aktivitas

Tips Pasangan dengan 10 Anak Mengatur Keuangan Keluarga

Asri Ediyati 02 Nov 2017
Keluarga Cheriatna/ Foto: Facebook/ Cheriatna Bdr Keluarga Cheriatna/ Foto: Facebook/ Cheriatna Bdr
Jakarta - Mengatur keuangan keluarga bukan perkara mudah. Semuanya harus direncanakan dan dilakukan dengan matang. Apalagi kalau punya banyak anak seperti pasangan Cheriatna dan Farida Ningsih yang punya sepuluh anak.

Waktu ngobrol sama HaiBunda, Cheriatna menceritakan gimana tipsnya mengatur dan merencanakan keuangan keluargany nih, Bun. Seperti apa ya?

1. Melihat Peluang Bisnis

Jika memiliki anak yang banyak, kata Cheriatna sebagai orang tua kita harus rajin melihat peluang bisnis. Membuka usaha sendiri misalnya, bisa aja jadi dongkrak perekonomian keluarga, Bun. Namun, jauh sebelum itu kita harus belajar dan melakukan riset mandiri lebih dulu ya. Jadi, usaha yang kita jalankan terencana dengan matang dan nggak asal aja.

2. Nggak Sembarang Kasih Uang Saku ke Anak

Memberi uang saku ke anak tanpa alasan yang jelas, seringkali malah bikin boros lho, Bun. Jika anak belum diajari bagaimana mengatur uang dengan baik, jangan berikan uang saku pada mereka sembarangan, begitu saran Cheriatna. Nah, Cheriatna sendiri mengaku nggak pernah ngasih uang saku pada anaknya kalau mereka nggak berkegiatan di luar, seperti ikut klub olahraga atau sanggar seni.

Baca juga:4 Konsep Keuangan yang Bisa Dipelajari Anak-anak

Kata Cheriatna, mengacu prinsip supply and demand aja, Bun. Kalau anak memang menginginkan sesuatu pasti mereka akan menyampaikannya ke orang tua. Biasanya nih, anak minta uang saku salah satunya untuk jajan makanan. Guna mengakali supaya anak nggak banyak jajan, sediakan makanan favorit anak di rumah, dijamin mereka nggak bakalan minta uang jajan.

3. Ajarkan Anak Menabung

Ini yang paling penting, sedari dini kita perlu mengajari anak untuk kenal tabungan. Ajari mereka menabung bisa dengan menyisihkan uang saku atau reward atas keberhasilannya. Mengajarkan anak menabung bisa banget lho membantu menjaga kestabilan keuangan keluarga. Ketika anak menginginkan sesuatu, mereka akan mengeluarkan uang dari hasil tabungannya sendiri. Kita pun merasa tenang, nggak perlu menghitung kembali pengeluaran keluarga.

4. Belanja Sesuai Kebutuhan

Ya! sepertinya semua orang sudah tahu kalau sudah semestinya kita membelanjakan yang sesuai kebutuhan. Tapi, kenyataannya masih banyak orang yang sulit melaksanakan ini. Hmm...kira-kira di antara kita ada nggak ya? Hi-hi-hi.

Buat Cheriatna dan Farida, agar keuangan keluarga tetap stabil mereka selalu merencanakan pengeluaran tiap bulannya, Bun. Apalagi buat Cheriatna, memiliki sepuluh anak membuat kebutuhan per bulannya bermacam-macam. Jadi, dengan belanja sesuai kebutuhan, keuangan keluarga bisa terbantu tetap stabil.

5. Awasi Anak Saat Main Gadget

Kok gadget? Hubungannya apa ya dengan keuangan keluarga? Ternyata, menurut pengalaman Cheriatna pemakaian gadget anak ngefek banget, Bun, ke keuangan keluarga. Ketika anak udah kenal dengan gadget maka cepat atau lambat mereka akan kenal dengan media sosial.

Media sosial juga nggak menutupi banyak orang yang membuka lapak jualannya. Kalau anak udah ngerti belanja online, bisa nambah nih 'PR' kita, Bun. Karena kita itu kita perlu mengawasinya saat menggunakan gadget. Terlebih, kalau anak pakai gadget, pasti ada biaya untuk akses internet bukan?

Baca juga: Begini Nih, Cara Mengatur Keuangan Bagi yang Baru Menikah (rdn/vit)
Share yuk, Bun!
Rekomendasi