CERITA BUNDA
Trauma Masa Kecil Membuat Saya Galak Pada Anak, Ayahanda Sampai Menyebutku 'Gila'
Sahabat HaiBunda | HaiBunda
Senin, 04 Jul 2022 16:40 WIBHaiBunda, saya mau curhat terkait trauma masa kecil saya (innerchild) yang membuat saya trauma dan hampir mengancam nyawa anak-anak saya. Saya memiliki sepasang anak kembar. Meskipun saya tidak mengurus langsung mereka karena saya juga bekerja, pekerjaan yang menyita pikiran serta tenaga saya ketika di kantor membuat emosi dan mood saya tidak stabil ketika berada di rumah.
Saat itu, usia anak-anak saya masih kurang lebih setahun. Waktunya anak-anak mulai aktif karena mulai bisa berjalan. Namun, mereka belum terlalu mengerti ketika diajak berkomunikasi sehingga sering 'menggoda' emosi ketika di rumah.
Rasanya hari Sabtu dan Minggu adalah hari yang melelahkan karena saya harus mengurus mereka di rumah karena saat itu saya libur bekerja sehingga peran pengasuh digantikan oleh saya. Saya kira, dengan memiliki waktu setiap Sabtu dan Minggu akan membuat saya bisa dekat dengan anak-anak, nyata nya tidak begitu.
Saya terlalu lelah dengan rutinitas pekerjaan kantor sehingga ingin rasanya saat Sabtu dan Minggu istirahat dari semua rutinitas itu. Ketika saya ingin untuk santai dan beristirahat, kedua anak-anak saya malah rewel dan suka memancing emosi.
Memang yang mereka tahu adalah bermain, namun apa yang mereka mainkan membuat saya tidak nyaman. Karena melihat rumah yang berantakan, harus menyuapi mereka yang kadang dilepeh, dan lari ke sana kemari yang membuat makanan berceceran ke lantai.
Semua itu membuat saya capek dan kesal. Apalagi ketika mereka menangis, rasanya kepala mau meledak mendengar tangisan mereka! Bahkan saya sempat mendorong dan memukul anak saya ketika mereka berbuat kesalahan yang sebenarnya mereka belum tahu bahwa itu salah.
Saat itu memang berat. Mungkin juga saya depresi karena lelah dengan beban pekerjaan di kantor dan beban pekerjaan di rumah. Bahkan ayah saya sendiri berkata bahwa saya sudah "gila". Padahal hal yang dahulu Ibu saya lakukan adalah selalu memukul ketika saya berbuat salah, tindakan itu melekat dalam diri saya menjadi luka batin hingga saat itu.
Rasanya menyesal setelah memukul anak, namun ketika emosi dengan mudah juga mengulangi kesalahan itu lagi. Luka batin tidak akan bisa sembuh jika dari individu ya tidak mencoba untuk berdamai dan berubah.
Alhamdulillah saat ini saya sudah menyadari kesalahan. Saya meminta maaf kepada anak-anak dan Allah SWT tentunya. Berusaha untuk mengendalikan emosi dan tidak memukul. Jika emosi, saya memilih untuk pergi menenangkan hati dan pikiran saya, baru kemudian kembali kepada anak-anak.
Menyembukan luka masa lalu kuncinya ada pada diri sendiri. Jika ikhlas berdamai maka semua akan bisa dikondisikan. Selain itu dukungan orang terdekat juga sangatlah penting. Support suami dan keluarga menjadi penolong saya saat itu. Mereka menyadarkan saya kembali bahwa harus bisa berubah sebelum semua nya terlambat.
Hal yang menyadarkan saya adalah tentang kematian. Bagaimana takutnya saya ketika kematian itu akan terjadi. Seolah saya mendapatkan bayangan, apabila saya terus menyakiti, memukul anak-anak saya ketika saya emosi, apabila Allah SWT mengambil apa yang dititipkan karena saya tidak menjaga dengan baik titipan itu, lalu bagaimana ??
Bukankah titipan itu yang dulunya saya doakan setiap hari untuk meminta kehadiran seorang anak? Namun kenapa hanya karena anak-anak belum mengerti jika mereka salah, saya sampai hati menyakiti dan memukulnya?
