal, Andrew bahkan pernah diberi kepercayaan menjadi duta perdagangan untuk Inggris.
Berbeda dengan sang Bunda, kakak Andrew yakni Charles justru keberatan dengan jabatan yang diberikan ke adiknya itu. Charles merasa Andrew belum memenuhi syarat untuk menjadi duta perdagangan karena baru saja keluar dari Angkatan Laut.
Setelah bertahun-tahun, keputusan sang Ratu untuk memberikan jabatan ke Andrew tampaknya berperan secara tak langsung dalam penangkapan anak keduanya itu. Mantan pangeran ini ditangkap karena dugaan melakukan pelanggaran dalam jabatan publik saat masih menjabat duta perdagangan.
Andrew diketahui mengundurkan diri dari peran sebagai duta perdagangan pada tahun 2011 setelah kontroversi terkait hubungannya dengan Epstein dan kritik atas perilakunya selama menjabat.
Demikian 5 fakta penangkapan eks Pangeran Andrew dari Kerajaan Inggris.
Bagi Bunda yang mau sharing soal parenting dan bisa dapat banyak giveaway, yuk join komunitas HaiBunda Squad. Daftar klik di SINI. Gratis!
(ank/som)