HaiBunda

BUNDAPEDIA

Kehamilan Geriatri

Nanie Wardhani   |   HaiBunda

Kamis, 26 Jan 2023 20:00 WIB
Ilustrasi kehamilan geriatri/ Foto: Getty Images/iStockphoto/

Istilah kehamilan geriatri mengacu pada kehamilan yang dilakukan oleh seseorang yang berusia 35 tahun atau lebih. Tetapi apakah klasifikasi ini sudah ketinggalan zaman?

Jika saat ini Bunda berusia di atas 35 tahun dan sedang hamil atau berharap untuk memiliki bayi, maka Bunda dianggap sebagai usia ibu lanjut. 

Apa itu kehamilan geriatri?

Dilansir dari Parents, secara tradisional, istilah 'kehamilan geriatri' mengacu pada kehamilan yang dijalani oleh seseorang yang berusia 35 tahun atau lebih. Tetapi para ahli beralih dari klasifikasi usang ini demi perawatan individual dan deskriptor seperti 'usia ibu lanjut'.


Usia hanyalah angka untuk memahami faktor risiko seseorang selama kehamilan. Bunda dapat ditunjuk sebagai usia ibu lanjut dan tetap memiliki kehamilan yang sehat.

Semakin banyak, dokter melihat individu, dan bagaimana genetika, riwayat kesehatan, dan status kesehatan saat ini berperan dalam pembuahan dan kehamilan. Pelajari lebih lanjut tentang pandangan modern tentang kehamilan setelah 35 tahun dan mengapa istilah 'kehamilan geriatri' dihapuskan.

Hamil setelah usia 35 tahun 

Kemampuan untuk hamil setelah usia 35 sangat bervariasi dari orang ke orang. Faktor nomor satu benar-benar kesehatan. Jika tidak ada hal lain yang terjadi dengan kesehatannya, kemampuan wanita untuk hamil tetap sama setelah usia 35 tahun.

Meski demikian seiring bertambahnya usia, jumlah sel telur yang Bunda miliki berkurang. Fecundability, atau kemungkinan mencapai kehamilan dalam satu siklus menstruasi, mulai menurun secara signifikan di awal usia 30-an, dengan penurunan yang lebih cepat beberapa tahun kemudian sekitar usia 37 tahun.

Potensi komplikasi kehamilan geriatri

Sebagai orang yang mampu hamil, kemungkinan memiliki banyak kondisi medis seperti hipertensi dan diabetes meningkat, dan itu adalah alasan besar mengapa risiko potensi komplikasi kehamilan meningkat.

Risiko keguguran, kehamilan ektopik, preeklamsia, diabetes gestasional, lahir mati, dan kelainan kromosom seperti down syndrome semuanya meningkat seiring bertambahnya usia. Pada usia 35 tahun risiko memiliki bayi dengan kelainan kromosom adalah 1 dalam 204, pada usia 37 tahun 1 dalam 130, pada 39 1 dalam 81, dan setinggi 1 dalam 39 pada usia ibu 42 tahun.

Usia juga dapat mempersulit menyusui. Beberapa bunda dengan usia yang lebih tua memiliki masalah pasokan susu, dan ini sangat mungkin terjadi pada orang yang membutuhkan bantuan medis untuk bisa atau tetap hamil.

Kabar baiknya adalah bahwa penilaian kesehatan, pemeriksaan genetik, dan pilihan diagnostik dan konseling lebih canggih dari sebelumnya, memungkinkan orang untuk memahami sebanyak mungkin tentang kesehatan dan kehamilan mereka.

Tes kehamilan geriatri

Dahulu risiko seseorang pada usia 35 memiliki bayi dengan down syndrome sama dengan risiko keguguran selama amniosentesis. Padahal, dari situlah usia 35 atau lebih dianggap berisiko tinggi berasal. Oleh karena itu bunda harus ditawari diagnosis prenatal, terlepas dari usia.

Kehamilan geriatri terbaru

Perawatan medis yang lebih baik, termasuk perawatan infertilitas yang semakin sukses, telah meningkatkan peluang orang tua untuk hamil dan memiliki bayi yang sehat. Mengetahui hal ini, orang lanjut usia yang mampu hamil lebih bersedia mengambil risiko kehamilan.

Terlepas dari usia, ada satu hal yang tidak terbuka untuk diperdebatkan. Seseorang yang mempertahankan berat badan yang sehat, mengonsumsi vitamin prenatal dengan asam folat, mengelola kondisi medis, tidak merokok, dan selalu memperbarui vaksinasi, memiliki peluang lebih baik untuk mengandung bayi yang sehat dan menjalani kehamilan yang sehat.

 

(som/som)

Simak video di bawah ini, Bun:

15 Makanan Pencegah Risiko Preeklamsia Ibu Hamil

TOPIK TERKAIT

ARTIKEL TERKAIT

TERPOPULER

Cara Mengenali Orang dengan IQ Tinggi dari Kebiasaannya yang Lebih Suka di Rumah

Mom's Life Annisa Karnesyia

15 Cafe yang Dilengkapi Playground di Jakarta Lengkap dengan Estimasi Harga Menu

Parenting Nadhifa Fitrina

Terlahir Tanpa Rahim, Bunda Ini Tak Menyerah & Kini Jalani Program IVF demi Punya Momongan

Kehamilan Annisa Aulia Rahim

Pesona Artis Hamil Anak Pertama dalam Balutan Outfit Stylish, Shenina Cinnamon hingga Adinda Thomas

Kehamilan Annisa Karnesyia

Anak Masih Susah Pegang Pensil dengan Benar? Ketahui Penyebab & Cara Mengatasinya

Parenting Kinan

REKOMENDASI
PRODUK

TERBARU DARI HAIBUNDA

Sarapan Sehat Jadi Bekal Penting Anak untuk Lebih Fokus Belajar, Energen Ajak Orang Tua Biasakan Sejak Dini

Anak Masih Susah Pegang Pensil dengan Benar? Ketahui Penyebab & Cara Mengatasinya

Terlahir Tanpa Rahim, Bunda Ini Tak Menyerah & Kini Jalani Program IVF demi Punya Momongan

15 Cafe yang Dilengkapi Playground di Jakarta Lengkap dengan Estimasi Harga Menu

Pesona Artis Hamil Anak Pertama dalam Balutan Outfit Stylish, Shenina Cinnamon hingga Adinda Thomas

FOTO

VIDEO

DETIK NETWORK