Semoga Bunda-bunda yang mengalami hal serupa bisa kembali tersadar dan berubah menjadi jauh lebih baik lagi. Tidak ada ibu yang sempurna tapi selalu ada jalan untuk menjadi lebih baik lagi untuk anak-anak dan keluarga kita.
Terima kasih Bunda, semoga cerita ini bisa menginspirasi banyak Bunda-bunda yang berjuang berdamai dari luka batin saat mereka masih kecil.
(Bunda Fransisca, tidak memberi lokasi)
Mau berbagi cerita, Bun? Yuk cerita ke kami lewat ceritabunda@haibunda.com. Cerita terbaik akan mendapat hadiah menarik dari HaiBunda.
Simak juga video berikut mengenai Cerita Bunda 3 komika yang salah satunya digosipin tetangga karena menjadi single parent.
(ziz/ziz)Simak video di bawah ini, Bun:
Senasib Bun? Ini Curhatan 3 Bunda Komika di Cerbun On Stage Allo Bank Festival 2022
TOPIK TERKAIT
ARTIKEL TERKAIT
Apa yang Salah Denganku, Empat Kali Hamil Tak Pernah Mudah hingga Kehilangan Anak Ketigaku..
Anakku Belum Bicara Jelas di Usia 13 Bulan, Jujur Aku Takut Ia Speech Delay
Ibu Mertua Sebabkan Luka Inner Child yang Akhirnya Menurun Pada Kakak Iparku
Aku Sering Lampiaskan Stres ke Anak Sulung, Dia Sampai Mimpi Buruk Nangis Sesenggukan
TERPOPULER
Kenali Ciri Orang IQ Tinggi dari Cara Main Media Sosial
Teduh! Deretan Rumah Artis yang Dikelilingi Pepohonan hingga Berseberangan dengan Sawah
Studi Ungkap Kondisi Mental Remaja yang Lahir dari Program Bayi Tabung
Sakit Perut Sebelah Kanan Bawah pada Wanita, Apakah Tanda Penyakit Serius?
Maksud Hati Menghibur, Kebiasaan Orang Tua Ini Justru Bisa Membuat Anak Memendam Perasaan
REKOMENDASI PRODUK
7 Rekomendasi Curl Cream untuk Rambut Keriting agar Lebih Mudah Diatur
Amira SalsabilaREKOMENDASI PRODUK
10 Rekomendasi Cushion yang Bagus untuk Ibu Hamil
Annisa KarnesyiaREKOMENDASI PRODUK
7 Rekomendasi Spatula Silikon yang Bagus Tahan Lama & Aman
Amira SalsabilaREKOMENDASI PRODUK
Sejumlah Negara Imbau Warga Siapkan Stok Makanan, Ini 5 Pilihan yang Awet & Enak
Amira SalsabilaREKOMENDASI PRODUK
7 Ide Kostum Halloween Karakter Anime Perempuan yang Ikonik
Amira SalsabilaTERBARU DARI HAIBUNDA
Waspadai Anak Sering Sakit Perut saat di Sekolah Seperti Dialami Anak Mona Ratuliu
Kenali Ciri Orang IQ Tinggi dari Cara Main Media Sosial
Studi Ungkap Kondisi Mental Remaja yang Lahir dari Program Bayi Tabung
Teduh! Deretan Rumah Artis yang Dikelilingi Pepohonan hingga Berseberangan dengan Sawah
Sakit Perut Sebelah Kanan Bawah pada Wanita, Apakah Tanda Penyakit Serius?
FOTO
VIDEO
DETIK NETWORK
-
Rekomendit
Jam Tangan Dial Hijau Cocok dengan Outfit Apa? 5 Padu Padan yang Aman
-
Beautynesia
5 Kalimat yang Sering Diucapkan Orang Membosankan di Pergaulan
-
Female Daily
Short Hair Is Back! Ini 4 Selebritas Hollywood Pamer Gaya Rambut Pendek yang Fresh
-
CXO
Turnamen Voli SBY Cup 2026 di Magelang 13-17 Mei, Ada LavAni-Samator
-
Wolipop
Pindah ke Inggris, Pangeran Harry dan Meghan Markle Tinggal di Rumah Teman
-
Mommies Daily
Anak Jadi Korban Bullying di Sekolah? Ini 7 Cara Orang Tua Mengatasinya