aktivitas

Manfaat Aktivitas Fisik untuk Pertumbuhan Tulang Anak

Siti Hafadzoh Jumat, 19 Okt 2018 - 20.32 WIB
Ilustrasi anak beraktivitas fisik/ Foto: Thinkstock Ilustrasi anak beraktivitas fisik/ Foto: Thinkstock
Jakarta - Bun, mulai biasakan anak hidup sehat yuk. Nggak cuma makan yang seimbang, anak juga perlu bergerak dan berolahraga alias melakukan aktivitas fisik lho.
Jangan biasakan anak duduk diam di depan gadget aja, Bun.

Menurut Direktur Kesehatan Kerja dan Olahraga, drg Kartini Rustandi, M.Kes, anak-anak harus melakukan aktivitas fisik setidaknya 60 menit sehari. Kalau anak makan dengan gizi cukup, tapi tidak banyak melakukan fisik, kalsium dan vitamin D yang diasup nggak akan berfungsi dengan baik.

Aktivitas fisik untuk anak juga bermacam-macam kok, bisa dengan bermain bola, main kejar-kejaran dengan temannya, main lompat tali, dan sebagainya. Kegiatan fisik ini bertujuan untuk pemadatan tulang anak.



"Olahraga bertujuan untuk pemadatan tulang anak," ujar Anggota Dewan Pakar Federasi Olahraga Rekreasi Masyarakat Indonesia (FORMI), dr Iskandar Z Adisapoetra, MSc dalam acara 'Hidup Aktif Cegah Osteoporosis Mulai dari Saya' di RPTRA Borobudur, Jakarta Pusat, Jumat (19/10/2018).

Ilustrasi aktivitas fisik anakIlustrasi aktivitas fisik anak/ Foto: thinkstock
Nah, olahraga atau aktivitas fisik yang dilakukan si kecil harus mencakup 4L agar otot dan tulang anak terlatih untuk bergerak. Apa itu?

"Aktivitas fisik untuk anak harus terdiri dari 4L yaitu lari, lompat, loncat, dan lempar," kata drg Kartini.

Lari bertujuan untuk melatih kekompakan tulang, sendi, dan otot. Lompat adalah gerakan ke atas untuk melatih kaki. Sedangkan loncat adalah gerakan ke depan yang juga untuk melatih kaki. Nah, kalau gerakan lempar untuk melatih otot dan tulang tangan, Bun.

Nggak cuma itu, aktivitas fisik di luar rumah seperti bermain bola juga punya manfaat lain. Salah satunya, melatih anak untuk bersosialiasi. Dengan bermain bersama teman-teman sebayanya, anak belajar berinteraksi dan bersosialisasi dengan lingkungannya.

Jadi kalau anak sedang asyik lari-lari di taman atau bermain dengan teman-temannya, jangan dilarang ya, Bun. Karena itu adalah bagian dari aktivitas fisik yang menyenangkan untuk mereka. Tapi jangan lupa, pastikan juga tempat mereka main aman dari kendaraan yang lalu lalang.

(rdn/rdn)
Share yuk, Bun!
Rekomendasi