HaiBunda

CERITA BUNDA

HaiBunda Happy Hour: Untung Rugi Memberi Rewards untuk Anak

Ratih Wulan Pinandu   |   HaiBunda

Jumat, 26 Jul 2019 09:00 WIB
Untung rugi memberi rewards untuk anak/ Foto: iStock
Jakarta - Setiap orang tua, pasti ingin anaknya berprestasi. untuk mewujudkan hal itu, dibutuhkan kesabaran dalam mendidik mereka, Bun.

Bunda dan Ayah juga harus pintar membaca karakter anak-anak, termasuk hal-hal yang mereka sukai atau tidak. Hal yang enggak kalah penting, adalah memberikan punishment dan rewards atas pencapaiannya masing-masing.

Ngomongin rewards buat anak, dapat memotivasi mereka untuk lebih bersemangat dalam mencapai keinginannya. Selain itu, rewards juga dapat diberikan jika orang tua ingin mengubah perilaku anaknya lho, Bun.


Seperti misalnya, menawarkan mainan jika mau ke dokter gigi tanpa protes. Atau, anak-anak boleh mendapatkan makanan kesukaannya jika mendapatkan nilai bagus di sekolah.

Melansir dari Psychology Today, ada untung rugi memberikan anak hadiah ketika mereka berprestasi. Sebuah penelitian menunjukkan bahwa memberikan imbalan fisik, atau psikolog biasanya menyebut sebagai motivasi ekstrinsik untuk melakukan sesuatu, akan merusak perkembangan internal.

Hadiah untuk anak/ Foto: iStock

Dengan kata lain, jika anak-anak diberi penghargaan karena berprestasi di sekolah, bisa saja mereka melakukan hal itu karena hadiahnya, sedangkan pelajaran tersebut tidak benar-benar dikuasainya dengan benar.

Memberikan hadiah pada anak-anak diakui sebagian psikolog dapat memberikan manfaat positif, meskipun hanya bersifat sementara waktu. "Memang benar bahwa hadiah akan memotivasi orang untuk melakukan kegiatan," kata Edward Deci, Ph.D., profesor psikologi di University of Rochester.

Sama seperti pendapat psikolog anak dan keluarga, Elizabeth Santosa, yang mengatakan sah-sah saja memberikan rewards ke anak. Salah satunya untuk menghargai kerja keras anak dalam berusaha menyelesaikan tanggung jawabnya.

"Reward-nya yang bagus untuk anak. Misal minta cokelat tapi enggak berlebihan. Kalau terus-menerus dikasih anak bisa batuk. Jadi tahu bentuknya, kesesuaian dan waktunya harus kita pertimbangkan dengan matang," ujar psikolog yang biasa disapa Lizzie tersebut.

Lebih lanjut Lizzie menambahkan, pemberian rewards harus disesuaikan dengan usia anak-anak. Pertimbangkan pula besar hadiah dengan hasil kerja keras yang dicapai anak-anak. Seperti contohnya, kalau anak cuma diminta untuk membereskan mainannya tapi minta dibelikan handphone tentu enggak sebanding kan, Bun.

"Pemberian rewards yang terlalu mahal, berlebihan dan terus bergantung reward juga salah. Reward boleh diberikan tapi sesekali," tegas Lizzie.

Nah, gimana nih, Bun, masih tertarik memberikan rewards untuk anak-anak di rumah? Atau, Bunda justru punya pendapat berbeda dan tidak ingin memberikan rewards untuk si kecil?

Coba ceritakan alasan Bunda mengenai penting atau tidaknya memberikan rewards untuk anak-anak! Buat 6 Bunda yang punya jawaban paling menarik akan mendapat giveaway berupa tiket Trans Snow World. Sebelum menuliskan komentar, Bunda harus log in dahulu menggunakan akun detikID.

Kalau belum punya, Bunda bisa mendaftar di sini. Satu user detikID hanya bisa digunakan untuk satu pengisian komentar ya. Program HaiBunda Happy Hour ini digelar mulai pukul 13.00 - 16.00 WIB. Jadi, tulis komentarnya jangan sampai sebelum atau sesudah waktu tersebut.

Pemenang akan diumumkan setiap hari pukul 17.00 WIB di sosial media dan artikel HaiBunda. Komentar para pemenang juga akan ditayangkan di artikel pengumuman. Yuk ikutan!

(rap/rap)

TOPIK TERKAIT

ARTIKEL TERKAIT

TERPOPULER

Sering Dikira Gejala Aslam, Kenali Ciri-ciri Serangan Jantung di Usia Muda

Mom's Life Tim HaiBunda

Kisah Haru Bunda Melahirkan Bayi Sehat meski Jalani Kemoterapi saat Hamil

Kehamilan Annisa Aulia Rahim

Apa Itu Bulking? Cara Menambah Massa Otot dengan Pola Makan yang Tepat

Mom's Life Arina Yulistara

13 Kalimat yang Sering Diucapkan Orang yang Merasa Paling Pintar

Mom's Life Tim HaiBunda

Penampilan Terbaru Mytha Lestari usai Turun 9 Kg Tanpa Diet Khusus

Mom's Life Annisa Karnesyia

REKOMENDASI
PRODUK

TERBARU DARI HAIBUNDA

Penampilan Terbaru Mytha Lestari usai Turun 9 Kg Tanpa Diet Khusus

Kisah Haru Bunda Melahirkan Bayi Sehat meski Jalani Kemoterapi saat Hamil

Apa Itu Bulking? Cara Menambah Massa Otot dengan Pola Makan yang Tepat

Sering Dikira Gejala Aslam, Kenali Ciri-ciri Serangan Jantung di Usia Muda

13 Kalimat yang Sering Diucapkan Orang yang Merasa Paling Pintar

FOTO

VIDEO

DETIK NETWORK